9th July 2008

Suara Pastika Masih Terbanyak

Oleh Luh De Suriyani

Perolehan suara pasangan Made Mangku Pastika – AA Ngurah Puspayoga dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Bali yang digelar Rabu (9/7) di Bali belum terbendung. Pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini jauh meninggalkan calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) lain, Cok Budi Suryawan (CBS) – Gde Suweta dan Gde Winasa – Alit Putra. Hasil Pilgub Bali ini memang belum final, tapi setidaknya bisa jadi patokan.

Berdasarkan hasil perhitungan cepat (quick count) Lembaga Survei Indonesia (LSI), yang berakhir sekitar pukul 17.00 Wita, Pastika – Puspayoga masih memimpin dengan perolehan suara 54,94 persen. Urutan kedua CBS – Suweta yang diusung Partai Golkar bersama Koalisi Rakyat Bali dengan perolehan suara 26,05 persen. Adapun Winasa – Alit Putra, diusung Koalisi Kebangkitan Bali yang dimotori Partai Demokrat, ada di nomor buncit dengan perolehan suara 19,01 persen.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Kabar Anyar | Kontributor : Luh De Suriyani | 3 Komentar | 173 Views

9th July 2008

Pastika Menang di Pilgub Bali

Oleh Anton Muhajir

Hingga sekitar pukul 14.00 Wita, pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Made Mangku Pastika – Puspayoga mendapat suara terbanyak dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali. Pasangan ini mendapat suara setidaknya 55 persen. Sementara pasangan Cok Budi Suryawan (CBS) – Gde Suweta mendapat 28 persen dan Gde Winasa – Alit Putra 15 persen. Pastika - Puspayoga diusung oleh PDI Perjuangan. CBS - Suweta diusung Golkar dengan Koalisi Rakyat Bali. Winasa - Alit Putra diusung Koalisi Kebangkitan Bali yang dimotori Partai Demokrat.

Data ini diperoleh dari hasil sementara perhitungan cepat (quick count) Lembaga Survei Indonesia (LSI) di Bali. Koordinator LSI Bali Bodrek Arsana mengatakan data tersebut diperoleh dari sekitar 400 TPS yang didapat LSI melalui relawannya.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 10 Komentar | 461 Views

9th July 2008

KPU Payah, Kepala Dusun pun tak Dapat Kartu Pemilih

Oleh Ratna Hidayati

Pagi ini dugaanku terbukti, KPU Bali tidak melakukan persiapan matang dalam pemilihan gubernur, terutama dalam hal pendataan nama pemilih. Namaku tidak tercantum dalam daftar pemilih. Sia-sia aku datang ke TPS V di Banjar Batanpoh, Sanur, banjar tempat tinggalku.

“Surat panggilan yang berwarna putih mana?†tanya petugas TPS. “Saya nggak dikasih Pak, saya cuma punya kartu pemilih,†jawabku. Kartu pemilih itu aku dapatkan ketika pendataan pemilihan walikota Denpasar, itu seingatku.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 3 Komentar | 73 Views

8th July 2008

Gaya Baru Kampanye Pilgub Bali

Oleh Anton Muhajir

Pemilihan gubernur (Pilgub) Bali yang digelar Rabu (9/7) ini akan berbeda dengan Pilgub sebelumnya. Pada Pilgub kali ini, warga Bali akan memilih langsung calon gubernur dan calon wakil gubernur yang menurut mereka terbaik di antara calon-calon yang ada. Beda, misalnya, dengan Pilgub pada 2003 lalu yang dipilih oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bali. Saat itu, suara jutaan warga Bali ditentukan oleh puluhan anggota DPR Bali.

Perbedaan lain adalah soal cara berkampanye. Pada Pemilu 2004 lalu masih banyak pakai pengerahan massa. Pilgub kali ini lebih banyak dialognya. Satu hal yang masih sama adalah penggunaan baliho, poster, stiker, dan semacamnya yang menurut saya tetap saja tidak menarik. Tidak terlalu efektif menarik pemilih.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Teknologi, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 1 Komentar | 108 Views

7th July 2008

Mau Nyoblos Siapa Neh?

Oleh Pande Baik

Sebentar lagi provinsi ini akan memiliki pemimpin baru, salah satu dari tiga kandidat calon gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) yang rata-rata mempunyai daya bersaing tak sehat. Saling menjatuhkan lawannya demi mampu dipercaya dan melenggang ke panggung tanpa halangan berarti.

Namanya juga dunia politik. Gak ada lawan, gak ada kawan. Politik Tai Kucing!

Sempat pula menyaksikan debat para Cagub-Cawagub ini via teve swasta. Mereka memaparkan visi misi ‘bebas-gratisannya’ dalam waktu singkat. Terus menjawab satu per satu pertanyaan yang dilontarkan baik oleh penguji maupun publik.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Opini | Kontributor : Pande Baik | 2 Komentar | 78 Views

5th July 2008

‘Teatro di Guarrettelle’ Dipentaskan di Art Centre

Oleh Putra Setiawan

Masyarakat Italia sejak ratusan tahun lalu juga sudah mengenal kesenian sejenis wayang yang bernama teatro di guarrettelle. Nah, belum lama ini, wayang ala negeri Italia ini dipentaskan Taman Budaya, Denpasar Bali.

Pagelaran wayang ala Italia ini digelar di gedung tertutup Ksirarnawa. Pertunjukan wayang ini diawali dengan aksi monolog dalang yang bernama Pino Confessa.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Budaya, Kabar Anyar | Kontributor : Putu Setiawan | 0 Komentar | 51 Views

3rd July 2008

The Battle of FKY and PKB

Oleh Luh De Suriyani

Seru sekali judulnya ya. Haha.. Maksudnya untuk menunjukkan genderang perang di bidang kesenian memang mesti berani ditabuh. Bahwa kesenian dan pertunjukkan seni budaya memang berani diadu. Bidang ini, antara lain seharusnya kompetitif dalam memuaskan hasrat penonton dan pemujanya.

Nah tahun ini, nyaris pada saat yang sama, Pesta Kesenian Bali (PKB) dan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) dihelat. Dari segi daerah pelaksana, dua provinsi ini juga layak diadu. Punya tradisi, kesenian, dan budaya yang dijual untuk pelancong. Keduanya juga sudah berusia cukup tua, lebih dari 15 kali pelaksanaan. Nah, sekarang yang saya adu adalah bagaimana FKY dan PKB punya potensi memuaskan hasrat penontonnya? Karena saya yang menulis, pasti menuruti nafsu sendiri ya. Hehe

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Opini, Budaya | Kontributor : Luh De Suriyani | 3 Komentar | 134 Views

30th June 2008

Buletin Ubud Writer and Reader Festival Juni

Oleh Janet De Neefe

Sebagian persimpangan jalan di depan Istana Puri Ubud seperti hutan bambu, dijejali berbagai sarana dan prasarana upacara kremasi akbar 15 Juli mendatang. Dua sarkofagus berbentuk patung sapi jantan berukuran besar akan membawa jenazah dua Pangeran menuju pemakaman yang letaknya tidak jauh dari sana. Tujuh puluh warga dari berbagai banjar juga akan dikremasi pada hari yang sama. Inilah salah satu puncak kemeriahan kalender acara masyarakat Ubud: keramaian di jalanan sama semaraknya dengan keceriaan yang diciptakan setiap Ubud Writers & Readers Festival.

Sementara warga Ubud mempersiapkan persembahan untuk kremasi besar ini, tim Festival sedang sibuk mempersiapkan program dan detil-detil lainnya untuk Ubud Writers & Readers Festival yang kelima.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Sekitar Denpasar, Agenda, Jalan-Jalan, Buku, Budaya, Kabar Anyar | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 1 Komentar | 116 Views

24th June 2008

Buanglah Sampah di Negara Berkembang

Oleh Agung Wardana

Pertemuan para pihak (Conference of the Parties/ COP) 9 Basel Convention telah dibuka di BICC (Bali International Convention Centre), Senin (23/06/08). Konferensi ini nampak lebih sepi, baik dari segi delegasi yang hadir maupun sepi dari pemberitaan media, jika dibandingkan COP 13 UNFCCC Desember kemarin. Sepinya hal tersebut mungkin disebabkan oleh tema yang diangkat adalah masalah sudah biasa di telinga publik, yakni masalah ‘sampah’ dan dianggap cukup bisa terselesaikan dengan slogan kampanye “Jangan Buang Sampah Sembaranganâ€.

Gaya Hidup Sampah
Sistem ekonomi dominant, Kapitalisme, ternyata tidak hanya menyebabkan berbagai kasus eksploitasi buruh, perubahan iklim, pelanggaran hak masyarakat adat, namun juga melahirkan permasalahan sampah sebagai hasil dari gaya hidup.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Opini, Teknologi | Kontributor : Agung Wardana | 0 Komentar | 123 Views

20th June 2008

Tiga Pelukis Menguak Equilibrium

Oleh Wayan Sunarta

Tiga pelukis menyuarakan pandangannya tentang keseimbangan. Tiga pelukis yang meski telah kenyang terlibat dalam berbagai pameran bersama, namun tak henti-hentinya terus berproses dan memburu jati diri. Tiga pelukis tersebut adalah Wayan Wirawan (1975), Ketut Lekung Sugantika (1975) dan Sekartadji Supanto (1977). Mereka menampilkan karya-karya mutakhirnya lewat pameran bertajuk “Equilibrium†di Tonyraka Art Gallery, Ubud, Bali. Pameran yang berlangsung dari 30 Mei sampai 20 Juni 2008 ini dikuratori oleh Arif Bagus Prasetyo.

Para pelukis itu menyadari bahwa dunia, baik dunia ekologis, budaya dan mental sedang berada dalam ketidakseimbangan, mengalami chaos. Wirawan menyoroti peristiwa-peristiwa kehancuran ekologis yang telah terjadi di semua belahan bumi. Es di kutub telah lama mencair menyebabkan pemanasan global. Kehancuran hutan akibat kebakaran dan penebangan liar semakin parah. Banjir bandang mengincar setiap musim hujan, siap melumat perkampungan di bawahnya. Gempa bumi menjadi hantu yang menakutkan. Belum lagi masalah polusi alam (udara, air, tanah) akibat tindakan manusia yang tidak bisa menghargai alam.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Sekitar Denpasar, Sosok, Budaya | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 0 Komentar | 51 Views

eXTReMe Tracker