8th April 2008

Kesurupan Sastra dan Ilmu Kebatinan

Sumber : Jurnal Nasional/7 April 2008

(Rubrik : Gelanggang)

Dalam menggerakkan proses kreatifnya, Wayan Sunarta sengaja menjelajahi berbagai pemikiran dan mengakrabi aneka karya kreatif dari para sastrawan ternama, nasional maupun mancanegara. Namun, lingkungan terdekatnya, Bali, tak pernah melepaskannya dari kebijakan hidup seorang pemikir lokal yang memilih hidup sederhana dan senang bertualang. Berikut obrolannya bersama Jurnal Nasional.

Apa kabar?

Agak baik dan agak sehat. Cuaca di dalam diri dan di luar diri semakin tidak menentu akhir-akhir ini.

Bisa digambarkan proses kreatif Anda sejak awal?

Saya mulai jatuh hati dengan puisi ketika duduk di kelas 2 SMP. Di perpustakaan sekolah saya menemukan buku tipis berjudul “Hari-hari Akhir Si Penyair” yang disusun Nasjah Djamin. Buku itu menceritakan kehidupan penyair legendaris Chairil Anwar. Buku itu pula yang menjadi salah satu penuntun saya mengarungi lautan puisi.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Sosok, Budaya | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 0 Komentar | 297 Views

eXTReMe Tracker