Mendampingi Kucing Berisiko Tinggi
Oleh Luh De Suriyani
Ratusan pekerja seks pria disebut “kucing”, sebuah idiom untuk pekerja seks pria biseksual bekerja di Bali. Hingga 2006, menurut Yayasan Gaya Dewata, salah satu lembaga penanggulangan HIV dan AIDS khusus gay, waria, dan biseksual di Bali ini telah mendampingi sekitar 360 kucing yang bekerja di seputar Kuta dan Denpasar.
“Mereka beresiko tinggi pada penularan HIV dan infeksi menular seksual karena kerap berganti-ganti pasangan dengan lelaki maupun perempuan,” ujar Vivi, Direktur Yayasan Gaya Dewata (YGD), salah satu lembaga penanggulangan AIDS tertua di Bali.
Kategori berita : Kesehatan | Kontributor : Luh De Suriyani | 3 Komentar | 167 views



