28th June 2009

Meninjau Kembali Sejarah Drama Gong

Oleh Darma Putra

Dalam dialog budaya tentang sendratari, drama gong, dan gong kebyar di sela-sela Pesta Kesenian Bali (PKB XXXI di Taman Budaya Denpasar, Senin (22/6) lalu, disinggung sepintas mengenai awal munculnya drama gong. Disebutkan bahwa drama gong lahir pada 1966 (pasca-G30S), tokohnya adalah Anak Agung Raka Payadnya. Sejak tahun itu drama gong dianggap berkembang dan berbiak ke seluruh Bali.

Pendapat itu terus didaur-ulang sejak dulu, baik oleh sarjana Bali maupun luar negeri. Padahal, ada bukti lain yang menunjukkan bahwa cikal bakal drama gong sudah ada setidaknya sejak akhir 1959, ditandai dengan munculnya drama “Mayadenawa” yang diiringi gamelan dan pemainnya berbusana Bali. Namanya drama atau drama klasik, tetapi bentuknya tidak ubahnya bentuk awal drama gong.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Budaya, Denpasar Before & After | Kontributor : Darma Putra | 2 Komentar | 56 views

28th June 2009

Greenpeace Desak Capres Berkomitmen pada Lingkungan

Parodi Capres Greenpeace

Teks dan Foto dari Greenpeace

Greenpeace hari ini kembali mendesak tiga kandidat Presiden Indonesia untuk lebih berkomitmen terhadap persoalan lingkungan, terutama bagaimana menghentikan perusakan hutan yang semakin parah.

Greenpeace menyampaikan pesan ini menjelang kampanye Calon Wakil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Boediono di Bali, dengan cara menggelar Parodi Debat Capres. Aktivis Greenpeace mengenakan topeng tiga kandidat capres dan cawapres: Megawati Megawati Soekarnoputri – Prabowo, Susilo Bambang Yudhoyono – Budiono, and Jusuf Kalla – Wiranto, dimana dalam debat ini mereka melontarkan komitmen terhadap masalah lingkungan.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Lingkungan | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 0 Komentar | 39 views

26th June 2009

Korban Napza Tuntut Vonis Rehabilitasi

Teks: Kadek Adi Mantara, Foto: Anton Muhajir

Sekitar 30 korban Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) yang tergabung dalam Ikatan Korban Napza (IKON) Bali melakukan aksi demonstrasi pada Jumat (26/6) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Selain membagi-bagikan bunga mawar pada hakim dan pengunjung PN, mereka juga meminta agar para hakim di PN Denpasar segera melaksanakan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No 27 tahun 2009 tentang penerapan vonis rehabilitasi bagi korban Napza.

Aksi itu sendiri dilakukan untuk menyambut hari Anti Narkotika (HANI) 2009 yang juga hari Anti Penyiksaan yang jatuh pada hari ini, Jumat (26/6).

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Kesehatan | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 0 Komentar | 18 views

24th June 2009

Sepekan Seni Batubulan Gelar Diskusi Komunitas Kreatif

Dari Komunitas Sahaja

Menyikapi ingar bingar kesemarakan masa kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden 2009, serta terkait tentang pentingnya pemilih yang kritis, Pekan Seni Batubulan akan menghadirkan sebuah dialog bertajuk “Peranan Komunitas Kreatif dalam Menumbuhkan Sikap Kritis Masyarakat” pada hari kedua, Kamis (25/6).

Sebagai pembicara utama, tampil dr. Nyoman Sutarsa, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang belum lama ini memperoleh Ary Sutha Award atas kajiannya mengenai pentingnya pemberdayaan masyarakat terpinggirkan demi pembangunan yang adil dan berkesinambungan.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Budaya | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 2 Komentar | 71 views

24th June 2009

Pentas Drama Gong Disable untuk Pendidikan yang Setara

senang-hati-balebengong

Oleh Luh De Suriyani

Sang Ketut Desak Kerti, menyempatkan menyusui bayi perempuannya sesaat sebelum naik panggung, Senin. Longtorso ketat dan pakaian ala putri tak menyulitkan bagi Kerti untuk meneteki. Di atas kursi roda, ia sigap menggendong dengan satu tangan. Bayi cantik dengan mata bulat itu mendapat buaian singkat.

Di sekitar Kerti, belasan pemain Drama Gong dengan lakon Diah Larasati lainnya menunggu bagian adegannya. Untung ada semacam gazebo yang setengah tertutup di kalangan Angsoka ini. Anak lelaki kecil dengan kursi roda, perempuan bersanggul dengan kruk, dan penyandang tuna daksa lainnya bisa menunggu dengan tenang.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Budaya, Jalan-Jalan | Kontributor : Luh De Suriyani | 0 Komentar | 60 views

23rd June 2009

Sunatan Massal Mewujudkan Solidaritas Sosial

Oleh Anton Muhajir

Sunatan Massal

Penampilan Agung Wiradarma berbeda dengan 50 peserta sunatan massal lain di Banjar Karang Sari, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat Minggu (21/6) lalu. Agung berusia 24 tahun, sedangkan hampir semua peserta sunatan massal tersebut masih SD. Bahkan ada peserta yang baru berumur tiga tahun.

Kalau peserta lain menggunakan baju muslim dengan sarung, kemeja putih, dan kopiah, maka Agung hanya berkaos oblong dan bercelana pendek. Toh dia terlihat tidak canggung ketika masuk ruangan berukuran sekitar 3×3 meter persegi dengan batas kain putih tersebut. Dia berbaring di kasur. Dua petugas berpakaian serba putih segera menyelesaikan pekerjaan mereka. Pagi itu, seperti peserta lain, Agung ikut sunat.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agama, Budaya | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 2 Komentar | 108 views

22nd June 2009

“Bapak, wait for me…wait for me..!”

Oleh Darma Putra

Pengunjung bercanda dengan monyet di Monkey Forest, Ubud. Foto oleh Ary Bestari

Pengunjung bercanda dengan monyet di Monkey Forest, Ubud. Foto oleh Ary Bestari

Musim liburan pertengahan tahun 2009 ini, objek wisata Monkey Forest, Padangtegal, Ubud, ramai dikunjungi wisatawan. Ada turis domestik, banyak juga wisatawan mancanegara seperti dari Rusia, India, Jerman, Belanda, Australia, dan Amerika.

Minggu siang 21 Juni, misalnya, ada sekitar 200 pengunjung masuk ke hutan kera itu. Jumlah itu mungkin lebih besar kalau digabungkan dengan kunjungan Minggu pagi dan sore.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Jalan-Jalan | Kontributor : Darma Putra | 2 Komentar | 100 views

21st June 2009

Awas Mericanya Meletus di Mulut!

Oleh Anton Muhajir

Tipat Cantok

Selain untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang teknologi informasi, kegiatan Berbagi Tak Pernah Rugi di Yayasan Anak Tangguh Minggu pekan lalu juga jadi waktu untuk jalan-jalan. Saya dan teman-teman dari Bali Blogger Community (BBC) bisa mengenal lebih tentang Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar tempat kegiatan tersebut diadakan.

Usai kegiatan pelatihan, sekitar 25 peserta dari Anak Tangguh dan 20an anggota BBC itu, jalan-jalan menyusuri Tukad Pakerisan. Matahari sudah agak teduh ketika kami jalan-jalan di sungai yang namanya dipakai sebagai nama jalan di daerah Panjer Denpasar ini.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Jalan-Jalan, Kuliner | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 8 Komentar | 121 views

18th June 2009

Kepentingan Politik dan Twitter

Oleh Hendra W Saputro

twitter_logoKehadiran Twitter sebagai media online jejaring sosial cukup mendapat tempat dihati pengguna internet dunia. Fungsinya sebagai penyebar informasi yang singkat, padat, real time dan mudah penggunaanya sering dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan. Misalnya pertemanan, marketing, bisnis, pendidikan, dunia selebritis, dan bahkan dalam ranah politik.

Dalam kaitannya dengan dunia politik, Pemerintah Israel pun mengumumkan secara resmi bahwa mereka akan melakukan konferensi pers via Twitter sejak 30 Desember tahun lalu. Kemudian dalam bidang pendidikan dan teknologi, NASA juga menggunakan Twitter untuk memberi berita terbaru mengenai penemuan air di Mars pada Oktober 2007 silam. Baca selengkapnya »

Kategori berita : Teknologi | Kontributor : Hendra W Saputro | 7 Komentar | 177 views

17th June 2009

Kepentingan Modal di Balik Nasionalisme

Oleh Agung Wardana

Masuknya kapal perang Malaysia ke perairan Indonesia di Blok Ambalat membuat hubungan kedua negara menjadi tegang. Sentimen nasionalisme pun dihembuskan oleh elit nasional untuk menarik simpati rakyat di tengah hiruk pikuk kampanye menjelang Pemilu Presiden. Sentimen ini memancing bangkitnya rasa nasionalisme masyarakat untuk mengambil peran membela NKRI. Buktinya, dengan mudah kita temukan berbagai organisasi massa siap dikirim ke Ambalat untuk berperang melawan Malaysia.

Pertarungan atas nama nasionalisme ini juga terjadi di dunia maya (internet), antar kedua kelas menengah dengan jalan mencela dan menjelek-jelekkan satu sama lainnya. Misalkan yang berasal dari Indonesia menjuluki Malaysia sebagai “Malingsial” karena dianggap telah mengklaim artefak budaya Indonesia. Sedangkan yang berasal dari Malaysia menyebut Indonesia dengan “Indon” yang merupakan julukan berkonotasi negatif yang biasa diucapkan untuk mencaci maki TKI di Malaysia.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Opini | Kontributor : Agung Wardana | 1 Komentar | 98 views