17th June 2008

Kiadan Siap Menyambut Wisatawan

Oleh Swastinah Atmodjo

Satu bale subak abian (subah untuk lahan kering) berdiri kokoh di atas tanah seluas 10 are di Desa Kiadan, dengan areal parkir yang cukup luas. Bangunannya tampak unik karena hampir keseluruhan bagiannya terbuat dari material bambu. Pun dengan meja kursi yang disusun berderet.

Bale tersebut bukan saja untuk pertemuan para anggota subak, melainkan juga ditata sebagai tempat menjamu wisatawan yang berwisata keliling Kiadan. Pada bagian depan ditempatkan satu tungku dengan kayu bakar yang membara, dipergunakan membuat kopi look (dibaca lok) atau racikan kopi rebus. Rasanya sangat berbeda dengan seduhan kopi pada umumnya, lebih kental dan aroma menggugah selera. Setiap tamu bebas menikmati kopi tersebut ditambah suguhan jajanan tradisional Bali. Sangat cocok untuk mengusir hawa dingin yang hampir sepanjang hari menyelimuti desa di ketinggian 1040 dari atas permukaan laut tersebut.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Jalan-Jalan, Sekitar Denpasar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 0 Komentar | 98 views

eXTReMe Tracker