15th October 2007

Perihal DR A.A. Made Djelantik

Oleh Arief Budiman

Posting saya di Bale Bengong dan blog saya mengenai Memoar Dr Djelantik mendapat respon dari Ir. A.A Oka Saraswati M.T. Hal yang menarik perhatiannya dalam tulisan Horst Jordt, Presiden Walter Spies Society Jerman ini adalah petikan ungkapan spontan -dan barangkali emosional- dari direktur RS Sanglah untuk mengajukan nama Dr Djelantik sebagai nama untuk mengganti nama RS Sanglah.

Saudara Ir. A.A Oka Saraswati M.T. mengingatkan kembali agar mempertimbangkan usulan tersebut dan mengajukan nama yang menurutnya lebih pantas yaitu Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah disebabkan curriculum vitaenya. Usulan tersebut disampaikan dalam emailnya kepada saya berikut biografi Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah. Dalam biografi tersebut kemudian saya ketahui bahwa Ir. A.A Oka Saraswati M.T. adalah salah seorang anak dari Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah.

Namun disebabkan keterbatasan saya dalam memenuhi permintaan mengajukan nama tersebut, saya merasa perlu menyampaikan beberapa hal yang mendasari pemuatan tulisan tersebut. Baca selengkapnya »

Kategori berita : Budaya, Sosok | Kontributor : Arief Budiman | 11 Komentar | 432 views

14th October 2007

Jadwal Pementasan Drama Tari di Ubud

Oleh : Agung Ardana ‘Balibuddy’

Ubud dikenal sebagai daerah seni dan budaya. Ubud juga dikenal dengan dengan berbagai pementasan drama tarinya. Saya yakin Anda sudah paham dan hafal betul tentang hal ini itu tentang Ubud. Namun, sedikit Saya tambahkah kalau Anda berkunjung ke Ubud dan ingin menyaksikan pementasan drama tarinya.

Jika Anda ingin tahu tentang jadwal pementasan dan tarian apa saja yang Anda bisa tonton, informasinya seperti di bawah ini:
Baca selengkapnya »

Kategori berita : Budaya, Jalan-Jalan, Sekitar Denpasar | Kontributor : Agung Ardana | 0 Komentar | 394 views

13th October 2007

Festival Gajah Mada

Oleh Darma Putra

Jalan Gajah Mada tak lagi secemerlang dulu. Kini jalan utama ko Denpasar itu kerap macet, jalan kian sempit, mobil-motor berebut tempat parkir. Toko-toko yang berjejer dari Barat ke Timur kian sunyi dari pembeli. Wajahnya mengingatkan kita pepatah ‘kerakap tumbuh di batu’ alias ‘hidup segan mati tak mau’.

Panorama Gajah Mada yang kini tua dan keriput walau berusaha diisi gincu lewat aturan bangunan berarsitektur Bali atau pembuatan trotoar jalan, berbeda dengan empat atau tiga dekade lalu. Dulu, Gajah Mada merupakan pusat kota yang mewah, lambang kemajuan dan gengsi. Kepentingan hidup modern tersedia di toko-toko di Gajah Mada. Baca selengkapnya »

Kategori berita : Budaya, Denpasar Before & After, Jalan-Jalan | Kontributor : Darma Putra | 7 Komentar | 594 views

12th October 2007

Madania, Restauran Internasional Bersertifikat Halal

Oleh Swastinah Atmodjo

Menjawab keraguan konsumen (muslim) akan kehalalan makanan yang tersaji di berbagai restoran di Bali khususnya Kuta, Madania Restauran hadir sejak 7 Maret 2005 dengan konsep ’One Stop with No Doubt’, satu tempat tanpa keraguan baik dari segi kehalalan maupun rasa.

Sesuai namanya, Madania memberikan layanan dengan adab Islami. Semua makanan dan minuman yang tersaji telah mendapatkan sertifikat halal dari LP POM MUI Bali bernomor 08160000960705. Rumah makan ini meniadakan alkohol serta bahan masakan lain yang diharamkan atau masih diragukan kehalalannya. Namun begitu, tidak lantas meniadakan menu-menu yang biasanya diolah dengan mencampurkan bahan-bahan tersebut. Baca selengkapnya »

Kategori berita : Budaya, Jalan-Jalan, Kuliner | Kontributor : Swastinah Atmodjo | 2 Komentar | 492 views

11th October 2007

Liburan Tiada Henti di Bali

Oleh Anton Muhajir

Libur Lebaran hampir tiba. Bali pasti masih jadi tempat liburan terbaik, tidak hanya untuk yang tidak merayakan lebaran, tapi juga untuk mereka yang berlebaran. Tidak sedikit mereka yang liburan bersama keluarga besar yang mumpung ketemu ketika lebaran. Selain itu, kapan lagi kita bisa menikmati Bali dengan suasana lebih sepi karena banyak yang mudik.
Kuta dan Sanur masih jadi tempat jalan-jalan dan liburan terbaik di Bali. Tapi Bali tak hanya Kuta dan Sanur. Masih banyak tempat menarik untuk jalan-jalan, belanja, berjemur, berpetualan, ataupun dugem. Baca selengkapnya »

Kategori berita : Jalan-Jalan, Sekitar Denpasar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 1 Komentar | 830 views

10th October 2007

Seorang Janda di Pinggir Kerajaan

Oleh Anwar Holid

TAKHTA jelas merupakan hal rumit, ia rawan menyebabkan perebutan kekuasaan dan dendam. Pembagiannya sering menimbulkan masalah, bahkan ketika dengan hati-hati hendak dijinakkan dengan berbagai cara, baik lewat perkawinan, pemberian wilayah, penetapan silsilah—yang membuat seseorang merasa berhak duduk di singgasana atau harus mempertahankan hingga mati. Di banyak kasus takhta mesti direbut dengan siasat, tekad, dan cita-cita yang semangatnya perlu diwariskan bergenerasi- generasi, dimitoskan, sampai prasasti pengakuan ditulis bahwa ia memang pernah memegang tampuknya. Takhta melibatkan banyak hal, kerap menimbulkan pergesekan, prasangka, dan bila gagal dielakkan, mengalirkan banjir darah.

Janda dari Jirah karya Cok Sawitri (GPU, 2007) menyuratkan betapa raja muda Airlangga yang membangun Kadiri dari reruntuhan Medang, diceritakan bijak bestari ternyata terus-menerus galau atas takhtanya, meski telah bekerja keras mengeluarkan seluruh kemampuan untuk memakmurkan daerah kekuasaan. Airlangga tetap merasa terancam oleh Wura Wuri meski dia terhitung masih kerabat, sementara simbol-simbol legitimasi resmi kedaulatan bahwa dirinya pewaris sah Medang gagal ditemukan. Wilayah Wura Wuri berada di balik Jirah, sebuah wilayah kabikuan Buddha terdiri dari beberapa desa subur, dipimpin seorang pendeta utama perempuan, dikenal sebagai Rangda ing Jirah, ibu seorang putri bernama Ratna Manggali. Baca selengkapnya »

Kategori berita : Budaya, Buku | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 2 Komentar | 347 views

9th October 2007

Enjoy Truly Malingsia

Sumber JalanSutra

Karena Malaysia terus saja mencari masalah dengan Indonesia, maka kita harus melakukan sesuatu. Misalnya, boikot pariwisata Malaysia. Apalagi di Langkawi sana, mereka memang membuat imitasi Bali untuk mengalihkan tujuan wisata dari Bali ke Langkawi. So, enjoy this pict and spread it.

Enjoy F*king Truly Malingsia

Kategori berita : Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 15 Komentar | 945 views

9th October 2007

MualafFoundation, Ruang Persaudaraan Mualaf Bali

Oleh Swastinah Atmodjo

Pada Bulan Ramadhan seperti sekarang, ratusan orang berkumpul untuk buka puasa merupakan hal lumrah. Tapi, kegiatan serupa yang terlaksana di Aula Taman Pendidikan Quran (TPQ) Masjid Agung Sudirman, Denpasar akhir September lalu tergolong istimewa. Pesertanya adalah para mualaf, yaitu orang yang relatif baru dalam menganut agama Islam.

Selepas pukul 16.00 Wita, undangan dengan mengenakan pakaian yang menutup aurat, mulai berdatangan. Sesuai ajaran Islam, panitia mengatur jarak antara undangan wanita dan pria. Satu sama lain saling bertegur sapa penuh keakraban. Sesama wanita atau pria, bersalam-salaman dan berpelukan sebagai tanda persaudaraan. Seiring bertambahnya waktu, suasana semakin riuh karena semakin banyak undangan yang datang dengan membawa suami atau istri, serta anak-anaknya. Baca selengkapnya »

Kategori berita : Budaya | Kontributor : Swastinah Atmodjo | 8 Komentar | 800 views

8th October 2007

Mari Belajar dari Media

Oleh Pande Baik

Saban hari ada saja hal yang dapat dilihat dibaca maupun dirasakan. Ada rasa pedih karena kebenaran tak jua dimunculkan ke permukaan. Ada rasa sakit karena merasakan hal senasib. Ada kegembiraan lantaran apa yang disukai akhirnya datang. Ada pula renungan yang mampu kerutkan kening usai menelan informasi yang dilemparkan ke dunia nyata.

Namun, herannya, ada saja pengulangan-pengulangan kisah yang mungkin seharusnya tak terjadi lagi.

Mungkin saja orang-orang seperti ini tak mampu tahankan rasa inginnya akan sesuatu, namun malas mendapatkan dengan usaha keras, so shortcut jadi pilihan. Seperti kata Bang Iwan Fals ‘Ingin adalah sumber Derita’. Baca selengkapnya »

Kategori berita : Budaya | Kontributor : Pande Baik | 1 Komentar | 191 views

7th October 2007

Kapoltabes Diperintahkan Periksa Pemukul Wartawan

Sumber Bali Post

Kapolda Bali Irjen Pol. Paulus Purwoko, MDA tak mau menanggung malu akibat ulah Iptu Wayan Suarya memukul wartawan Denpost, Ngurah Kertanegara, Jumat (5/10) pukul 14.00. Kapoltabes Denpasar Kombes Pol. Yovianes Mahar diperintahkan memeriksa oknum perwira tersebut. Dalam waktu dua hari, laporan dari penyidik Poltabes harus sudah lengkap.

”Saya sudah perintahkan Pak Kapoltabes memeriksa langsung anggota yang dilaporkan memukul wartawan. Dua hari ini pasti bisa, saya janji sudah tuntas,” tegasnya usai menjadi Irup Gelar Pasukan Pengamanan Lebaran 2007, di Lapangan Umum Renon, Sabtu (6/10) kemarin. Kasus pemukulan wartawan yang melibatkan oknum perwira Poltabes tentu menodai komitmen Kapolda yang tengah gencar membangun pelayanan profesional. Iptu Suarya pun dipastikan bakal menerima ganjaran setimpal. Ini adalah kasus penganiayaan kedua yang melibatkan mantan Ka. SPK Poltabes itu. Pelaku diduga marah gara-gara diberitakan memukul seorang pria yang mem-booking CO, beberapa bulan lalu.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Kabar Anyar, Sekitar Denpasar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 0 Komentar | 193 views

eXTReMe Tracker