<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Festival Gajah Mada</title>
	<atom:link href="http://www.balebengong.net/budaya/2007/10/13/festival-gajah-mada.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.balebengong.net/budaya/2007/10/13/festival-gajah-mada.html</link>
	<description>Berbagi Informasi tentang Bali</description>
	<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 11:46:41 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.1</generator>
		<item>
		<title>By: Bali Fotografer</title>
		<link>http://www.balebengong.net/budaya/2007/10/13/festival-gajah-mada.html#comment-8374</link>
		<dc:creator>Bali Fotografer</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 09:33:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/2007/10/13/festival-gajah-mada/#comment-8374</guid>
		<description>beruntung sekarang sekarang digelar lagi festival untuk mengenang kejayaan Gajah Mada.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>beruntung sekarang sekarang digelar lagi festival untuk mengenang kejayaan Gajah Mada.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nunk</title>
		<link>http://www.balebengong.net/budaya/2007/10/13/festival-gajah-mada.html#comment-7893</link>
		<dc:creator>Nunk</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 08:11:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/2007/10/13/festival-gajah-mada/#comment-7893</guid>
		<description>saya justru takut makin lama gajah mada menghilang. padahal kasihan jika kota tua seperti ini tidak dikenang sepanjang usia. sekarang saja saya merasa kehilangan sejarah kota tua gajah mada. bagaimana tahun2 berikutnya ya???????????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya justru takut makin lama gajah mada menghilang. padahal kasihan jika kota tua seperti ini tidak dikenang sepanjang usia. sekarang saja saya merasa kehilangan sejarah kota tua gajah mada. bagaimana tahun2 berikutnya ya???????????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nyoman</title>
		<link>http://www.balebengong.net/budaya/2007/10/13/festival-gajah-mada.html#comment-1836</link>
		<dc:creator>Nyoman</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jan 2008 11:37:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/2007/10/13/festival-gajah-mada/#comment-1836</guid>
		<description>Pak Darma Putra, di Brisbane tinggal dimana?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Darma Putra, di Brisbane tinggal dimana?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hari</title>
		<link>http://www.balebengong.net/budaya/2007/10/13/festival-gajah-mada.html#comment-1457</link>
		<dc:creator>Hari</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 03:52:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/2007/10/13/festival-gajah-mada/#comment-1457</guid>
		<description>Jalanan Denpasar sudah terlalu sempit untuk bergerak, apalagi kalau mau ditambah dengan kegiatan macam-macam. Idenya bagus tapi infrastruktunya tidak mendukung; Jl Gajah Mada sekarang harusnya diperlebar bukan dipersempit seperti sekarang...membuat bernafas saja jadi sulit.

Sebenarnya di bawah pasar badung dibuat parkir terpadu. Parkir dibangun 2 lantai di bawah tanah, dengan sistem penghawaan yang bagus saya pikir bisa jadi solusi supaya tidak parkir sembarangan spt sekarang.

Jalan 1 arah mungkin solusi baik untuk jalan sempit seperti Jl. Gajah ada, Jl. Diponegoro, Jl. Hasanudin, dll, tapi untuk jangka panjang ini bukan jadi solusi tapi jadi sumber polusi dan pemborosan energi yang luar biasa. Untuk menempuh rute Gunung Agung ke Ramayana saja harus berputar 1-2 km...bisa dibayangkan polusi, energi, waktu yang terbuang dalam 1 hari..1 minggu..1 bulan..1 tahun...

Kasihan Denpasar...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jalanan Denpasar sudah terlalu sempit untuk bergerak, apalagi kalau mau ditambah dengan kegiatan macam-macam. Idenya bagus tapi infrastruktunya tidak mendukung; Jl Gajah Mada sekarang harusnya diperlebar bukan dipersempit seperti sekarang&#8230;membuat bernafas saja jadi sulit.</p>
<p>Sebenarnya di bawah pasar badung dibuat parkir terpadu. Parkir dibangun 2 lantai di bawah tanah, dengan sistem penghawaan yang bagus saya pikir bisa jadi solusi supaya tidak parkir sembarangan spt sekarang.</p>
<p>Jalan 1 arah mungkin solusi baik untuk jalan sempit seperti Jl. Gajah ada, Jl. Diponegoro, Jl. Hasanudin, dll, tapi untuk jangka panjang ini bukan jadi solusi tapi jadi sumber polusi dan pemborosan energi yang luar biasa. Untuk menempuh rute Gunung Agung ke Ramayana saja harus berputar 1-2 km&#8230;bisa dibayangkan polusi, energi, waktu yang terbuang dalam 1 hari..1 minggu..1 bulan..1 tahun&#8230;</p>
<p>Kasihan Denpasar&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: diah ak</title>
		<link>http://www.balebengong.net/budaya/2007/10/13/festival-gajah-mada.html#comment-700</link>
		<dc:creator>diah ak</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 06:34:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/2007/10/13/festival-gajah-mada/#comment-700</guid>
		<description>Wah, ini dia yang saya cari.sayang tidak ada fotonya ya. makasih atas infonya. Dalam buku ulang tahun denpasar yang ke 15, ada pernyataan bahwa gajahmada dulunya adalah kawasan pecinaan. Kalau ada informasi yang lebih lengkap, saya mohon bantuannya. Terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah, ini dia yang saya cari.sayang tidak ada fotonya ya. makasih atas infonya. Dalam buku ulang tahun denpasar yang ke 15, ada pernyataan bahwa gajahmada dulunya adalah kawasan pecinaan. Kalau ada informasi yang lebih lengkap, saya mohon bantuannya. Terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: made rotten</title>
		<link>http://www.balebengong.net/budaya/2007/10/13/festival-gajah-mada.html#comment-539</link>
		<dc:creator>made rotten</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2007 07:23:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/2007/10/13/festival-gajah-mada/#comment-539</guid>
		<description>&lt;p&gt;biasa aja, nggak usah terfiksasi dengan waktu tertentu lah. sebagai pengungsi (meminjam istilah gde prama) dari masa lalu ke masa kini, dan tidak nyaman dengan suasana masa kini, tentu tidak bijaksana membanding2kan seperti ini. hmm..dinamislah.seseorang yang sanggup bertahan bukanlah orang yang pintar, bukan juga orang kuat, tetapi yang mampu mengikuti dinamika perubahan.&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>biasa aja, nggak usah terfiksasi dengan waktu tertentu lah. sebagai pengungsi (meminjam istilah gde prama) dari masa lalu ke masa kini, dan tidak nyaman dengan suasana masa kini, tentu tidak bijaksana membanding2kan seperti ini. hmm..dinamislah.seseorang yang sanggup bertahan bukanlah orang yang pintar, bukan juga orang kuat, tetapi yang mampu mengikuti dinamika perubahan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kadek Nusa</title>
		<link>http://www.balebengong.net/budaya/2007/10/13/festival-gajah-mada.html#comment-530</link>
		<dc:creator>Kadek Nusa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 20:55:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/2007/10/13/festival-gajah-mada/#comment-530</guid>
		<description>jadi teringat kenangan masa lalu..pertama kali ke Jl Gajah Mada taon 86 kelas 1 SD, wah atmosfirnya luar biasa sekali:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi teringat kenangan masa lalu..pertama kali ke Jl Gajah Mada taon 86 kelas 1 SD, wah atmosfirnya luar biasa sekali:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arief Budiman</title>
		<link>http://www.balebengong.net/budaya/2007/10/13/festival-gajah-mada.html#comment-528</link>
		<dc:creator>Arief Budiman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 07:09:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/2007/10/13/festival-gajah-mada/#comment-528</guid>
		<description>Menarik menyimak tulisan Bli DP mengenai Gajah Mada ini. Semestinya sosialisasi Denpasar Kota Budaya gencar dilakukan Pemkot melibatkan warga dan banyak pihak. Telah jelas potensi masa silam dan jika dipetakan kembali akan sangat menarik apalagi jika digabungkan dengan kekinian yang ada di Denpasar. Yang tak kalah menarik sebetulnya adalah keberadaan Hotel Bali sebagaimana termuat dalam sejarah ia adalah Hotel pertama yang dibuat sebagai fasilitas KPM, maskapai pelayaran Belanda saat itu. Bangunan art deco nya sangat khas dan jika dioperasikan dengan sangat baik dengan merekonstruksi kepada wujudnya dulu besar kemungkinan menjadi legenda seperti Hotel Raffles di Singapura yang hingga saat ini menjadi hotel favorit yang berkelas (http://singapore-raffles.raffles.com/z912/photo_gallery.html). 
Buat Bli DP, Jika tulisannya telah lebih dari cukup dan dilengkapi dokumentasi foto/gambar yang aduhai bisa menjadi coffee table book yang melengkapi pustaka Denpasar dan layak diminati siapa saja. Selamat dan salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik menyimak tulisan Bli DP mengenai Gajah Mada ini. Semestinya sosialisasi Denpasar Kota Budaya gencar dilakukan Pemkot melibatkan warga dan banyak pihak. Telah jelas potensi masa silam dan jika dipetakan kembali akan sangat menarik apalagi jika digabungkan dengan kekinian yang ada di Denpasar. Yang tak kalah menarik sebetulnya adalah keberadaan Hotel Bali sebagaimana termuat dalam sejarah ia adalah Hotel pertama yang dibuat sebagai fasilitas KPM, maskapai pelayaran Belanda saat itu. Bangunan art deco nya sangat khas dan jika dioperasikan dengan sangat baik dengan merekonstruksi kepada wujudnya dulu besar kemungkinan menjadi legenda seperti Hotel Raffles di Singapura yang hingga saat ini menjadi hotel favorit yang berkelas (http://singapore-raffles.raffles.com/z912/photo_gallery.html).<br />
Buat Bli DP, Jika tulisannya telah lebih dari cukup dan dilengkapi dokumentasi foto/gambar yang aduhai bisa menjadi coffee table book yang melengkapi pustaka Denpasar dan layak diminati siapa saja. Selamat dan salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
