RSS

Archive for the ‘Agama’ Category

Wednesday, February 24th, 2010 by Luh De Suriyani

Ini Dia Gay dan Waria Pilihan Bali

Teks dan Foto Luh De Suriyani Setelah vakum lima tahun, Yayasan GAYa Dewata (GD), kembali melakukan pemilihan duta penanggulangan AIDS di Bali yang disebut Raka dan Rai untuk kelompok gay dan waria, Sabtu malam. Terpilih Surya Tan sebagai Raka dan Ella Wasabi sebagai Rai. Surya adalah pria gay muda yang pernah bekerja 1,5 tahun sebagai petugas lapangan ...

. . . Agama . Agenda . Denpasar . Kabar Anyar . Kesehatan

Thursday, December 17th, 2009 by Luh De Suriyani

Sukla dan Carikan dalam Masyarakat Hindu

Teks Cahya Legawa, Foto Anton Muhajir Dalam budaya Bali dikenal kata/istilah sukla, yang berarti sesuatu yang masih murni/baru. Semisal buah yang baru dipetik kemudian digunakan dalam persembahyangan, maka buah itu disebut sukla. Kebalikannya adalah carikan, yaitu sesuatu yang sudah bekas, semisal nasi yang sudah dimakan, sisanya disebut carikan. Pengertian sukla dalam budaya kemudian meluas. Seperti piring sukla, atau ...

. . . Agama . Budaya . Kabar Anyar . Topik

Friday, November 13th, 2009 by Wayan Sunarta

Rudat, Kesenian Islam yang Mengesankan

Teks dan Foto Wayan Sunarta Siang itu, warga Muslim di Kecicang, Karangasem, berkerumun dan berdesak-desakan di sebuah lapangan kecil tak jauh dari masjid. Laki-perempuan, tua-muda, anak-anak kecil, semua menampakkan wajah sumringah. Mereka disuguhkan pementasan rudat. Mahdan, warga Kecicang, khusus mengundang kelompok kesenian rudat untuk memeriahkan pesta perkawinannya. “Kelompok rudat itu dari kampung Kecicang,” ujar Mahdan, yang pernah ...

. . . . Agama . Budaya . Jalan-Jalan . Kabar Anyar . Sekitar Denpasar

Monday, October 26th, 2009 by I Made Andi Arsana

Perayaan Sederhana Penuh Makna

Teks dan Foto I Made Andi Arsana Rasanya baru kemarin menyaksikan nuansa Bali yang sedemikian meriah di halaman Old Darlington School, Sydney University. Ternyata masa itu telah berlalu 210 hari lamanya. Minggu lalu, suasana yang sama hadir kembali di tengah-tengah Komunitas Bali (Balinese Community, BC) di News South Wales (NSW), Australia. Halaman Old Darlington School di Sydney ...

. . . . . . Agama . Budaya . Jalan-Jalan . Kabar Anyar

Thursday, October 15th, 2009 by Anton Muhajir

Bersembahyang Sambil Jalan-jalan ke Menjangan

Teks dan Foto Anton Muhajir Seekor menjangan berdiri di pasir menyambut kami ketika baru berlabuh di dermaga selatan Pulau Menjangan Rabu (14/10) kemarin. Hewan seukuran anjing besar itu sepertinya masih muda. Sebab selain wajahnya yang masih imut-imut juga karena dia belum bertanduk sama sekali. Menjangan itu berdiri di atas pasir putih. Dia sesekali melihat ke arah kami. ...

. . . . . . Agama . Kabar Anyar . Sekitar Denpasar

Galungan Sunyi di Pulau Menjangan
Wednesday, October 14th, 2009 by Luh De Suriyani

Galungan Sunyi di Pulau Menjangan

Teks dan Foto Luh De Suriyani Dua ekor rusa (cervus timorensi) atau menjangan sedang berdiri dengan tenang di dalam Pura Taman Kelenting Sari, Pulau Menjangan, Buleleng, Rabu (14/10). Dua rusa jantan sebesar kuda poni ini seperti penjaga pura. Tanduknya tinggi dan kokoh. Mereka adalah tuan rumah di pulau ini. Para rusa hanya mengamati ketika sejumlah pengunjung menaruh ...

. . . . Agama . Kabar Anyar . Sekitar Denpasar

Monday, October 12th, 2009 by Luh De Suriyani

Gema Perdamaian untuk Meningkatkan Toleransi

Teks Luh De Suriyani Sedikitnya seribu warga mengikuti prosesi gema perdamaian, Senin malam di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Renon, Denpasar. Mereka mengarak ratusan meter kain putih sambil berkeliling lapangan. Ribuan orang ini berasal dari latar belakang suku, etnis, dan agama yang berbeda. Untuk memperlihatkan kuatnya toleransi dan keberagaman di Bali pasca peristiwa bom hebat ...

. . . Agama . Agenda . Denpasar . Kabar Anyar

Belajar Islam Saat Odalan
Saturday, October 3rd, 2009 by Anton Muhajir

Belajar Islam Saat Odalan

Teks dan Foto Anton Muhajir Menjadi menantu orang Hindu Bali membuat saya juga harus bertoleransi pada upacara-upacara yang diadakan keluarga. Bukan hanya keluarga kecil seperti mertua atau saudara ipar tapi juga keluarga besar. Salah satu ciri khas Bali kan karena kuatnya ikatan di antara keluarga besar terutama saat upcara agama. Saya tidak terlalu sering ikut upacara seperti ...

. . . . . Agama . Budaya . Kabar Anyar . Opini

Friday, October 2nd, 2009 by Luh De Suriyani

Daratan, Sang Penghibur di Pura

Teks oleh Luh De Suriyani, Foto Anton Muhajir I Komang Dana, 24, bergegas menyiapkan dua buah tokasi, wadah anyaman tempat sesajen buahnya diletakkan. Ia mengikat tokasi itu dengan masing-masing seutas tali bambu, kemudian menumpukknya menjadi satu sebelum dibungkus kembali dengan sehelai kain mirip taplak meja. Setelah semua barang bawaannya siap, ia mulai mengenakan pakaian adatnya mulai dari ...

. . . . Agama . Budaya . Kabar Anyar . Topik

Friday, September 18th, 2009 by Luh De Suriyani

Merayakan Keragaman Agama Keluarga Bali

Teks Luh De Suriyani, Foto Agus Sumberdana I Komang Satria Wibawa, pria 24 tahun ini merasa geli setelah giginya dikikir atau dirapikan oleh tukang, awal September lalu. Alat pengikir gigi itu berbunyi nyaring untuk meratakan permukaan bawah gigi atas dan bawah Bowo, panggilan Satria Wibawa. Ia tengah mengikuti ritual adat potong gigi atau mepandes, ritual kewajiban ...

. . . . Agama . Budaya . Kabar Anyar

Thursday, September 17th, 2009 by Ni Komang Erviani

Tradisi Bali Muslim Kepaon

Teks Ni Komang Erviani, Foto Ilustrasi Anton Muhajir Lalu lalang masyarakat membawa nampan berisi makanan terlihat ramai di Kampung Islam Kepaon Denpasar menjelang matahari tenggelam pada Kamis pekan lalu. Masyarakat Kepaon yang mayoritas beragama Islam itu menuju satu titik yang sama, yakni Masjid Al Muhajirin yang berdiri megah di bagian tengah kampung. Nuansa Ramadhan di Kampung Islam ...

. . . . . . Agama . Budaya . Denpasar . Kabar Anyar

Sunday, September 13th, 2009 by Anton Muhajir

Suara Mengaji di Cafe Senggigi

Teks dan Foto Anton Muhajir Berkunjung ke Senggigi, kawasan wisata paling tersohor di Lombok, pada bulan Puasa ternyata memiliki keunikan tersendiri. Suara orang tadarus di antara dentuman musik cafe atau lalu lalang orang usai tarawih di depan turis-turis menenggak bir jadi hal lumrah. Bagi saya, kebersamaan dua sisi yang sering kali diposisikan berseberangan itu, adalah hal ...

. . . . Agama . Jalan-Jalan . Kabar Anyar

Tuesday, September 1st, 2009 by Luh De Suriyani

Buka Mata tentang Diskriminasi Odha

Oleh Luh De Suriyani Sejumlah pemuka lintas agama menyerukan pembentukan tim relawan dari pemuka agama untuk mengatasi diskriminasi pada orang dengan HIV/AIDS (Odha), Kamis pada dialog lintas agama soal AIDS di Denpasar. Hal ini terkait makin maraknya kasus diskriminasi jenazah Odha di Bali. Istina Dewi, aktivis pendampingan Odha dari lembaga Bali+ (Bali plus) mengatakan tahun ini sedikitnya ...

. . . Agama . Kabar Anyar . Kesehatan

Sekilas Mengenal Hindu Tengger
Sunday, August 30th, 2009 by Anton Muhajir

Sekilas Mengenal Hindu Tengger

Teks dan Foto Anton Muhajir Setiap perjalanan adalah upaya untuk berdialog tentang sebuah kebudayaan. Begitu pula perjalanan sepanjang lautan pasir menuju Gunung Bromo. Suko, pemuda 23 tahun yang sudah jadi pemandu kuda selama tujuh tahun, bisa menjadi teman perjalanan sekaligus pemandu yang menyenangkan. Dia fasih menjelaskan tiap hal yang saya tanyakan tentang kebudayaan masyarakat setempat, termasuk ...

. . . . Agama . Jalan-Jalan . Kabar Anyar

Tuesday, June 23rd, 2009 by Anton Muhajir

Sunatan Massal Mewujudkan Solidaritas Sosial

Oleh Anton Muhajir Penampilan Agung Wiradarma berbeda dengan 50 peserta sunatan massal lain di Banjar Karang Sari, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat Minggu (21/6) lalu. Agung berusia 24 tahun, sedangkan hampir semua peserta sunatan massal tersebut masih SD. Bahkan ada peserta yang baru berumur tiga tahun. Kalau peserta lain menggunakan baju muslim dengan sarung, kemeja putih, dan ...

. . . . Agama . Budaya

Sunday, March 22nd, 2009 by Darma Putra

Prosesi ‘Melasti’ Masyarakat Bali di Australia

Sumber Dasar Bali Masyarakat Bali yang tinggal di Brisbane, Australia menyambut Hari Raya Nyepi dengan melaksanakan prosesi ‘melasti’, Sabtu, 21 Maret 2009, di Paradise Point Beach, dekat Gold Coast, sekitar 70 km selatan kota Brisbane. Melasti adalah ritual penyucian bhuana agung (alam semesta) dan buana alit (jiwa raga) yang dilaksanakan menjelang tibanya hari raya Nyepi atau ...

. Agama . Budaya

Wednesday, March 18th, 2009 by Anton Muhajir

Merayakan Galungan dalam Keprihatinan

Oleh Anton Muhajir Tidak ada buah-buahan impor di gebogan, rangkaian buah sebagai persembahan dalam upacara Hindu, Kadek Andariani pada Galungan, Rabu (18/3) kali ini. Padahal warga Desa Ngis, Kecamatan Manggis, Karangasem itu biasanya selalu memilih buah mahal dalam gebogan tersebut. Apel impor merk Guan Juan, jeruk Sunkist, buah pir, serta anggur hijau harus selalu dia sediakan ...

. . . . Agama . Sekitar Denpasar

Wednesday, March 18th, 2009 by Luh De Suriyani

Hari Raya Alihkan Perhatian Warga dari Pemilu

Oleh Luh De Suriyani Lima pedagang dan tukang suun (buruh angkut) di Pasar Badung, Denpasar, hanya tertawa ketika ditanya soal Pemilu. Mereka mengaku tidak tahu kapan pelaksanaan pemungutan suara, terlebih soal calon-calon pemimpin pilihan mereka. “Sekarang lebih penting bagaimana caranya cari uang untuk Galungan, Kuningan, dan Nyepi,” sahut I Wayan Darsa, pedagang janur. Maret adalah bulan penuh ...

. . Agama

Saturday, March 7th, 2009 by Luh De Suriyani

Masak Budaya Dikalahkan Politik?

Oleh Luh De Suriyani Warga dan komunitas seni mengharapkan pemerintah tidak melarang pelaksanaan parade ogoh-ogoh (boneka raksasa menyerupai raksasa) tahun ini hanya karena alasan kesiapan menjelang Pemilu. Parade ogoh-ogoh bukan huru-hara sehingga pelaksanaannya tak perlu dilarang. Ogoh-ogoh sudah dianggap simbol pergantian tahun Caka umat Hindu di Bali yang dirayakan sehari sebelum Nyepi. “Pemerintah melihat parade ogoh-ogoh dalam ...

. . Agama . Budaya

Saturday, February 28th, 2009 by Swastinah Atmodjo

Denpasar Nyepi tanpa ogoh-ogoh

Oleh Swastinah Atmodjo Paruman (musyawarah) Majelis Madya Desa Pakraman Denpasar memutuskan untuk meniadakan pembuatan ogoh-ogoh baik dalam skala kecil maupun besar, pada perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1931, 26 Maret mendatang. Ketua Majelis Madya Desa Pekraman Denpasar I Made Karim, beberapa waktu lalu mengatakan, paruman sudah dilaksanakan akhir Januari lalu di Peguyangan Kangin, Denpasar Utara. Intinya, kata ...

. Agama

 Page 1 of 2  1  2 »
Iklan anda