Gusti Made Sutjaja Menggali Bahasa Bali yang Teralienasi
Oleh Luh de Suriyani
Sangsarane nemu gelang/pada mangutahan jelati/sampun napak tegak segara/kapal cenik kapal kayu/yeh pasihe menek membah/pada dingin/jam empate ring ampenan.
(Penderitaan sudah lengkap/semuanya memuntahkan cacing/sudah mendekati tegak lautan/kapal kecil kapal kayu/air laut masuk meninggi/semua kedinginan/jam empat sampai di Ampenan)
Geguritan, sajak yang dilagukan, itu ditulis almarhum Jro Mangku Polos, seorang transmigran dari Pulau Nusa Penida, Bali, sekitar 1950. Ditulis dalam aksara Bali di sehelai kertas lusuh. Perjalanannya begitu berat menuju tanah pengharapan baru di Pulau Sumbawa, setelah didera kemiskinan di tanah kelahirannya.
Kategori berita : Budaya, Sosok | Kontributor : Luh De Suriyani | 2 Komentar | 790 views



