10th December 2007

”Kidung Kasmaran”, Apa Kabarmu?

posted in Budaya, Sosok | contributor : Penunggu Bale Bengong | 419 views

Oleh Made Suardana

“Dingehang adi/ Ne jani beli megending…// Kidung kasmaran nyinahang tresnan beline…”

Itulah sepenggal lirik lagu Bali yang berjudul ”Kidung Kasmaran” dari Okid Kris. Pertama kali penulis mendengar lagu ini pada tahun 1990 (kelas VI SD). Waktu itu sedang berlibur di Lombok karena ada kakak sepupu saya yang kuliah di sana. Sampai sekarang pun penulis selalu mendengarkan lagu tersebut dan geregetnya masih terasa seperti saat mendengarnya pertama kali.

Lagu tersebut sangat fenomenal, musiknya simple tapi sense of lagu Balinya kuat sekali tanpa harus terjebak dalam sebuah stereotip tertentu, sebuah legenda abadi dan tetap jadi koleksi saya dari zamannya kaset lusuh (tidak ada kaset cover-nya) sampai zaman ipod sekarang.

Penulis sangat ingin mengetahui informasi tentang penyanyi dan pencipta lagu tersebut. Siapakah Okid Kris itu? Adakah dia mengeluarkan album lain selain ”Kidung Kasmaran” itu? Pernahkan dibuat video klipnya? Tahun berapa sebenarnya album itu keluar pertama kali? Apakah dia masih eksis di blantika musik Bali sekarang?

This entry was posted on Monday, December 10th, 2007 at 7:25 am and is filed under Budaya, Sosok. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

There are currently 6 responses to “”Kidung Kasmaran”, Apa Kabarmu?”

Why not let us know what you think by adding your own comment! Your opinion is as valid as anyone elses, so come on... let us know what you think.

  1. 1 On December 10th, 2007, I Made Suryawan said:

    Saya ingin review sedikit. Kalo mengenai pencipta atau penyanyinya, saya kurang tahu. :) Tapi yang saya ingat lagu ini adalah lagu yang sering dijadiin lagu pertama untuk belajar gitar (sepengalaman saya dan orang2 di sekitar saya). Soalnya lagu ini tidak sulit kunci-kunci nya buat dimainin. :) CMIIW.

  2. 2 On December 10th, 2007, artana said:

    “Setuju sekali ”
    Lagu tersebut kayaknya sudah seharusnya menjadi “lagu wajib” bagi penyanyi-penyanyi pop Bali jaman sekarang… sama seperti “kusir Dokar”..dan lagu- lagu angkatan 80-an yang sepertinya tidak
    Lirik dan iramanya bear-benar murni, padat makna, dengan bahasa yang benar-benar mengikuti kaidah. Berbeda dengan lagu Bali yang ada sekarang yang terkadang tidak memperhatikan kaidah bahasa Bali.

  3. 3 On December 10th, 2007, wira said:

    lagunya top bgt… temen saya yang awalnya tidak suka lagu bali (sblm ada lolot) pun suka dengan lagu ini, maklum dulu lagu bali dianggap “ndeso”, tapi hidup di pedesaan membuat saya menyukai lagu bali dari jaman yong sagita, widi widiana kemudian jaman rock alternative sampai kini nanoe biroe.. semoga musik berbahasa bali semakin maju!

  4. 4 On December 11th, 2007, Made Suardana said:

    Ada yang menginformasikan bahwa nama penyanyi sebenarnya adalah Ketut(?) Diko (kebalikan dari ‘okid’)cuman ga tahu benar apa tidak. Betul banget lagu wajib bagi yang mulai belajar gitar :)

  5. 5 On December 11th, 2007, made_rotten said:

    Yang benar adalah OKID KRES.
    Sayang sekali yang bersangkutan sekarang sudah almarhum.meninggal muda setahu atau dua tahun lalu.

  6. 6 On April 10th, 2008, JENGKI said:

    aku juga suka lagu itu. semestinya para pencipta lagu pop bali sekarang belajar dari lagu itu buat mencipta lagu cinta yang oke.

Leave a Reply

Sebarkan ke Dunia
delicious
digg
technorati
reddit
magnolia
stumbleupon
yahoo
google
eXTReMe Tracker