17th
August
2008
Oleh Luh De Suriyani
Sekitar 17 orang penghuni Rumah Sakit Jiwa Pusat Provinsi Bali di Bangli saat ini sangat butuh pertolongan untuk diidentifikasi. Salah satunya dengan menemukan anggota keluarga atau teman yang bersangkutan untuk proses perawatan lebih lanjut.
Di Ruang Drupadi, salah satu sal khusus perempuan ini ada dua orang perempuan yang sangat membutuhkan pertolongan. Grace dan Nurhayati, dibawa oleh Satpol PP dari jalanan. Sampai kini pihak RSJ tidak berhasil menghubungi kerabat mereka.
Berikut identitas yang berhasil dirangkum berdasarkan bukti identitas dan pengakuan mereka. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Jalan-Jalan, Kabar Anyar, Sosok | Kontributor : Luh De Suriyani | | 289 views
17th
August
2008
Oleh Luh De Suriyani

Sebanyak 283 pengidap sakit jiwa di Rumah Sakit Jiwa Pusat (RSJP) Bali di Bangli direnggut kemerdekaannya karena didera penyakit yang menyerang otak. Bahkan, pada peringatan kemerdekaan, mereka tak bisa keluar dari sal perawatannya. Bali Blogger Community (BBC) datang menyapa dan bermain-main dengan mereka.
Rumah sakit besar tapi lengang ini tiba-tiba riuh selama beberapa jam karena permainan futsal, lari kelereng, musik akustik dari Animo Band, dan kegiatan lainnya. Dimulai dengan permainan lari berpasangan pakai sarung, lalu pertunjukkan musik akustik Animo Band yang baru saja merilis album perdananya.
Alunan musik Animo yang meneduhkan tapi rancak ini membuat sejumlah penghuni yang diijinkan keluar tak tahan untuk ikut bernyanyi. Seperti halnya Sugianti, perempuan paruh baya ini langsung menyambar mike dari vokalis Animo, Amy Rosadi dan menyanyi lagu gubahannya sendiri. Lagu perjuangan, dengan lirik-lirik soal kemerdekaan dan bangsa. Sungguh mengejutkan. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Jalan-Jalan, Kabar Anyar | Kontributor : Luh De Suriyani | | 482 views
17th
August
2008
Oleh Luh De Suriyani
Tujuh penyandang cacat pagi ini telah bersiap mengibarkan sang saka merah putih di Sanur. Di kedalaman sekitar 15 meter, pasukan pemberani yang mempunyai cacat tubuh akan berjuang melawan arus laut di Sanur, Denpasar, Bali. Ini adalah pengibaran bendera bawah laut ketujuh bagi Kelompok Jurnalis Laut di Bali. Namun kali ini sangat istimewa karena upacara bendera dilakukan oleh teman-teman difabel.
Tujuh penyelam itu dari Yayasan Senang Hati, tempat berkumpulnya penyandang cacat tubuh di Tampaksiring, Gianyar. Ida Ayu Wiadnyani, Bayu, Kadek Ratni, Anjeli, Wayan Sugianto, Wayan Aris, dan Komang Astawa telah melakukan gladi resik Sabtu (16/8) kemarin di Sanur. Sebagian besar dari mereka baru pertama kali menyelam dan melakukan upacara pengibaran bendera bawah laut, yang bahkan sangat sulit dilakukan oleh siapa pun. Baca selengkapnya »
Kategori berita : Agenda, Kabar Anyar | Kontributor : Luh De Suriyani | | 195 views