Teks Putu Setiawan, Foto Anton Muhajir Jika saja tanggal 19 September 2009 kemarin Bali tidak diguncang gempa, mungkin kedua anak saya Devi (7) dan Wulan (5) tidak akan pernah tahu [...]
Oleh Putu Setiawan Dulu waktu saya kuliah di tanah Jawa sana, temen satu kampus saya pernah melontarkan guyonan kepada saya, soal jiwa seni orang Bali . Temen saya ini bilang: [...]
Oleh Putra Setiawan Masyarakat Italia sejak ratusan tahun lalu juga sudah mengenal kesenian sejenis wayang yang bernama teatro di guarrettelle. Nah, belum lama ini, wayang ala negeri Italia ini dipentaskan [...]
Oleh Putu Setiawan Sebagai seorang penggemar kuliner kategori ‘hardcore’, keinginan untuk menikmati daging bukal atau kalong atau kelelawar, sudah lama terpendam. Mungkin sejak saya duduk di bangku SMA, tahun 1990-an. [...]
Oleh Putu Setiawan Di sela-sela mengantar anak saya Devi, sekolah nol besar di TK Pertiwi Kereneng, saya kadang menyempatkan diri melali (main) ke pasar loak Kereneng. Ini untuk ‘membunuh’ waktu [...]
Oleh Putu Setiawan Puluhan kartunis asal negeri kangguru batal ke Bali pasca dikeluarkannya travel advisory oleh pemerintah Australia. Para kartunis ini sebelumnya direncanakan datang ke Bali untuk mengikuti pameran kartun [...]