Party Bukal Bakar Khas Lombok
Oleh Putu Setiawan
Sebagai seorang penggemar kuliner kategori ‘hardcore’, keinginan untuk menikmati daging bukal atau kalong atau kelelawar, sudah lama terpendam. Mungkin sejak saya duduk di bangku SMA, tahun 1990-an. Namun hingga saya tamat kuliah, bekerja, dan berkeluarga, keinginan itu belum kesampaian.
Tapi saya sepertinya sudah ‘ditakdirkan’ untuk bisa mencicipi daging bukal ini.
Tanggal 22 Maret 2008 lalu, sekitar pukul 3 sore waktu Bali, HP Motorola saya tiba-tiba berdering. Dari seberang sana , tepatnya dari Pulau Lombok, paman saya Made Sukarno memanggil.
Kategori berita : Kuliner | Kontributor : Putu Setiawan | 1 Komentar | 195 Views



