RSS

Archive for the ‘Budaya’ Category

Saturday, February 6th, 2010 by Wayan Sunarta

Welldo Wnophringgo, Seni Rupa yang Berjalan

Teks dan Foto Wayan Sunarta Lelaki ini terkesan sangar. Anak-anak pasti akan lari ketakutan melihatnya. Gadis-gadis yang tidak mengenalnya mungkin buru-buru menghindar ketika kebetulan berpapasan dengannya. Kalau lelaki ini berada di tengah keramaian dia selalu menjadi pusat perhatian. Kalau kebetulan dia muncul dalam acara-acara seni rupa, dia dengan mudah dikenali. Bahkan penampilannya seringkali mengalahkan acara pameran ...

. Budaya . Kabar Anyar . Sosok

Wednesday, February 3rd, 2010 by Anton Muhajir

Tak Hanya Sembahyang di Pura Jagatnatha

Teks Maryo Kempes, Foto Ilustrasi Sanat Kumara Pura terbesar di Denpasar ini bukan hanya untuk tempat sembahyang. Bisa jadi tempat tebar pesona,  pacaran, hingga menambah pendapatan. Jumat sore pekan lalu, ribuan pemuda dan pemudi dengan pakaian adat sembahyang ala Hindu Bali mulai mendatangi Pura Jagatnatha di sebelah timur Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Bali. Sudah menjadi tradisi bahwa ...

. . . . Budaya . Denpasar . Kabar Anyar . Sosial

Thursday, January 21st, 2010 by I Gusti Agung Made Wirautama

Meninggalnya si Raja Buduh Drama Gong

Teks Wira Utama, Foto Ilustrasi Luh De Suriyani Hari ini seperti biasa setiba di kantor saya langsung mengecek email, termasuk email dari milis BBC (Bali Blogger Community). Setelah membaca email satu persatu, saya tertarik dengan satu thread yaitu tentang meninggalnya Gede Yudana, salah satu seniman drama gong di Bali. Sebagai salah satu penggemar drama gong sejak ...

. . . . Budaya . Kabar Anyar . Sosok

Tuesday, January 12th, 2010 by Darma Putra

Menggunakan Seniman untuk Nama Jalan

Teks dan Foto I Nyoman Darma Putra Denpasar bertekad terus menjadi kota berwawasan budaya, tetapi mengapa nama-nama seniman Denpasar tidak diangkat menjadi nama-nama jalan di kota ini? Bukankah akan lebih klop kalau jalan-jalan di ibu kota Pulau Bali ini dihiasai dengan nama-nama seniman-budayawan yang berjasa mengharumkan citra kota ini di masa lalu bahkan sampai kini? Dalam sarasehan ...

. . . Budaya . Denpasar . Denpasar Before & After . Kabar Anyar . Sosok

Monday, January 11th, 2010 by Rofiqi Hasan

Merayakan dan Mengkritisi Keunikan Bali

Teks dan Foto AJI Denpasar Keberadaan Bali sebagai daerah tujuan wisata internasional sudah mendapat pengakuan dunia. Menariknya, eksistensi itu disertai klaim bahwa pariwisata Bali dipilari oleh kekayaan budaya yang turun temurun dijaga di daerah ini. Nilai-nilai dan tradisi budaya secara normatif terus- menerus dinyatakan sebagai yang terbaik dan digunakan untuk menilai dan menakar produk kebudayaan yang ...

. . . . . Agenda . Budaya . Denpasar . Kabar Anyar . Sosial

Sunday, December 20th, 2009 by Anton Muhajir

Seniman Enam Negara Adu Kreasi di Lepang

Teks dan Foto Ema Sukarelawanto Sebanyak 27 seniman dari enam negara bakal terlibat dalam happening art bertajuk ”Apa Ini, Apa Itu” yang digelar di Studio Suklu dan Pantai Lepang Klungkung, 29-31 Desember 2009. Sejak sepekan lalu sebagian dari seniman telah mengirimkan kru untuk mempersiapkan material untuk perhelatan multikesenian tersebut. Ketua panitia Wayan Sujana Suklu mengatakan kegiatan tutup ...

. . . Agenda . Budaya . Kabar Anyar

Thursday, December 17th, 2009 by Luh De Suriyani

Sukla dan Carikan dalam Masyarakat Hindu

Teks Cahya Legawa, Foto Anton Muhajir Dalam budaya Bali dikenal kata/istilah sukla, yang berarti sesuatu yang masih murni/baru. Semisal buah yang baru dipetik kemudian digunakan dalam persembahyangan, maka buah itu disebut sukla. Kebalikannya adalah carikan, yaitu sesuatu yang sudah bekas, semisal nasi yang sudah dimakan, sisanya disebut carikan. Pengertian sukla dalam budaya kemudian meluas. Seperti piring sukla, atau ...

. . . Agama . Budaya . Kabar Anyar . Topik

Wednesday, December 2nd, 2009 by I Nyoman Winata

Rabies Menggila karena Gengsi

Teks Nyoman Winata, Foto Luh De Suriyani Penyakit Anjing gila atau rabies yang menggila di Bali adalah akibat dari ulah manusia-manusia Bali sendiri. Kepentingan gengsi yang rada-rada tidak masuk diakal faktanya berakhir pada kesulitan yang dialami manusia Bali sendiri. Saya katakan menggilanya penyakit Anjing gila di Bali karena kepentingan gengsi manusia Bali mengingat fakta di mana ...

. . . Budaya . Denpasar . Kabar Anyar . Kesehatan . Opini . Topik

Friday, November 13th, 2009 by Wayan Sunarta

Rudat, Kesenian Islam yang Mengesankan

Teks dan Foto Wayan Sunarta Siang itu, warga Muslim di Kecicang, Karangasem, berkerumun dan berdesak-desakan di sebuah lapangan kecil tak jauh dari masjid. Laki-perempuan, tua-muda, anak-anak kecil, semua menampakkan wajah sumringah. Mereka disuguhkan pementasan rudat. Mahdan, warga Kecicang, khusus mengundang kelompok kesenian rudat untuk memeriahkan pesta perkawinannya. “Kelompok rudat itu dari kampung Kecicang,” ujar Mahdan, yang pernah ...

. . . . Agama . Budaya . Jalan-Jalan . Kabar Anyar . Sekitar Denpasar

Thursday, November 12th, 2009 by Ketut Sutawijaya

Bali di Mata Wisatawan

Teks Ketut Sutawijaya, Foto Ilustrasi Anton Muhajir Kali ini saya melihat Pulau Bali jauh berbeda dari apa yang telah saya jalani selama ini. Saya orang yang tumbuh besar di Bali, sampai akhirnya saya memilih hijrah ke kota gudeg, Yogyakarta. Bali adalah rumah utama bagi saya. Namun saya pikir hal ini telah kandas karena kunjungan terakhir saya ...

. . Budaya . Jalan-Jalan . Kabar Anyar . Opini . Sekitar Denpasar

Satu Rasa Bali dan India
Monday, November 2nd, 2009 by Luh De Suriyani

Satu Rasa Bali dan India

Teks Luh De Suriyani, Foto Ilustrasi Potret Bali Niveditha Parthasarathy, seorang guru tari perempuan India memperlihatkan sejumlah gerakan tari khas India yang enerjik, Kamis sore, di Indian Cultural Centre (ICC), Bali. Dalam lima menit Niveditha menunjukkan sejumlah gerakan tari Pusphanjali, sebuah tari dari Tamilnadu, India Selatan. Tarian ini mempunyai karakter sama dengan tari Puspanjali, nama tarian Bali ...

. . Budaya . Kabar Anyar

Kali Ini Subak yang Dikomersialkan
Wednesday, October 28th, 2009 by Anton Muhajir

Kali Ini Subak yang Dikomersialkan

Teks Anton Muhajir, Ilustrasi Restoran Subak Sebuah email datang di inbox kemarin sore. Pengirimnya Sugi Lanus, teman yang lebih banyak berdiskusi di dunia maya ketimbang bertemu muka. Isi emailnya: Subak sudah pindah ke Malaysia. Sugi memberikan tautan ke website Restoran Subak di Malaysia. Alamat situs restoran itu pakai identitas Malaysia di belakangnya (com.my). Aku cek alamat tersebut. ...

. . . Budaya . Kabar Anyar . Opini . Sosial

Monday, October 26th, 2009 by I Made Andi Arsana

Perayaan Sederhana Penuh Makna

Teks dan Foto I Made Andi Arsana Rasanya baru kemarin menyaksikan nuansa Bali yang sedemikian meriah di halaman Old Darlington School, Sydney University. Ternyata masa itu telah berlalu 210 hari lamanya. Minggu lalu, suasana yang sama hadir kembali di tengah-tengah Komunitas Bali (Balinese Community, BC) di News South Wales (NSW), Australia. Halaman Old Darlington School di Sydney ...

. . . . . . Agama . Budaya . Jalan-Jalan . Kabar Anyar

Tiada Henti Judi di Bali
Saturday, October 24th, 2009 by Anton Muhajir

Tiada Henti Judi di Bali

Teks dan Foto Anton Muhajir Karena lama tidak ngobrol dengan tetangga di gang rumah, malam ini saya ikut kumpul dengan mereka. Tempatnya di halaman salah satu warga. Biasanya sih para lelaki tetangga ini pada kumpul di gang saja. Tapi tumben malam ini di halaman rumah jadi tidak kelihatan dari jalan. Setelah saya melihat sendiri, saya baru tahu ...

. . . Budaya . Denpasar . Kabar Anyar . Sosial

Thursday, October 8th, 2009 by Luh De Suriyani

Berperang dengan Tipat Bantal di Kapal

Teks dan Foto Luh De Suriyani Lebih dari 1000 warga tumpah ruah di Jalan Raya Kapal, Mengwi, Kabupaten Badung, Senin sore. Usai persembahyangan di Pura Desa setempat, warga mengakhiri prosesi upacara agama Purnama Kapat dengan tradisi Perang Tipat Bantal (masiat tipat). Dua kelompok warga berhadap-hadapan di ruas jalan arah Denpasar-Gilimanuk yang ditutup sementara. Masing-masing orang mebawa tipat ...

. . . . Budaya . Jalan-Jalan . Kabar Anyar

Belajar Islam Saat Odalan
Saturday, October 3rd, 2009 by Anton Muhajir

Belajar Islam Saat Odalan

Teks dan Foto Anton Muhajir Menjadi menantu orang Hindu Bali membuat saya juga harus bertoleransi pada upacara-upacara yang diadakan keluarga. Bukan hanya keluarga kecil seperti mertua atau saudara ipar tapi juga keluarga besar. Salah satu ciri khas Bali kan karena kuatnya ikatan di antara keluarga besar terutama saat upcara agama. Saya tidak terlalu sering ikut upacara seperti ...

. . . . . Agama . Budaya . Kabar Anyar . Opini

Friday, October 2nd, 2009 by Luh De Suriyani

Daratan, Sang Penghibur di Pura

Teks oleh Luh De Suriyani, Foto Anton Muhajir I Komang Dana, 24, bergegas menyiapkan dua buah tokasi, wadah anyaman tempat sesajen buahnya diletakkan. Ia mengikat tokasi itu dengan masing-masing seutas tali bambu, kemudian menumpukknya menjadi satu sebelum dibungkus kembali dengan sehelai kain mirip taplak meja. Setelah semua barang bawaannya siap, ia mulai mengenakan pakaian adatnya mulai dari ...

. . . . Agama . Budaya . Kabar Anyar . Topik

Friday, September 18th, 2009 by Luh De Suriyani

Merayakan Keragaman Agama Keluarga Bali

Teks Luh De Suriyani, Foto Agus Sumberdana I Komang Satria Wibawa, pria 24 tahun ini merasa geli setelah giginya dikikir atau dirapikan oleh tukang, awal September lalu. Alat pengikir gigi itu berbunyi nyaring untuk meratakan permukaan bawah gigi atas dan bawah Bowo, panggilan Satria Wibawa. Ia tengah mengikuti ritual adat potong gigi atau mepandes, ritual kewajiban ...

. . . . Agama . Budaya . Kabar Anyar

Thursday, September 17th, 2009 by Ni Komang Erviani

Tradisi Bali Muslim Kepaon

Teks Ni Komang Erviani, Foto Ilustrasi Anton Muhajir Lalu lalang masyarakat membawa nampan berisi makanan terlihat ramai di Kampung Islam Kepaon Denpasar menjelang matahari tenggelam pada Kamis pekan lalu. Masyarakat Kepaon yang mayoritas beragama Islam itu menuju satu titik yang sama, yakni Masjid Al Muhajirin yang berdiri megah di bagian tengah kampung. Nuansa Ramadhan di Kampung Islam ...

. . . . . . Agama . Budaya . Denpasar . Kabar Anyar

Thursday, September 10th, 2009 by Moch Satrio Welang

Mama, I Am Sorry: Potret Realitas Teater

Teks oleh Moch Satrio Welang Segar, satire dan menawarkan gagasan baru di tengah-tengah kondisi teater Denpasar yang tengah mati suri. Begitulah pertunjukan ‘Mama, I Am Sorry’ garapan terbaru Kelompok SatuKosongDelapan (108) yang disutradarai oleh Giri Ratomo. Di atas panggung terbuka Gedung Kriya Taman Budaya Bali (04/09) tampil para aktor yang terdiri dari Moch Satrio Welang, Saichu ...

Budaya . Kabar Anyar

 Page 1 of 18  1  2  3  4  5 » ...  Last » 
Iklan anda