Tabanan Harus Lakukan Mitigasi Konflik Perebutan Air
Dikirim oleh Agung Wardana
Konflik perebutan air Telaga Tunjung antara Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tabanan dengan subak mendapatkan respon tegas dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali. Konflik tersebut dianggap telah menambah deretan panjang konflik perebutan sumber daya air di kabupaten lumbung beras tersebut.
Semakin maraknya konflik perebutan sumber daya air tidak bisa dilepaskan dari pembiaran atas konflik maupun kesalahan pengelolaan sumber daya alam oleh pemerintah kabupaten. Sebut saja konflik Subak Yeh Gembrong dengan PDAM, penolakan Subak Mengesta terhadap pengoboran ABT oleh Hotel Vita Life di Wongaya Betan, hingga Petani Jatiluwih yang mengeluhkan keberadaan sumur bor di daerah mereka.
Kategori berita : Lingkungan, Opini, Sekitar Denpasar | Kontributor : Agung Wardana | 2 Komentar | 202 views



