17th
July
2007
Dikirim Darma Putra, diambil dari www.balipost.co.id
Cita-cita perjuangan R.A. Kartini sesungguhnya sudah masuk dalam wacana tentang kesetaraan gender di kalangan wanita intelektual Bali pada tahun 1930-an. Tak hanya pemikirannya, nama Kartini juga sering disebut dalam artikel-artikel yang ditulis wanita Bali pada masa itu. Hal ini berlanjut terus tahun 1950-an, bahkan lebih frekuentif dan intensif. Bedanya, pada era 1930-an, sketsa wajah Kartini tak pernah muncul dalam majalah.
————-
Â
INILAH cuplikan gambaran wanita Bali tempo dulu yang ditulis I Nyoman Darma Putra dalam buku “Wanita Bali Tempo Doeloe, Perspektif Masa Kini” ini. Di buku yang kini sudah memasuki cetakan kedua ini, Darma Putra bermaksud menyelamatkan tulisan-tulisan yang dibuat wanita Bali tempo dulu, agar pesan yang hendak mereka sampaikan dapat dijadikan bahan renungan. Hal ini terkait dengan ramainya muncul wacana kesetaraan gender dalam kehidupan sosial dewasa ini. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Buku | Kontributor : Darma Putra | | 1,079 views
17th
July
2007
Oleh Agustinus Wibowo
[Tulisan ini pernah dipublikasikan di Harian NusaBali]
Â
Penggunaan bahan-bahan tak ramah lingkungan di Bali dalam sektor mesin pendingin masih terhitung tinggi. Diperkirakan sedikitnya masih ada sekitar 20 ton refrigeran atau freon jenis R12 yang mampu melubangi lapisan ozon, masih terus digunakan. Celakanya lagi, bahan penggantinya yang ramah lingkungan dan beredar di Bali, 90 persen juga palsu. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Kabar Anyar, Teknologi | Kontributor : Agustinus Wibowo | | 480 views
16th
July
2007
Oleh Yusuf Rey NoldyÂ
Pagi cerah. Udara dingin menyapu sekitar lokasi pasar daerah Pemogan Denpasar Selatan. Walaupun udara begitu dingin tetapi tidak menyurutkan aktivitas sebagian orang berbelanja maupun hanya sekadar mangkal atau berjualan di pasar itu. Seperti hari-hari biasa mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing, yang berbelanja sibuk dengan keperluan belanjanya, yang berjualan sibuk dengan dagangannya. Seorang ibu muda, sebut saja namanya Dewi, terlihat begitu asyik berbelanja untuk memenuhi keperluan rumahtangganya. Seperti biasa Dewi rutin berbelanja di pasar yang memang menjual berbagai keperluan untuk di dapur. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Kabar Anyar | Kontributor : Yusuf Rey Noldy | | 285 views
15th
July
2007
Oleh Anton MuhajirÂ
Pilihan waria agar tampil menarik: minum pil KB dan suntik hormon, suntik silikon, dan operasi plastik. Risikonya susah ereksi, sakit setengah mati, hingga mati beneran.Â
Bagi Edi Purwanto tubuh adalah penjara. Semua ciri di tubuhnya: pundak dan dagu lebar, lengan berotot, dada rata, dan jakun di leher jadi pembatas kebebasannya. Dia terkekang dengan ciri-ciri maskulin itu. “Jiwaku seperti terjebak pada tubuh,” katanya. Eta, begitu dia biasa dipanggil, merasa tubuh yang dimilikinya sejak lahir kurang menarik.Â
Maka dia mengubah tubuhnya. Bagi Eta, kadang dipanggil Cinta, bukan jiwa yang harus mengikuti tubuh. Tapi sebaliknya, tubuh yang mengikuti jiwa. Dia pun mengkontruksi –demikian Michel Foucault menyebut- tubuhnya kembali dengan segala daya. Meskipun risikonya kematian.Â
Baca selengkapnya »
Kategori berita : Budaya, Teknologi | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 1,670 views
14th
July
2007
 Oleh Alfred Pasifico Ginting
Dari Bali mereka menolak keseragaman selera bermusik. Dengan tato, alkohol dan, simbol-simbol judi, memainkan rockabilly lebih menarik minat wanita.
Â
“Sekali lagi pertanyaannya, Brian Setzer adalah vokalis dari A Stray Cats, atau B Bee Gees. Kita tunggu jawabannya. Ada hadiah dua voucher Rp 150.000 dari Suicide Glam untuk dua pengirim SMS. Obrolan kita mengenai rockabilly bersama Dethu dan Wis akan dilanjutkan setelah yang ini: Stray Cats dengan Rock This Town.”
Rabu malam itu Rudolf Dethu mendatangkan Wis, gitaris band The Hydrant ke ruang studio Radio Oz FM Bali untuk berbicara tentang rockabilly. Sejak Januari 2006 Dethu menjadi penyiar tamu dalam segmen Oz Clash Pistol. Manajer band Superman Is Dead (SID) ini mengklaim dirinya sebagai propagandis subkultur rockabilly di Bali.
Ada tulisan “The Next John Travolta” pada kaos hitam yang dikenakan Dethu. Banyak tampilan Travolta di film. Tapi Travolta yang dimaksud kaos Dethu adalah perannya sebagai Danny Zuko dalam Grease, film produksi tahun 1978. Grease bersetting tahun 1957, tentang anak sekolah menengah yang menggilai dansa dan kompetisi, baik dalam balap mobil maupun cinta. Khas remaja. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Budaya, Sekitar Denpasar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 1,652 views
13th
July
2007
Â
Oleh Anton Muhajir
Â
Mahalnya harga bahan bakar minyak, membuat Dimas Pamungkas menggunakan briket batu bara sebagai bahan bakar. Dia membuat peralatan lain berbahan bakar sama. Kini dia sampai kewalahan melayani pesanan.Â
Dimas Bayu Adji Pamungkas menyimpan puluhan kompor rakitannya di salah satu ruangan tempat usahanya di Banjar Padang Sumbu Kaja Kerobokan, Kuta Utara. “Saya belum sempat memasarkan,” katanya. Tiga bulan terakhir, Dimas mengaku sibuk ikut pameran untuk memperkenalkan hasil karyanya, termasuk kompor-kompor itu tadi. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Sosok, Teknologi | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 490 views
12th
July
2007
Oleh Anton Muhajir
Seribu langkah selalu dimulai dari satu langkah. [Pepatah China]
Begitu pula blog ini. Dia lahir dari kegelisahan. Kok sepi sekali suara dari Denpasar (dan Bali) kalau diskusi tentang hiruk pikuk dunia maya maupun jurnalisme warga? Padahal, setahu saya, makin banyak blogger di Denpasar dan banyak pula kabar yang bisa dibagi lewat dunia maya melalui jurnalisme warga. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 245 views
11th
July
2007
Kiriman Travel Works
Sanur Village Festival (SVF) kedua akan dilangsungkan dari pada 15 – 19 Agustus 2007 di Inna Grand Bali Beach dan Segara Beach, Sanur. Mengusung tema baru tahun ini yakni “The new spirit of heritage”, berbagai pertunjukan budaya dan seni, olah raga dan kuliner dapat ditemukan pada rangkaian acara selama lima hari tersebut. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Budaya, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 451 views
11th
July
2007
Oleh Anton Muhajir
Ngurah Gede Pemecutan melukis menggunakan titik-titik sidik jari. Teknik langka mirip pointilisme. Karyanya dikoleksi pejabat, termasuk Imelda Marcos.
Maksud hati mengajak temannya melukis, ternyata Ngurah Gede Pemecutan dibohongi. Teman itu bukan pelukis seperti dugaannya. Padahal saat itu, 9 April 1967, Ngurah sudah jauh-jauh dari rumahnya di Denpasar ke Kuta naik sepeda gayung. Parahnya lagi ban sepedanya bocor di tengah jalan. Ngurah terpaksa naik mengayuh, turun memompa ban, naik lagi, pompa lagi, begitu terus hingga sampai di Kuta. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Budaya, Kabar Anyar, Sosok | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 859 views
10th
July
2007
Oleh Benito Lopulalan
Lelaki itu menatap dingin pada lima orang bandit yang menggoda seorang perempuan. “Bukan begitu caranya memperlakukan perempuan,” katanya dingin. “Kau mau apa!” bentak bandit-bandit itu. “Tidak penting. Maaf kalau mengganggu,” kata lelaki itu. Sejurus kemudian, serentetan tembakan membuat para bandit terjungkal. Lelaki jagoan pembasmi kejahatan itu bernama Jango, baca: jenggo.
Jagoan dalam film koboi, nasi bungkus di Bali. Jinggo, jenggo,… tulisan ini ada di banyak tempat di berbagai tempat di Bali. Jual nasi jenggo, begitu lengkapnya. Sekepal nasi ditemani potongan kecil ikan atau keratan daging ayam atau daging sapi, sejumput sayur, mi goreng, lalu sambal pedas yang mirip sambal bajak; dimakan sambil duduk lesehan di trotoar atau di atas kendaraan. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Budaya, Kuliner | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 456 views