• Bale Bengong

  • Kepemilikan Hutan Masyarakat Indonesia Terancam

30th November 2007

Kepemilikan Hutan Masyarakat Indonesia Terancam

Dikirim Ni Komang Erviani

Kepemilikan hutan oleh masyarakat terancam hilang karena skema perdagangan karbon yang akan dirundingkan dalam sidang UNFCCC di Bali, 3-14 Desember. Demikian dikatakan Hira P. Jhamtani, aktivis Third World Network, LSM internasional yang menggeluti lobi-lobi internasional bidang lingkungan dan globalisasi. Hira mengatakan hal ini pada diskusi soal isu sidang UNFCCC bersama wartawan, Walhi Bali, dan AJI Denpasar di Sloka Institute, Denpasar, Jumat (30/11).

Salah satu agenda pemerintah Indonesia adalah negoisasi perdagangan karbon. Secara teknis, Indonesia akan menghitung berapa potensi pendapatan dari hutan Indonesia dalam menyerap karbon untuk mengurangi emisi. Jika pada UNFCCC ini disepakati harga perdagangan karbon ini, lalu bagaimana dengan hak masyarakat Indonesia atas kepemilikan hutan?

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Teknologi, Kabar Anyar | Kontributor : Ni Komang Erviani | 0 Komentar | 222 Views

30th November 2007

Depkes si Anak Tiri

Oleh dr I Made Cock Wirawan

Rapat koordinasi terakhir persiapan jajaran kesehatan menghadapi Konferensi UNFCCC yang berlangsung tadi pagi di Kantor Dinas Kesehatan Propinsi Bali benar benar merupakan antiklimaks dari segala persiapan yang selama ini telah dilakukan. Semua jadual dan rencana kegiatan akhirnya menjadi sampah kertas yang tidak berguna akibat dari kurang meresapnya arti koordinasi diantara aparat birokrasi di negeri ini.

Rapat yang dihadiri langsung oleh Dr.Ratna Rosita, MPHM dari Direktur Pelayanan Medis dan Gizi Dasar Depkes ini praktis hanya berisikan keluh kesah jajaran Depkes tentang tidak dilibatkannya mereka dalam koordinasi persiapan konferensi oleh panitia pusat. Alasan yang dikemukakan oleh panitia pusat adalah karena mereka telah menunjuk sebuah institusi kesehatan Medika Plaza untuk memegang segala urusan di bidang kesehatan. Tentu saja penunjukan ini sangat mengecewakan Depkes sebab saat dilakukan rapat persiapan oleh panitia pusat sampai menunjuk Medika Plaza, satu pun wakil Depkes tidak diundang.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 4 Komentar | 206 Views

29th November 2007

Seruan Bali untuk Climate Change: Nyepi Day untuk Bumi

Oleh Luh De Suriyani

Seruan Kolaborasi Bali untuk Climate Change memutuskan gagasan Nyepi atau silent day untuk seluruh dunia pada 21 Maret 2008. Bagaimana wajah bumi apabila gagasan ini berlaku secara global? Planet lain pasti terkejut dengan keheningan bumi yang tiba-tiba. Lalu apakah buangan gas emisi puluhan tahun bakal lebih mudah diuraikan?

Gagasan ini diputuskan sekitar 100 orang perwakilan LSM, instansi pemerintah, universitas, pemimpin adat, dan tokoh masyarakat Bali pada 28 November ini di Wantilan Art Center Denpasar. Alasannya Bali perlu bersikap dengan menunjukkan gagasan teknis dan memajukan kearifan lokal. Ini adalah gagasan yang kontras dengan skema perdagangan karbon yang akan didesakkan oleh pemerintah Indonesia.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Teknologi, Kabar Anyar | Kontributor : Luh De Suriyani | 4 Komentar | 250 Views

28th November 2007

Bertindak Sekarang atau Bali Ikut Tenggelam

Oleh Marthen Welly

Terputusnya ruas jalan tol ke arah Bandara Soekarno-Hatta dan tergenangnya pemukiman penduduk di Jakarta akibat air laut yang sedang pasang naik ke daratan, padahal tidak pernah ada kejadian tersebut pada beberapa tahun sebelumnya. Yang kerap kita dengar justru Jakarta banjir akibat hujan. Kejadian tersebut semakin menampakan bukti-bukti bahwa pemanasan global memang sedang terjadi.

Jika pemanasan global terus terjadi, maka es dikutub aka terus mencair dan diperkirakan air laut naik sekitar 60 meter pada tahun 2050. Kejadian ini akan mengakibatkan Indonesia kehilangan sekitar 2000 pulaunya. Kebanyakan dari pulau-pulau tersebut adalah pulau-pulau kecil.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Opini, Teknologi, Kabar Anyar | Kontributor : Marthen Welly | 0 Komentar | 266 Views

27th November 2007

Calo CarbĂłn atau Emisi?

Oleh Luh De Suriyani

Wah, global warming ini memang bukan semata isu lingkungan. Yang lebih hot bukan perubahan iklimnya tapi perdagangan baru, emisi dan karbon. Brangkali nanti ada perusahaan yang buka usaha jasa menghitung emisi dan potensi penyerapan karbon oleh hutan Indonesia.

Inilah isu yang lebih seksi dibanding memikirkan advokasi masyarakat untuk mengubah gaya hidup berkaitan dengan pengurangan emisi ke udara. Indonesia, sekali lagi tak berdaya didikte Amerika Serikat untuk menerima kemungkinan menjadi makelar hutan agar Amerika dapat membeli emisi.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Teknologi, Budaya, Kabar Anyar | Kontributor : Luh De Suriyani | 5 Komentar | 228 Views

26th November 2007

Musisi Rock Bali Ngobrolin Global Warming

Dikirim Swastinah Atmodjo

Isu pemanasan global (global warming) begitu menyita perhatian. Pun di kalangan musisi dan penikmat musik di Bali , khususnya yang tergabung dalam Bali Classic Rock Community (BCRC). “Rocker juga manusia, yang peduli pada sesama termasuk lingkungan,” demikian tegas para pentolan BCRC.

Dari rembug singkat, akhirnya BCRC mencetuskan ide untuk membuat acara yang melibatkan musisi lintas aliran, para penggiat dan penikmat musik, termasuk wartawan, seniman, pengacara dan masyarakat umum. Agendanya dikemas dalam (konsep sementara):

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Teknologi, Budaya, Kabar Anyar | Kontributor : Swastinah Atmodjo | 2 Komentar | 276 Views

26th November 2007

Fashionthestreet Tutup 07 Bali Fashion Week

Oleh Arief Budiman

fashionthestreet16.jpg

Fashionthestreet yang mengakhiri rangkaian kegiatan 07 Bali Fashion Week digelar di Kuta Minggu sore. Dibuka di halaman Discovery Kartika Plaza Hotel oleh Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali Drs. Nikanaya MM. yang melepas sekitar 20 grup peserta setelah melakukan prosesi pembukaan dengan tarian Cak oleh masyarakat Kuta. Upacara pembukaan Fashionthestreet dihadiri oleh pejabat di Kuta, Konsulat Swiss, Konsulat Itali serta undangan lainnya.

Perhatian para fotografer termasuk wisatawan saat pembukaan berlangsung sangat antusias menyaksikan peserta karnaval dengan kostumnya yang sangat kreatif dan beragam. Begitu pula sepanjang perjalanan yang dilalui dengan mengambil rute Jalan Dewi Sartika berbelok di Jalan Bakung Sari dan berbelok menuju Bemo Corner lalu berbelok menuju pantai Kuta sampai di depan Hotel Anggrek.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Teknologi, Agenda, Sekitar Denpasar, Jalan-Jalan, Budaya, Kabar Anyar | Kontributor : Arief Budiman | 0 Komentar | 354 Views

25th November 2007

Umat Hindu Laksanakan Tumpek Landep

Oleh Pande Baik

Aura rainan Tumpek Landep (hari raya untuk menghormati benda-benda yang terbuat dari besi di Bali) kemarin jelas terasa, dari jalan raya yang agak lengang sampai ke parkiran pasar pula tak seramai biasanya. Banyaknya umat Hindu yang turut mererainan pada Sabtu kemarin, turut mengambil andil dari kesepian yang melanda seputaran kota Denpasar.

Berhubung Tumpek Landep bertepatan dengan bulan Purnama, itu artinya makin banyak saja yang melakukan piodalan besar di merajan masing-masing umat Hindu, yang berpengaruh pada jumlah anak lingsir (baik Sri Empu maupun Pedanda, tak lupa dengan Jero Mangku bagi yang tak kebagian jadwal anak lingsir) yang muput karya di tempat-tempat piodalan tadi.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Budaya, Kabar Anyar | Kontributor : Pande Baik | 0 Komentar | 169 Views

25th November 2007

Memandang Karang dari Jendela Odyssey

Oleh Ni Komang Erviani 

Petualangan alam bawah laut seputar Pulau Bali dengan kapal selam Odyssey. Melesak hingga kedalaman 35 meter dari permukaan laut. Melihat penyelam bercengkrama dengan segala jenis biota laut. Sebuah pengalaman yang pastinya takkan terlupakan.

Anda ingin menikmati panorama bawah laut Bali, tapi Anda tidak bisa menyelam? atau bahkan tidak bisa berenang? bukan masalah! Untuk bisa melihat panorama bawah laut Labuhan Amuk, kita bahkan tak harus berbasah-basah. Jadi, tak perlu memakai wet suit, mengangkut oksigen seberat  lebih dari 5 kg, dan segala tetek bengek alat menyelam. Kok bisa?

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Teknologi, Sekitar Denpasar, Jalan-Jalan | Kontributor : Ni Komang Erviani | 0 Komentar | 176 Views

25th November 2007

Petani dan Nelayan, Korban Paling Banyak Perubahan Iklim

Sumber Press Release

Eksekutif Daerah Walhi Bali memaparkan temuan lapangan berkaitan dengan perubahan iklim di Bali. Walhi melakukan Temu Kampung di sepuluh tempat yang mewakili sektor pesisir dan nelayan, rural dan pertanian, serta sektor masyarakat hutan. Dalam temu kampung yang fokus pada empat kelompok masyarakat yaitu petani, nelayan, pinggir hutan, dan kalangan pariwisata itu, Walhi menemukan bahwa petani dan nelayan adalah kelompok yang paling terkena dampak perubahan iklim tersebut.

Nelayan Bali Barat di Pemuteran, Kabupaten Singaraja kini sangat sulit melaut karena perubahan iklim yang sulit diprediksi. Suhu udara makin panas dan suu air laut berubah-ubah. “Pendapatan nelayan menurun karena berbagai kendala termasuk biaya operasional yang tinggi,” kata Ni Nyoman Sri Widiyanthi, Direktur Walhi Bali di sela workshop Meliput Isu Perubahan Iklim di Denpasar. Workshop dua hari tersebut diadakan Walhi Bali, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar, dan Sloka Institute.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Teknologi, Budaya, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 0 Komentar | 404 Views

eXTReMe Tracker