Agung Pushandaka
Agung Pushandaka, dibesarkan dengan banyak adat, budaya, agama, bahkan tingkat sosial dan ekonomi. Ini serius! Agung tumbuh di tengah-tengah budaya Bali dan Jawa dari kedua orang tuanya. "Saya berbuat didasari oleh banyak ajaran agama. Makanya, saya ndak pernah fanatik dengan satu ajaran agama saja. Sayangnya, saya harus memilih satu agama untuk dicantumkan di KTP," tulis Agung di blognya. Alumni SMA 4 Denpasar ini lahir dan besar di Bali sebelum kemudian kuliah S1 dan menyelesaikan S2 Hukum Internasional Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta di kota gudeg. Di kota ini pula dia menemukan calon istri yang membuatnya sering bolak-balik Bali-Yogya sampai saat ini.
Kunjungi Agung Pushandaka's websiteArtikel lain oleh Agung Pushandaka
-
November 18th, 2009
Rawon Setan Bikin Kesetanan
3 -
September 11th, 2009
Fragile! Handle with Care..
0
Navigation
- Bali di tahun 1910
- Seputar Denpasar
- Dialog Dini Hari – Renovasi Otak
- Lowongan: Pelaksana Dokumentasi ACCESS Tahap II
- Kejahatan Dunia Maya Ancam Remaja
- Makanan Ringan Bertabur MSG
- Gunakan HP-mu untuk Matikan Lampu
- Because Size Does Matter
- Keadilan Gender dari Bale Paselang
- Bali Mandara Kapan Terwujudnya?
- Dukungan Musisi Bali untuk Franky
- Napi Anak Tanpa Kebebasan, Tanpa Pendidikan
- Kebebasan Semu Napi Merugikan Negara
- No Rokok dan Plonco di Student Day Unud
- Pemutaran Film Kuba di Bentara Budaya
- Sokola Pasar Badung. Hayukk…
- Korban Perampokan Pegadaian Akhirnya Meninggal
- Mao dan Monroe pun Diobral Murah
- Doa Jurnalis Bali untuk Ridwan Salamun
- Orang Gila Mengamuk Di Kuta
Categories
Komentar Terbaru
- Ahmad Awang on Mualaf Foundation, Ruang Persaudaraan Mualaf Bali
- Bali Blogger Community Third Gathering « Bale Bengong on Desa Dusun, Keramahan Kuliner di Rumah Sendiri
- Bli Wayan Suryadi on Memanjakan Diri di Kolam Renang Air Hangat Gunung Batur
- Luh De Suriyani on Bali Mandara Kapan Terwujudnya?
- dhani on Pembantaian November Kelabu
- Paket C Paket ABC SD SMP SMA » PAKET C » Napi Anak Tanpa Kebebasan, Tanpa Pendidikan « Bale Bengong on Napi Anak Tanpa Kebebasan, Tanpa Pendidikan
- weka on Kekuatan di Balik Kesederhanaan Rumah Bali
- Waja on Investasi Buyan Ditolak, Lalu Apa?
- Waja on Mungkinkah Bali Hijau Kembali?
- riri on Keadilan Gender dari Bale Paselang
Topik
Advokasi
Agama
Agenda
Anak-anak
Badung
Bali
Bali Blogger
Budaya
Buku
Buleleng
Denpasar
Diskusi
Ekonomi
Gianyar
HIV/AIDS
Internet
Jalan-Jalan
Jurnalisme
Karangasem
Kesehatan
Kesehatan Reproduksi
Klungkung
Komunitas
Kriminal
Kuliner
Kuta
Lingkungan
LSM
Media
Narkoba
NGO
Opini
Pariwisata
Pendidikan
Pertanian
Politik
Seni
Seni Rupa
Sosial
Sosok
Tabanan
Teknologi
Toleransi
Traveling
Travelling Agama (32)
Agenda (283)
Budaya (378)
Buku (45)
Denpasar (175)
Denpasar Before & After (17)
Jalan-Jalan (202)
Kabar Anyar (667)
Kesehatan (67)
Kuliner (106)
Lingkungan (54)
Lowongan Peluang (18)
Media (15)
Opini (216)
Pendidikan (34)
Politik (29)
Sekitar Denpasar (223)
Sosial (69)
Sosok (97)
Teknologi (180)
Topik (23)
Ulasan (5)
Video (7)
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
- usai hujan deras semalam, gerimis yg kini msh trsisa di #bali pagi ini.. 16 hrs ago
- kemacetan di jl ahmad yani - kartini brakhir di prtigaan jl maruti cokroaminto dps #bali 1 day ago
- via @saylow: sekarang ke lembongan ada alternative fast cruises buat local cuma Rp. 50.000,- dapet aqua botol kecil http://www.rockyfastcrui 1 day ago
- jl ahmad yani ke kartini denpasar #bali macet total sore ini 1 day ago
- nonton balapan ala #bali sila buka http://tinyurl.com/28vemmj 1 day ago
- More updates...






