5th January 2008

Pasar Organik Ubud Butuh Tempat Lebih Luas

Oleh Anton Muhajir

Pukul 10.00 pagi di halaman depan Pizza Bagus di jalan raya Pengosekan Ubud, suasana agak hiruk pikuk. Sekitar 30 orang memenuhi halaman tak lebih dari 10 x 4 meter persegi itu. Sepuluh meja di halaman jadi tempat berbagai produk organik seperti sayur, buah, madu, hingga roti dan es krim. Karena sempitnya halaman, antar-pengunjung harus saling bertenggang rasa agar mereka tidak menumpuk di satu tempat. Mereka segera pindah ke meja lain usai berbelanja.

Edith van Walsum, warga Belanda, adalah salah satu pembeli pagi itu. Meski baru pertama kali datang ke Bali, ibu dua anak itu langsung minta diantar ke pasar organik Ubud untuk belanja di pasar organik tersebut. “Belanja di pasar organik selalu lebih menyenangkan karena ada kedekatan tersendiri dengan petani. Produknya juga lebih sehat karena tanpa bahan kimia,†katanya. Edith, yang pagi itu membeli selai mangga, tahu tentang pasar organik di Ubud dari temannya yang bekerja di LSM pertanian.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Jalan-Jalan, Kuliner, Sekitar Denpasar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 0 Komentar | 269 views

eXTReMe Tracker