7th
October
2007
Sumber Bali Post
Kapolda Bali Irjen Pol. Paulus Purwoko, MDA tak mau menanggung malu akibat ulah Iptu Wayan Suarya memukul wartawan Denpost, Ngurah Kertanegara, Jumat (5/10) pukul 14.00. Kapoltabes Denpasar Kombes Pol. Yovianes Mahar diperintahkan memeriksa oknum perwira tersebut. Dalam waktu dua hari, laporan dari penyidik Poltabes harus sudah lengkap.
”Saya sudah perintahkan Pak Kapoltabes memeriksa langsung anggota yang dilaporkan memukul wartawan. Dua hari ini pasti bisa, saya janji sudah tuntas,” tegasnya usai menjadi Irup Gelar Pasukan Pengamanan Lebaran 2007, di Lapangan Umum Renon, Sabtu (6/10) kemarin. Kasus pemukulan wartawan yang melibatkan oknum perwira Poltabes tentu menodai komitmen Kapolda yang tengah gencar membangun pelayanan profesional. Iptu Suarya pun dipastikan bakal menerima ganjaran setimpal. Ini adalah kasus penganiayaan kedua yang melibatkan mantan Ka. SPK Poltabes itu. Pelaku diduga marah gara-gara diberitakan memukul seorang pria yang mem-booking CO, beberapa bulan lalu.
Baca selengkapnya »
Kategori berita : Sekitar Denpasar, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 166 Views
7th
October
2007
Sumber: Bali Post
Polri yang tengah gencar mereformasi diri, ternyata masih saja punya anggota berperilaku aneh. Buktinya, oknum perwira Poltabes Denpasar Iptu Wayan Suarya memukul wartawan Denpost Ngurah Kertanegara, Jumat (5/10) kemarin. Saat kejadian, korban tengah menjalankan tugas peliputan di Mapoltabes. Seperti biasa, sejumlah wartawan kriminal berkumpul di depan ruangan identifikasi sambil menunggu informasi dari polisi. Pukul 14.00, Ngurah bersama Hence (wartawan Fajar Bali) saling tukar data. Tiba-tiba datang Iptu Suarya berpakaian dinas lengkap. Semula pelaku memanggil korban. ”Saya merasa tak punya masalah, jadi tak menyangka bakal dipukul,” kata Ngurah usai bertemu Kapoltabes Kombes Pol. Yovianes Mahar.
Korban menyatakan, Iptu Suarya tanpa basa-basi langsung mendaratkan bogem mentah. Pukulan telak pelaku menghantam perut korban. Saksi Hence langsung mendekati Ngurah, sekaligus mendengar ancaman Iptu Suarya pada Ngurah. ”Gara-gara kamu saya tak naik pangkat. Apa saya harus bunuh diri atau bunuh orang,” tambah Hence mengutip ancaman pelaku. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Sekitar Denpasar, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | | 196 Views