7th May 2008

Sambil Menyelam Memulung Besi

Oleh Anton Muhajir

Di usianya yang makin renta, Ammung, 59 tahun, harus melakukan pekerjaan yang jauh lebih berisiko dibanding sebelumnya. Sejak tiga bulan lalu, nelayan di Desa Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali itu mulai menyelam untuk mencari besi-besi tua di sekitar Serangan. “Mau bagaimana lagi. Keluarga saya tetap butuh makan,” katanya sore pertengahan April lalu di pantai timur Serangan.

Ammung, nelayan dengan pendapatan rata-rata Rp 15.000 per hari, sebelumnya hanya mencari ikan untuk dimakan sendiri dan dijual. Menggunakan pancing atau jala, dia biasa berangkat dari rumahnya di Kampung Bugis, Serangan sekitar pukul 7 pagi dan pulang pukul 5 sore. Stiap hari, Ammo bisa mendapat sekitar 25 kg ikan seperti meong-meong dan tawah.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Budaya | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 2 Komentar | 43 Views

29th April 2008

Kronologi Pembangunan Villa Bali Healing

Oleh Agung Wardana

Sebuah villa yang katanya untuk terapi jiwa bernama Bali Healing sedang dibangun di Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Tabanan Bali. Villa ini dibangun di kawasan hijau sekaligus salah satu penyangga sumber air dan sumber beras untuk Bali. Karena itu, proyek ini pun melahirkan pro kontra. Berikut kronologi kasus ini berdasarkan hasil penelusuran Walhi Bali.

Tanggal 19 Oktober 2006 didirikan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang developer bernama PT. Bali Permata Indah dengan Akta Notaris No. 4 pada kantor Notaris Dominika Pudji Handajani, SH. Adapun yang menjadi direkturnya dalah Ronny Andreas Tome, 37 thn, warga negara Jerman dan beralamat di Jln. Seminyak 504 Kuta-Bali. PT. Bali Permata Indah ini berkeinginan untuk membangun center kesehatan di wilayah Penebel, Tabanan, Bali.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Sekitar Denpasar, Kabar Anyar | Kontributor : Agung Wardana | 4 Komentar | 106 Views

28th April 2008

Mengapa Gendo Membakar Gambar SBY

Oleh Anton Muhajir

Sabtu pekan lalu, I Wayan Suardana, akrab dipanggil Gendo, meluncurkan bukunya yang berjudul Mengapa Saya Bakar Gambar eSBeYe. eSBeYe merujuk pada SBY, singkatan nama presiden Indonesia saat ini Susilo Bambang Yudhoyono. Gendo, mahasiswa Fakultas Hukum Program Ekstensi Universitas Udayana (Unud) Bali itu pernah dipenjara selama enam bulan karena kasus pembakaran gambar presiden Republik Indonesia tersebut.

“Kalau pakai singkatan SBY sepertinya terlalu sakral. Makanya ditulis eSBeYe saja biar kelihatan gaul,” kata Gendo, aktivis di Front Demokrasi Perjuangan Rakyat (Frontier) tersebut.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Buku, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 6 Komentar | 88 Views

27th April 2008

Melumat “Genghis Khan” di Yamato

Oleh Luh De Suriyani

Dua orang teman merekomendasikan Yamato, rumah makan Jepang di Sanur ini pada saya dan suami. Saya bilang belum pernah ke resto Jepang dan makan pakai sumpit. Ini akan menjadi pengalaman pertama.

Setelah janjian dengan pemilik Yamato, melucurlah Legenda kami ke Bypass Sanur. Saya bertanggung jawab ngecek jalanan bagian kanan. Suami saya ngecek bagian kiri jalan. Ternyata Yamato setelah perempatan pantai Sanur, sekitar 400 meter, kanan jalan dari arah utara.

Ada lampion kuning dipasang seperti penjor. Celingak-celinguk mencari pintu masuknya yang ternyata ada di dalam bengkel Mercedez. Rumah makan plus tempat tinggal pemiliknya ini memang berdampingan dengan bengkel itu. Jadi pintu masuknya jadi satu.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Jalan-Jalan, Kuliner | Kontributor : Luh De Suriyani | 3 Komentar | 58 Views

26th April 2008

Akhirnya Saya Jadi Terdakwa!

Oleh dr Oka Negara

Karena sempat sakit dan istirahat cukup lama, akhirnya baru sempat posting hari ini. Tulisan ini dulu, yang tentang saya sakit dan tulisan tentang kesehatan seksual menyusul. Saya mulai dengan postingan yang serem juga judulnya. Tetapi ini memang terjadi. Jadi terdakwa gara-gara kena tilang. Hehe.

Karena pelanggaran yang masih belum jelas maksudnya buat saya dan bisa jadi juga buat yang lain. Waktu itu maunya makan siang, eh malah bertemu dengan bapak-bapak polisi zaman sekarang. Polisi zaman sekarang? Ya, tahulah maksudnya. Setelah berkenalan dengan bapak-bapak polisi, akhirnya dapat selembar kertas atau slip merah ini.

Lihat di pojok kanan ada tulisan ”terdakwa” kan? Hehe.Karena ingin berbagi, saya coba ceritakan pengalaman ini dalam dua bagian; saat tilang dan saat pengadilan.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Opini, Jalan-Jalan | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 3 Komentar | 81 Views

25th April 2008

GWK Peak A Boo XC Challenge 2008

Sumber Press Release

Garuda Wisnu Kencana Cultural Park (GWK) bersama Hillander Fun Cycling Community Bali menggelar GWK Peak A Boo XC Challenge 2008 event pada hari Sabtu dan Minggu, 26 & 27 April 2008. Acara ini merupakan ajang para penggemar olahraga bersepeda dan olahraga ekstrim (extreme sport) yaitu kategori Cross Country (XC) melalui rute lembah dan bukit di kompleks GWK Jimbaran dan juga kategori Downhill atau menuruni bukit.

Acara yang langka ini merupakan sebuah kompetisi dan atraksi menarik berkelas nasional karena pesertanya datang dari Jakarta, Jogja, Lombok, Malang, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Riau, Madiun dan Surabaya serta tuan rumah sendiri yaitu Bali.
Hingga berita ini diturunkan Panitia pendaftaran telah menerima hampir seratus peserta yang terbagi dalam dua kategori yaitu Downhill dan XC.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Jalan-Jalan, Kabar Anyar | Kontributor : Arief Budiman | 0 Komentar | 48 Views

25th April 2008

Otonan, Ulang Tahun ala Bali

Oleh Kadek Suprapta

Wow, berarti kamu ultah tiga kali dalam setahun dong? Kira-kira sejenis itu ungkapan yang biasa saya terima dari rekan-rekan kerja yang terutama berasal dari luar Bali. Ungkapan di atas muncul ketika biasanya saya permisi pulang lebih dahulu dari kantor karena harus pulang lebih awal untuk otonan. Otonan adalah ritual ulang tahun masyarakat Bali*) yang datang setiap enam bulan sekali.

Datangnya otononan mengkuti siklus Sapta Wara dan Panca Wara serta siklus pawukon. Sapta Wara berumur tujuh hari terdiri dari (Radite, Soma, Anggara, Buda, Wrespati, Sukra, Saniscara) dan sama dengan perhitungan Kalender Masehi namun mempunyai nama yang berbeda. Panca Wara berumur lima hari yang terdiri dari Umanis, Pahing, Pon, Wage, Kliwon. Sedangkan pawukon berjumlah 30 wuku dan masing-masing wuku itu berumur 7 hari. Jadi satu wuku datang setiap 210 hari sekali.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Opini, Budaya | Kontributor : Dek Didi | 0 Komentar | 79 Views

24th April 2008

Tumpek Kandang untuk Memuliakan Hewan

Oleh I Made Sujaya

SABTU (12/4) lalu, bertepatan dengan Saniscara Kliwon Wuku Uye, masyarakat Bali (Hindu) merayakan hari suci Tumpek Uye atau disebut juga Tumpek Kandang atau Tumpek Andang. Awam kerap memaknai hari ini sebagai hari untuk memuliakan segala jenis hewan sebagai bagian penting ekosistem penopang kehidupan di dunia. Inilah satu dari setumpuk tradisi Bali yang memberikan pesan agar manusia senantiasa bersahabat dengan alam dengan segenap isinya. Apa sebetulnya makna hari Tumpek Kandang? Lalu, apa relevansinya dengan konteks kekinian?

BERBAHAGIALAH masyarakat Bali yang mewarisi beragam tradisi jaga lingkungan yang unik sekaligus otentik. Tradisi-tradisi berkesadaran lingkungan mengajarkan manusia Bali bagaimana semestinya merawat kelestarian alam dengan menjaga keseimbangan ekosistemnya, senantiasa mewujudkan harmoni hubungan manusia dengan alam dengan segenap isinya.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Budaya | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 0 Komentar | 30 Views

23rd April 2008

Kemiskinan di Balik Gemerlap Bali

Oleh Alim Mahdi

The Best Island in Asia Pasific itulah penghargaan yang diberikan oleh Destin Asian Award 2008 baru-baru ini. Wajar saja karena nama Bali lebih dikenal oleh wisatawan mancanegara daripada nama Indonesia. Menyaksikan Bali dari kemashuran tempat wisatanya seperti Kuta, Sanur, Nusa Dua, Tanah Lot adalah gambaran kemakmuran, eksotis, serba mentereng, megah, mewah, dan bahkan glamour.

Potret wisata Bali terutama di daerah Badung dan sebagian Kota Denpasar, seakan mengisahkan Bali bebas dari kontaminasi virus kemiskinan. Sungguh, Bali dari tampilan wajah pariwisatanya, seakan meyakinkan pengunjung bahwa provinsi ini tidak lagi tersentuh kemiskinan. Benarkah sebuah kesimpulan yang hanya berdasarkan kesaksian empiris seperti itu?

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Opini, Sekitar Denpasar | Kontributor : Alim Mahdi | 2 Komentar | 104 Views

22nd April 2008

Butuh Ojek, Panggil Saja Motor Taxi

Oleh Anton Muhajir

Biasanya ada dua pilihan saya untuk ke bandara Ngurah Rai Bali. Kalau tidak diantar teman atau istri, saya pilih naik taksi. Ini tergantung pihak yang mengundang acara. Kalau pengundang akan mengganti biaya taksi berapa pun besaranya, maka saya akan naik taksi. Tapi kalau pengundang hanya mengganti uang transport, maka saya akan pilih diantar teman atau istri.

Oya, mohon maklum. Sebagian besar perjalanan saya yang menggunakan pesawat adalah karena pekerjaan atau kegiatan yang dibayar orang lain. Jadi, faktor biaya ke bandara itu jadi penting. Kalau biaya naik taksi diganti, berapa pun besarnya, tentu tidak masalah. Tapi kalau hanya diganti sebagai uang transport lokal yang sudah pasti besarnya, maka biaya ini harus dihitung dengan hati-hati. Saya kan tidak mau tekor. :)

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Teknologi, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 2 Komentar | 85 Views

eXTReMe Tracker