19th
September
2007
Oleh Yoseph A Kebe
Setelah berjuang untuk mengalahkan Hepatitis B hingga harus diterbangkan langsung ke RS. Mt. Elisabeth Singapura dari Jakarta, Uskup Denpasar, Mgr. Bria (begitu kami memanggilnya) harus berpulang ke rumah Bapa pada hari Selasa pagi.
Sungguh mengharukan. Mgr. Bria baru saja melewati tujuh tahun penggembalaannya di Keuskupan Denpasar. “Kitab Wahyu menyatakan bahwa umur rata-rata kita adalah 70 tahun, dia ditahbiskan menjadi Gembala Utama kita pada usia 40 tahunan. Kita berharap memiliki Gembala yang bisa lama menuntun kita. Namun Bapa berkehendak lain, ” ucap Romo Subhaga (Pastor Paroki St. Yoseph Denpasar) saat menyambut jenazah di depan pintu Katedral di kawasan Renon Denpasar. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Kabar Anyar, Sosok | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 393 views
19th
September
2007
Oleh Taufik Hidayat
Kota Denpasar yang dahulu hanya sebagai wilayah karesidenan di bagian selatan Pulau Bali, kini telah berkembang menjadi kota besar. Apa yang menyebabkan Kota Denpasar dapat berkembang pesat hingga dapat dikatakan kota besar saat ini?
Pertama, cikal bakal Kota Denpasar merupakan daerah penghubung daerah barat bagian selatan Pulau Bali dan daerah timur bagian selatan Pulau Bali. Sehingga Kota Denpasar letaknya strategis secara ekonomi. Kedua, laju urbanisasi yang meningkat pasca Puputan Badung, meningkat pada tahun 1970-an, dan tahun 1990-an. Ketiga, dua faktor di atas menjadikan Denpasar semakin banyak memiliki faktor pemikat, yang muncul dan dimunculkan terutama oleh praktik-praktik modernisasi (nasionalisasi) dalam berbagai aspek kehidupan. Pada akhirnya mendorong masyarakat di luar Denpasar menikmati bersama arus kehidupan modern, dengan dalih utama mengubah kehidupan untuk menjadi lebih baik (Nyoman Wijaya, 2001). Baca selengkapnya »
Kategori berita : Budaya, Teknologi | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 406 views