Ketika Keseriusan Bertemu Kenakalan
Oleh Wayan Sunarta

Dua perupa kontemporer unjuk kebolehan dengan garapan kolaborasi. Perupa tersebut adalah Filippo Sciascia dan Ugo Untoro. Sciascia kelahiran Italia 1972. Untoro kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah, 1970. Sciascia menetap di Ubud, Bali. Untoro bersemayam di Yogyakarta. Keduanya dipertemukan oleh kegelisahan yang sama dalam menelusuri jejak-jejak seni rupa kontemporer yang kini semakin marak ditekuni banyak perupa.
Kedua perupa ini merupakan tokoh yang lagi naik daun dalam kancah seni rupa kontemporer di Indonesia. Namun kedua perupa itu bertitik tolak dari teknik yang jauh berbeda dalam menggarap karya. Sciascia lebih mengandalkan kecanggihan teknologi digital dengan bantuan slide dan proyektor dalam melukis. Kecenderungannya adalah menampilkan potret wajah manusia dalam berbagai ekspresinya, tentu terkadang dengan pemiuhan atau distorsi di sana-sini. Berbeda jauh dengan Untoro yang lebih mengandalkan spontanitas dan kenyentrikan ekspresinya dalam melukis. Visual karya-karya Untoro sangat nyleneh, di luar pakem, nakal dan apa adanya, terkadang juga sangat sinis dalam melihat persoalan. Jadi, pertemuan mereka seperti perjumpaan mesin dengan daging, kekakuan fisik dan kelenturan jiwa, keseriusan dan kenakalan.
Kategori berita : Agenda, Budaya | Kontributor : Wayan Sunarta | 0 Komentar | 181 views



