Kota Milik Para Preman
Oleh I Nyoman Winata
Kasus kekerasan yang terjadi di Jalan Cokroaminoto yang menewaskan IB Wijaya seperti diberitakan berbagai media terbitan Bali Selasa (12/2) lalu, memberikan kita gambaran bahwa perang antar geng preman (gali) di Denpasar telah berkobar. Harusnya kita semua prihatin, meski kecil kemungkinannya perang ini bisa berdampak langsung pada masyarakat yang berada diluar lingkar geng yang sedang berseteru ini. Artinya bahwa perang ini sifatnya lebih internal, hanya menyangkut pada individu-individu yang merupakan pengikut atau anggota kelompok preman. Kalaupun ada dampak, maka rasa tidak aman dan rasa ketakutan lah yang muncul di benak masyarakat akibat kejadian ini.
Namun demikian, ini semua merupakan wujud dari lemahnya aparat kepolisian dalam menjalankan fungsinya sehingga peristiwa saling tikam ini bisa terjadi. Berkurangnya rasa aman masyarakat adalah hasil dari kegagalan kepolisian melakukan tugas pokoknya. Masihkah kepolisian layak untuk dipercaya?
Kategori berita : Opini, Kabar Anyar | Kontributor : I Nyoman Winata | 4 Komentar | 288 Views



