Anak-anak Jalanan Belajar di Tengah Kemiskinan
Oleh Anton Muhajir
Dengan malu-malu, Ni Wayang Komang, 11 tahun, ikut bernyanyi. Dia juga bertepuk tangan bersama sekitar 15 anak di ruangan tersebut. Di antara anak-anak lain, Komang terlihat paling tinggi. Dia memang paling besar. Sementara teman-teman sekelasnya ada yang bahkan baru empat tahun.
Selasa siang itu Komang iktu belajar di sekolah alternatif untuk anak-anak miskin di Banjar Penyaitan, Pemecutan, Denpasar Barat. Murid di sekolah bernama Street Kids Ministry itu sebagian besar adalah anak-anak miskin di banjar tersebut. Komang salah satunya.
Kategori berita : Pendidikan | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 4 Komentar | 434 views



