Anak-anak Belajar Kerjasama Atas Nama Tradisi
Oleh dr Oka Negara
Ada yang menarik terlihat waktu itu di sekitar rumah saya sehari menjelang Nyepi. Apa yang saya lihat ini menarik sebagai bahan diskusi tentang bagaimana anak-anak bekerja sama atas nama tradisi, terutama menjelang Nyepi.
Saat selesai posting di blog untuk memuat puisi Hari Nyepi yang dikirim Cok Sawitri beberapa waktu lalu, sekaligus juga memuat tulisan Ketut Wiana tentang Hari Nyepi, sekelompok anak berbaju merah, memakai udeng dan kamen, asik berembug di depan sebuah ogoh-ogoh. Ogoh-ogoh yang tidak terlalu besar, tampak kurus dan sama sekali tidak menyeramkan seperti ogoh-ogoh lain. Malah terlihat lucu dan imut.
Hari itu adalah hari āpengerupukanā, hari yang dikenal dengan pawai ogoh-ogohnya, hari yang sangat dinanti-nantikan, walau menurut saya mungkin tidak banyak yang mengerti makna sebenarnya.
Kategori berita : Opini, Budaya, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 5 Komentar | 215 Views



