• Bale Bengong

  • Kawasan Segitiga Terumbu Karang Sumber Penghidupan

28th January 2008

Kawasan Segitiga Terumbu Karang Sumber Penghidupan

Oleh Marthen Welly

Coral Triangle Center mendukung pemerintah dan masyarakat melakukan pelestarian sumber daya alam laut dan pemanfaatannya secara berkesinambungan.

Kawasan Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle) merupakan pusat keanekaragaman hayati laut dunia, utamanya terumbu karang.  Kawasan Coral Triangle memiliki luas terumbu karang sekitar 75.000 km2 (TNC, 2005) yang mencakup Indonesia, Philipina, Malaysia, Timor Leste, Papua New Guinea dan Kepulauan Solomon.  Lebih dari 120 juta orang hidupnya sangat bergantung dari terumbu karang di kawasan tersebut.  Hal ini menjadi alasan yang sangat kuat untuk melakukan upaya konservasi terumbu karang di kawasan tersebut.

The Nature Conservancy – sebuah lembaga konservasi alam terkemuka di dunia – sejak tahun 2000 menginisiasi pendirian Coral Triangle Center (CTC) di Bali. Country Director TNC-Indonesia Program, Rili Djohani, menjelaskan bahwa  “CTC berfungsi sebagai center of excellence, pusat pembelajaran mengenai konservasi kelautan dan pengelolaan kawasan konservasi laut (KKL) yang efektif.†Lebih lanjut Rili menjelaskan “tujuan utama CTC adalah membangun jejaring KKL yang tangguh dan dikelola secara efektif di kawasan Coral Triangleâ€.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Teknologi, Sekitar Denpasar, Jalan-Jalan, Kabar Anyar | Kontributor : Marthen Welly | 0 Komentar | 439 Views

28th January 2008

Greenwashing: Taktik Korporasi Menipu Publik

Oleh Agung Wardana

Sebelum berlangsungnya COP 13 UNFCCC di Bali, WWF bekerja sama dengan perusahaan Sinar Mas dalam lomba pembuatan film bertema lingkungan, khususnya perubahan iklim. Selain itu, Newmount dan Freeport juga tidak segan-segan mengeluarkan keahlian public relation (PR)-nya di sebuah media nasional dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan. Setelah itu, Bakrie Group mengikuti jejak korporasi tersebut dengan menyiapkan uang sebesar US$ 6-7 juta dolar yang akan digunakan untuk konservasi laut bekerjasama dengan Conservation International Indonesia (RoL, 28 Desember 2007).

Timbul pertanyaan kritis di benak kita bersama, apakah korporasi ini sudah berubah menjadi pecinta lingkungan? Atau hanya merupakan taktik dan upaya penghapusan dosa-nya di hadapan publik?

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Opini, Teknologi | Kontributor : Agung Wardana | 3 Komentar | 242 Views

eXTReMe Tracker