11th January 2008

Rumput Laut Pengganti Bom Ikan

Oleh Ni Komang Erviani

Keakraban Daeng Hayak (71 tahun) dengan bom ikan dan potasium, kini tinggal sejarah. Padahal, keseharian Daeng di masa lalu tak pernah lepas dari bom ikan dan potas. Pria keturunan bugis yang lahir dan besar di Desa Sumberkima Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng Bali itu, dulunya termasuk salah satu nelayan pencari ikan dengan bom. Meski ia mengaku punya alasan untuk itu. â€Sebab saya dulu nggak tahu harus bekerja apa lagi. Sementara anak-anak harus makan dan tetap sekolah,†kenang ayah dari 10 anak itu.

Beda dulu, beda sekarang. â€Sekarang saya tahu kalau itu (bom ikan,red) merusak,†ujarnya. Daeng Hayak kini memang sudah tidak lagi menggantungkan hidupnya dari mengebom ikan. Ia kini menggantungkan hidup pada budidaya rumput laut, usaha yang kini juga diikuti oleh sekitar 180 orang nelayan lain di pesisir Gerokgak, Buleleng, Bali.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Kabar Anyar, Sekitar Denpasar, Teknologi | Kontributor : Ni Komang Erviani | 5 Komentar | 989 views

eXTReMe Tracker