Archive for September, 2008
Keuangan yang Maha Esa
Oleh I Nyoman Winata Pak De Sarengat, seorang penelpon di Acara Mbah Mangun yang saya asuh, dari nadanya terdengar agak sedikit emosional. Saat itu saya dan Mbah Mangun ngobrol tentang Watak Satrio Utomo. “Sila Pertama Pancasila itu sekarang sudah diubah Menjadi Keuangan yang Maha Esa!” katanya setengah berteriak. Menurutnya negeri ini sudah karut marut karena budi ...
Dalam Data pun Mereka Tak Ada
Oleh Anton Muhajir Di usianya yang belum genap 10 tahun, Ni Wayan Cenik harus bekerja lebih dari 8 jam per hari. Dia bekerja dari pukul 6 pagi hingga pukul 12 siang. Setelah istirahat di kos, dia akan kembali bekerja dari pukul 4 sore hingga pukul 8 malam. Total, tiap hari dia bekerja 8 hingga 9 jam. Sejak ...
Pameran Arkeologi Multimedia untuk Menarik Perhatian Publik
Oleh Luh De Suriyani Fakultas Sastra Jurusan Arkeologi Universitas Udayana membuat pameran terobosan baru soal arkeologi yang dipadu dengan multimedia berjudul “Archaeology Goes to Public”. Babakan sejarah penting Indonesia, khususnya Bali dipaparkan dengan bantuan audio visual, diorama, artefak, teater, dan seni rupa. Pameran yang berlangsung pada 25-28 September ini ini bagian dari ulang tahun ke- 50 FS ...
Branding dan Promosi Online Wisata Bali, Mengecewakan?
Oleh Kadek Didi Suprapta Bali memang terlalu identik dengan pariwisata. Ketika iklim pariwisata menunjukan gelagat penurunan, semua gelagapan. Banyak hotel dan resotoran kolaps. Pemutusan hubungan kerja terjadi di mana-mana, bukan hanya di sektor yang bersentuhan langsung dengan pariwisata seperti hotel atau restaurant, namun juga di setiap sektor yang tidak bersentuhan langsung dengan pariwisata. Semenjak terjadinya bom Bali ...
BPOM Minta Masyarakat Tidak Membeli Produk Berlabel ML
Oleh Luh De Suriyani Balai Pengujian Obat dan Makanan (BPOM) Bali kini tengah menunggu hasil uji sampling makanan import China yang mengandung produk susu yang dijual di Bali. Masyarakat dihimbau untuk tidak membeli dan mengkonsumsi produk berlabel ML (makanan luar) dari lima jenis produk yang diawasi pemerintah dan beredar di Bali, yaitu merek Oreo, M&Ms, dan Sniker. ...
Terminal Ubung Siaga Angkutan Lebaran
Oleh Luh De Suriyani Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Darmawijaya Mantra membuka posko terpadu angkutan lebaran di Terminal Ubung, Kamis (25/9) ini. Diperkirakan lonjakan arus mudik dan balik penumpang di Terminal Ubung naik sekitar 10 persen dari tahun lalu. Rai Mantra memimpin apel siaga yang menandai dibukanya posko terpadu angkutan lebaran di Denpasar. “Lima tahun terakhir ini, ...
Gubernur dan Ketua DPRD Bali Tolak RUU Pornografi
Oleh Luh De Suriyani Gubernur Bali Made Mangku Pastika sepakat dengan Komponen Rakyat Bali (KRB) Menolak RUU Pornografi yang akan disahkan DPR. “RUU ini bertentangan dengan UUD dan Pancasila. Kan tinggal memperbaharui pernyataan gubernur sebelumnya soal penolakan RUU ini pada 2006 lalu,” kata Pastika di depan sekitar 2000 orang peserta longmarch Aksi Budaya penolakan RUU yang dulunya ...
Peluang dan Batas Seni Pertunjukan Bali
Oleh Ibed Surgana Yuga Dalam sebuah tulisan berjudul “Budaya sebagai Strategi dan Strategi Budaya” (2000), G.R. Lono Lastoro Simatupang menyatakan bahwa dalam pergaulan global, terutama dalam bahasannya terhadap seni pertunjukan Indonesia, suatu wilayah budaya harus memberlakukan strategi budaya yang tepat. Menurutnya, globalisasi memberikan dua hal paradoks pada seni pertunjukan, yaitu peluang dan batas. Kedua hal inilah ...
Kematian Odha Makin Tinggi di RS Sanglah
Oleh Luh De Suriyani Satu orang dengan HIV/AIDS (Odha) atau people living with HIV/AIDS (PLWH) meninggal di rumah sakit Sanglah, Denpasar pada Selasa (16/9) lalu. Sampai saat ini, Odha yang telah meninggal di RS Sanglah sebanyak 179 orang. Pria yang meninggal karena tuberkulosis (TB) paru kemarin berusia 33 tahun. HIV telah melemahkan sistem kekebalan tubuhnya hingga gejala ...
Sulitnya Menangani Pengemis di Kota Denpasar
Oleh Luh De Suriyani Tiga remaja berbaju lusuh tertunduk lesu di ruang Kantor Dinas Ketentraman dan Ketertiban (Tramtib) Kota Denpasar, Kamis (18/9) lalu. Mereka tengah diinterogasi petugas yang menangkapnya pada pagi hari itu. Tiga remaja yang dianggap pengemis itu adalah Made Suarnata, Benny (18 tahun), Dayat (19 tahun). Suarnata tidak tahu persis umurnya berapa. ”Kalau saya sekolah ...
Akulturasi Bali, Hindu dan Islam di Pegayaman
Oleh Anton Muhajir Menjelang malam di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Sekitar pukul 6 sore itu, suasana desa mulai terlihat ramai di jalan, terutama oleh anak-anak. Mereka menunggu waktu berbuka puasa. Pegayaman adalah desa yang hampir seluruh warganya muslim meski berada di Bali, yang sangat identik dengan Hindu. Di antara anak-anak yang bermain itu, sebagian anak ...
Nyenggol, Tradisi Ramadhan Anak Pegayaman
Oleh Anton Muhajir Selesai berbuka puasa dan sholat Maghrib, Nyoman Alvin Gautama, 7 tahun, segera bergegas ke jalan kecil di dekat rumahnya. Bersama kakaknya, Made Eva Nadya, 12 tahun, Alvin membawa barang dagangannya. Sampai di perempatan jalan, batas antara Banjar Dauh Margi dan Banjar Dangin Margi, murid kelas II SD itu membuka dagangannya yang berupa permainan lotre. ...
Bagai Katak Dalam Sumur
Oleh I Nyoman Winata “Banyak dari kita yang bersikap Bagai katak dalam sumur,” demikian kata Bapak Ismangoen Notosapoetro (Mbah Mangun) dalam acara dialog interaktif Ngobrol Bareng Mbah Mangun yang saya pandu. Ungkapan ini menjawab pertanyaan atas realitas pandangan sekelompok orang di negeri ini yang dengan mudah menyebut orang lain yang tidak satu kepercayaan dengan dirinya sebagai pendosa. Lalu ...
Penjualan di Pasar Sukawati Turun Saat Puasa
Oleh Luh De Suriyani Ketergantungan pasar seni pada turis domestik terlihat ketika bulan puasa ini. Pada Agustus-September ini, penjualan barang kerajinan di Pasar Seni Sukawati, Gianyar, turun drastis sampai 50%. Ini berdampak pada pendapatan pengelola dari retribusi pasar yang turun hampir 50% juga karena tunggakan pembayaran dari pedagang. Sekar Sari, salah seorang pedagang di pasar barang kerajinan ...
Satu Teh untuk Aneka Rasa
Oleh Anton Muhajir Teh ternyata tidak melulu berwujud minuman dalam cangkir untuk dinikmati di sore hari. Di Teataria, olahan dari daun maupun batang kayu tanaman ini bisa disajikan menjadi aneka rupa menu. Dari makanan pembuka, utama, sampai penutup. Fruit tea adalah pilihan tepat untuk dipesan ketika baru datang. Minuman ini tersedia dalam aneka pilihan: Wild Cherry, Orange ...
Kopdar Bali Blogger Community di Panti Asuhan Tat Twam Asi
Oleh Bali Blogger Community
RUU Pornografi: Tubuh Hanya Dilihat sebagai Objek Seksual
Oleh Sugi Lanus Bagi orang Bali, tubuh bukanlah sekedar obyek seksualitas, tapi juga obyek ekstetik. Tubuh adalah wahana kita mengungkapkan jiwa dan ekspresi estetik kita. Pendekatan RUU Pornografi semata-mata memandang tubuh sebagai isu moral dan tidak sensitif terhadap keberagaman masyarakat Indonesia yang multikultur dalam memandang tubuh dan ketelanjangan. Definisi RUU Pornografi sangat bias dan dangkal dalam melihat ...
Aksi Budaya Tolak RUU Pornografi
Oleh Luh De Suriyani Sorak sorai gema perdamaian dan lagu-lagu nusantara terdengar sahut menyahut dari sekitar 1000 orang yang turun ke jalan dalam aksi budaya menolak RUU Pornografi, Rabu (17/9) hari ini di Renon, Denpasar, Bali. Seribuan orang dari berbagai agama dan profesi bersatu dalam Komponen Rakyat Bali (KRB) itu longmarch dari Lapangan Timur Bajra Sandhi Renon ...
WiFi Gratis Seharga Minimal Rp 25 Ribu
Oleh Kadek Didi Suprapta Minggu pekan lalu, Balibuddy menelpon saya untuk ngumpul-ngumpul di Orange Bakery Gatsu. Sebenarnya badan penat setelah dua hari berkeliling untuk foto-foto. Hari Sabtu foto-foto untuk keperluan website pinatih.com bersama Dewi dan Wawan. Sedangkan Minggu pagi sampai sore pemotretan pre-wedding untuk klien. Sampai di Orange Bakery sudah nangkring Balibuddy dan Ian, pengelola pondokiklan.com. Mereka ...
Ratusan Ribu Pekerja Rumah Tangga tidak Terlindungi
Oleh Luh De Suriyani Sebagian rumah tangga di Bali, termasuk warga asing mempunyai pekerja rumah tangga (PRT). Apakah Anda pernah memberikan libur dan jaminan kesehatan? Faktanya, nyaris semuanya, sekitar 200 ribu PRT di Bali tidak mendapatkan dua hak dasar itu yang kini diadvokasikan Jaringan Nasional (Jala) Pekerja Rumah Tangga. Pada acara konsultasi publik yang digagas Jala PRT, ...





