29th July 2007

Diminati Gay Eksekutif, Rahasia Terjamin

posted in Budaya | contributor : Agustinus Wibowo | 2,806 views

Oleh Agustinus Wibowo

Bagi para kaum gay, massage panggilan menjadi sebuah ajang tersendiri untuk mencari pasangan, yang selama ini sangat sulit didapat. Bila sudah cocok, duit bukan menjadi persoalan. 

Keberadaan kaum pria penyuka sejenis atau gay, tak bisa dipungkiri lagi. Meski banyak yang mengutuk dan mengecam karena kerap dianggap sebagai noda manusia, kaum ini tetap eksis. Juga di Bali sebagai salah satu kawasan pariwisata internasional. Karena itu, berbicara tentang bisnis seks ala massage panggilan on call  ini, juga melibatkan kaum gay di dalamnya. Bahkan belakangan, mereka semakin agresif saja.   Simaklah bunyi iklan baris di salah satu media besar di Bali berikut ini. “Massage kebugaran lulur dengan tenaga pria muda, khusus untuk pria. Bisa service 24 jam, khusus panggilan rahasia terjamin Call 0815581XXXX.” Hmmm, tanpa tedeng aling-aling, mereka mengiklankan diri untuk memberi servis bagi para penyuka sejenis ini.  Beberapa waktu lalu, saya berhasil menemui Hen, 23, seorang pria yang melakoni bisnis seks ini. Tentu saja setelah saya menelepon, bikin janji dan membayar waktunya yang saya sita. (But please, jangan tuduh saya yang tidak-tidak ya, ini semua dilakukan hanya untuk sebuah berita). Menurut Hen yang asli Jakarta ini, tamu dari kalangan gay justru sangat lebar pasarnya. “Dari yang wisatawan, sampai orang-orang lokal,” ujar Hen yang mengaku tinggal di bilangan Jalan Pulau Adi Denpasar ini. Karena itu, di beberapa media berbahasa asing di Bali, dia juga memasang iklan untuk menyasar para wisatawan penyuka sejenis, yang tentu saja berkantong tebal. Sementara untuk pelanggan lokal, juga tak kalah banyaknya. Dengan alasan ini, Hen mempunyai sejumlah teman pemijat lainnya yang juga sama-sama gay. Maksudnya untuk saling mengisi bila orderan banyak, sementara dia sedang ‘tanggung’ menyervis tamunya. “Bukan anak buah, tapi teman-teman. Kita kan bukan orang kantoran,”ujarnya bercanda. Mereka saling bekerjasama satu sama lain. Hanya saja dia enggan membeber, bagaimana sistem kerjanya dan bagaimana bagi hasilnya.  Pria lokal yang mencari layanan ini, menurut Hen justru dari kalangan berada. Bahkan di antaranya adalah eksekutif yang mempunyai posisi penting di sebuah perusahaan. Orang dari kategori ini, menurut Hen, memang tergolong agak ‘susah’ untuk mendapatkan partner seks sejenisnya.  Masalahnya, yang pertama adalah reputasi. Sebab, banyak gay yang tidak ingin diketahui atau dikenali sebagai gay. Karena itu, untuk lebih amannya mereka menggunakan jasa panggilan ini. Selain rahasia terjamin, mereka juga bisa menggunakan tempat apa saja sebagai ajang transaksi. Karena itu, dalam iklan baris yang seminggu bisa 4-5 kali dipasangnya, Hen mengaku selalu mencantumkan ‘rahasia dijamin’. Uniknya, Hen sendiri mengaku tidak bisa memijat atau melakukan refleksi massage apapun. Paling-paling, menurutnya hanyalah pijatan ringan yang tak membutuhkan kemampuan apapun. Lho, kan di iklan katanya menawawarkan massage kebugaran? Menjawab hal ini, dia hanya tertawa. “Semua juga tahu. Mereka memanggil kita sebenarnya bukan untuk memijat,”ujarnya.   Kalau niatnya memang mau mencari pijat yang benar-benar menyegarkan, yang disasar pasti pemijat yang profesional. Namun meski begitu, dia mengaku selalau berusaha untuk menuruti apa saja yang diminta oleh partnernya. Yang pasti, segala jenis servis yang tren di kalangan gay seperti mandi kucing dan teknik-teknik lainnya yang tidak layak dipapar di sini, siap disajikan demi kepuasan sang tamu. Lantas berapa tarif yang dipasang para penyedia layanan sejenis on call ini? Inilah hebatnya kaum pria bila dibandingkan dengan massage girl. Menurut Hen, semuanya tergantung pada kepuasan yang diterima sang tamu. Menurutnya, dia pernah menerima Rp 1 juta cash ketika menerima order dari seorang bule. Tapi pernah juga dia tidak meminta bayaran apapun, karena di matanya, sang tamu adalah brondong yang menurutnya adalah pasangan yang sangat ideal dan berubah menjadi cinta sejenis. “Biasanya hubungannya menjadi jangka panjang, bukan hanya sekali dua transaksi saja,” ujarnya. Bila ini yang terjadi, maka apapun kebutuhan Hen akan dipenuhi oleh sang tamu tadi. Istilahnya, dia menjadi simpanan yang siap bila harus memuaskan sang tamu kapan pun diinginkan. [b] -tulisan ini pernah dipublikasikan NusaBali-

This entry was posted on Sunday, July 29th, 2007 at 9:32 pm and is filed under Budaya. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

There are currently 13 responses to “Diminati Gay Eksekutif, Rahasia Terjamin”

Why not let us know what you think by adding your own comment! Your opinion is as valid as anyone elses, so come on... let us know what you think.

  1. 1 On August 2nd, 2007, lode said:

    bli bowo, tulis pengalaman servis-nya dong. klimaknya dong
    btw, di pattaya-surabaya, temen-temen gay lebih atraktif. kegiatannya lebih art, ketimbang di Bali (??) yang clubbing doang. Mereka lebih terbuka dan membuka untuk dikritik warga sekitarnya.
    trus ada yang cool, suka ngelihatnya. But, dia mana tegang ma daku ya. hik…hik..

  2. 2 On August 3rd, 2007, Hermen said:

    Konon setiap manusia memiliki sisi ‘terliar’ dalam dirinya yang sesekali bisa menyeruak dalam aksi dan laku konkrit. Seperti diungkapkan artis yang sedang naik daun, Luna Maya, bahwa setiap orang memiliki naluri liar. Juga dalam kehidupan seks, setiap orang terlibat dalam ‘penyelewengan’ seks. Dalam teropong Sigmund Freud, energi seks adalah daya kehidupan yang paling menentukan orientasi dasar setiap pilihan hidup manusia.
    Seks adalah energi atau kekuatan mahadashyat yang dianugerahkan kepada manusia. Manusia pun terlahir karena aktivitas seks yang ’semurni’ apapun dan dalam balutan moral perkawinan, tetap tidak terlepas dari gairah yang menggebu, hasrat binal yang kerap timbul dari fantasi seks dan nafsu meniti sebuah pendakian kenikmatan badani. Itulah gairah suci sekaligus liar. Maka tak heran bila budayawan YB Mangunwijaya berkomentar indah, antara seks dan nafsu dipisahkan oleh garis mahatipis, sampai-sampai alat kelamin berdekatan sekali dengan lubang anus.
    Masyarakat modern gemar membaca dan mengikut arus berita soal penyelewengan seks berdasarkan kategori deviasi/penyimpangan yang dibuat para psikolog abad 19-20. Ada masokisme, fetisisme, bestialisme, dll segudang -isme lainnya. Juga penelusuran wartawan masih berkutat seputar deviasi seks yang hanya menyorot soal aktivitas perlendiran, aneka gaya, gairah, dan hentakan birahi. Secara tidak langsung, pers dan wartawan turut menciptakan masyarakat pembaca yang merasa puas secara seksual setelah mengeja kata demi kata. Saat ini belum ada kajian komprehensif soal gejala ‘gila seks’ dengan mengeja kata-kata yang mengupas sisi liar aktivitas seks, entah heteroseks maupun homoseks.
    Laporan wartawan soal deviasi seks tanpa menulis detail soal permainan seks kerap dianggap sebagai tulisan tidak bernyawa. Padahal, isi tulisan tersebut tidak sesuai dengan minat mereka yang terkategori: menggapai kenikmatan seks literer.
    Sehingga tulisan Sdr Agustinus Wibowo sudah memenuhi standar laporan berita soal sebuah fenomena tersembunyi di tengah masyarakat. Lalu, soal aktivitas di ranjang, jangan dikupas detil agar, wartawan tidak menambah daftar panjang penikmat seks literer. Kontak lanjut/diskusi, hermen_aku@yahoo.com.

  3. 3 On August 5th, 2007, bayoe said:

    mantap nih bang bowo…bisa belusukan masuk sana…tapi memang sekarang eksistensi kaum sejenis sudah mulai terlihat dan tentunya bali menjadi tempat yang ideal sebab iklimnya bebas asal gak merugikan orang lain….
    kalo detailnya mah kagak perlu lah….mantaf….

  4. 4 On October 26th, 2007, adriano said:

    Bolehkah saya mendapat seorang laki-laki untuk temani saya selama di Bali? Bagaimana saya bisa menghubungi dan kalau bisa saya dapatkan informasi mengenai harga…Saya butu seorang yang bertubuh olahragawan. dan umurnya kira-kira antara 18-25. Tolong balas dan saya membutuhkan selama 3 malam di Bali. Ok? Kemungkinan saya akan tinggal di Hotel Melasti-Kuta

  5. 5 On November 5th, 2007, Andi said:

    kapan ke Bali? saya siap menemani selama anda di Bali. saya orang Bali, usia anda berapa? saya usia 25 tahun. bersih dan baik hati. hub 081 337 960295

  6. 6 On November 13th, 2007, ryan said:

    aku butuh pria bule cakep, atletis, yg mau berkencan dan jalan2 utk 3 malam di bali. if u that .. just send to my e-mail … hunkygay1978@gmail.com. tapi jika bukan kamu orgnya tetapi kamu tau dan mau jd makelarnya maka tentu ada imbalannya. tolong yah.. plss…. aku lg butuh ni. thanks.

  7. 7 On May 17th, 2008, andi said:

    aku cowok umur 21 tahun, cakep, pengen cari pria bule umur 30 - 50 tahun, aku ajak kencan dan ku jadiin pacar. tolong aku. silahkan kirim foto pria bule n biodata n nomor hp ke emailku. andiwijayaa@yahoo.co.id. terima kasih untuk anda

  8. 8 On June 10th, 2008, Toro said:

    Saya 172 cm,24 th, siap untk anda. 081348081479 , atletis, namun sawo matang, kerjaan SPB.

  9. 9 On July 12th, 2008, vindarv said:

    Kalo ingin berhubungan dengan saya silahkan hub. 081366591007

  10. 10 On July 12th, 2008, vindarv said:

    O..ya. E-mail saya Vin_darv@yahoo.co.id

  11. 11 On August 19th, 2008, anto said:

    buat yang mau hubungan sama saya silahkan hubungi 085228198489.bisa mijat 100% asli pijat dan service lain. bagi orang bule di kasih yang plus plus

  12. 12 On August 21st, 2008, andi said:

    banjarmasin hbgi ya di harus yang cakep .umur gw 19 th,bretv 57,tgg 156.hbgi jam 9 mlm 08195680453

  13. 13 On August 26th, 2008, Rahman said:

    GW eksmud di medan 26 th, bagi bule or lokal yang mo dimedan gw siap nemanin, e ,ail gw ya rahmana5108_medan@yahoo.com

Leave a Reply

Sebarkan ke Dunia
delicious
digg
technorati
reddit
magnolia
stumbleupon
yahoo
google
eXTReMe Tracker