20th
August
2007
Oleh Anton Muhajir
Ada sesuatu yang berbeda ketika saya masuk toilet Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bukit Jimbaran, sekitar 10 km selatan Denpasar, Kamis pekan lalu. Ada ibu duduk menjaga kotak retribusi di toilet tersebut. Di mejanya ada kertas putih bertuliskan Retribusi Rp 1000. Saya kaget. Seingat saya pada saat terakhir kali kencing di toilet tersebut saya tidak perlu bayar alias gratis. Tapi saya lupa kapan terakhir kali saya main ke GWK. Mungkin sudah setahun lalu.
Kondisi toiletnya juga lebih jelek dibanding terakhir kali saya ke sana. Ya, meskipun tidak jorok-jorok amat sih. Meski ada pewangi toilet, bau pesing masih tercium. Kondisinya juga agak kotor. Ketika saya buka kran di salah satu wastafel, airnya mati. Untungnya di wastafel lain masih hidup. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Sekitar Denpasar, Jalan-Jalan, Budaya | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 987 Views
20th
August
2007
Oleh Ni Komang ErvianiÂ
“Morning.. Morning, Sir. Morning, Miss.. ,“ kalimat itu terus berulang keluar dari mulut Jon (28 tahun) dan Soleh (23 tahun) setiap ada turis asing lewat di depan toko majikannya di Jl Pantai Kuta Bali. Sesekali tangannya menunjuk ke arah produk-produk yang terpajang entah itu jam tangan, kacamata, kaos, tas, atau celana pantai. Jon dan Soleh berusaa menarik perhatian turis. Â
Beberapa turis menyambut sapaan Jon dan Soleh dengan sapaan yang sama. Beberapa lainnya menghentikan langkah dan melihat-lihat produk yang ditawarkan. Kesempatan inilah yang dimanfaatkan Jon dan Soleh agar sebisa mungkin si turis mau merogoh koceknya. “This is good,” begitu Jon bersemangat, sambil memperlihatkan sebuah tas jinjing bermerek Louis Vuitton. Tak lama, si turis Australia membayar lunas tas bermerk palsu tersebut. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Sekitar Denpasar, Jalan-Jalan, Budaya | Kontributor : Ni Komang Erviani | | 394 Views