Archive for the ‘Budaya’ Category
Apresiasi Puisi Johann Wolfgang von Goethe
Teks Dikirim Komunitas Sahaja, Foto Ilustrasi Internet Yang kenal diri juga sang lain Di sini pun kan menyadari: Timur dan Barat berpilin Tak terceraikan lagi. Sajak terkenal ini, yang ditulis oleh Johann Wolfgang von Goethe pada tahun 1826, menunjukkan bahwa pujangga Jerman terbesar itu sangat sadar akan pentingnya dialog antarbudaya. Dan Goethe sendiri, melalui karya dan ...
Tari Perut dari Korea hingga Bali
Teks dan Foto Supardi AsmorobangunWakil korea dalam Festival Tari Perut Asia, Angela Kim, menjuarai kompetisi tari perut yang digelar Jumat malam lalu di Amphiteater, Ayodya Resort, Nusa Dua. Angela yang tampil dalam kemasan khas ketimuran memukau juri dengan gerakan tegas tapi aduahai. Gadis belia ini menyingkirkan wakil dari Parancis, Yamina Soreya dan wakil Australia, Michele ...
Menunggu Dangdut Menuju Hollywood
Teks Supardi Asmorobangun, Foto Ilustrasi InternetSebelum berkembang menjadi industri elit dan digandrungi masyarakat modern negara-negara maju dekade belakangan ini, tari perut tak ubahnya sebagai goyang musik dangdut Indoneisa. Goyang dan suara musik kampungan, murahan dan hanya berkembang di kalangan masyarakat kelas bawah. Kalaupun masuk kota, tetap identik dengan komunitas kelas pinggiran, komunitas marginal. Terlebih lagi, ...
Welldo Wnophringgo, Seni Rupa yang Berjalan
Teks dan Foto Wayan Sunarta Lelaki ini terkesan sangar. Anak-anak pasti akan lari ketakutan melihatnya. Gadis-gadis yang tidak mengenalnya mungkin buru-buru menghindar ketika kebetulan berpapasan dengannya. Kalau lelaki ini berada di tengah keramaian dia selalu menjadi pusat perhatian. Kalau kebetulan dia muncul dalam acara-acara seni rupa, dia dengan mudah dikenali. Bahkan penampilannya seringkali mengalahkan acara pameran ...
Tak Hanya Sembahyang di Pura Jagatnatha
Teks Maryo Kempes, Foto Ilustrasi Sanat Kumara Pura terbesar di Denpasar ini bukan hanya untuk tempat sembahyang. Bisa jadi tempat tebar pesona, pacaran, hingga menambah pendapatan. Jumat sore pekan lalu, ribuan pemuda dan pemudi dengan pakaian adat sembahyang ala Hindu Bali mulai mendatangi Pura Jagatnatha di sebelah timur Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Bali. Sudah menjadi tradisi bahwa ...
ANBTI: Lawan Terus UU Pornografi
Teks dan Foto Luh De Suriyani Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas meminta elemen masyarakat nusantara terus mendukung penolakan pada Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi yang saat ini dalam uji materiil yang ditangani Mahkamah Konstitusi. Hal ini diungkapkanya dalam pidato pembukaan Simposium Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI) untuk kawasan Indonesia bagian timur dan tengah, ...
Meninggalnya si Raja Buduh Drama Gong
Teks Wira Utama, Foto Ilustrasi Luh De Suriyani Hari ini seperti biasa setiba di kantor saya langsung mengecek email, termasuk email dari milis BBC (Bali Blogger Community). Setelah membaca email satu persatu, saya tertarik dengan satu thread yaitu tentang meninggalnya Gede Yudana, salah satu seniman drama gong di Bali. Sebagai salah satu penggemar drama gong sejak ...
Menggunakan Seniman untuk Nama Jalan
Teks dan Foto I Nyoman Darma Putra Denpasar bertekad terus menjadi kota berwawasan budaya, tetapi mengapa nama-nama seniman Denpasar tidak diangkat menjadi nama-nama jalan di kota ini? Bukankah akan lebih klop kalau jalan-jalan di ibu kota Pulau Bali ini dihiasai dengan nama-nama seniman-budayawan yang berjasa mengharumkan citra kota ini di masa lalu bahkan sampai kini? Dalam sarasehan ...
Merayakan dan Mengkritisi Keunikan Bali
Teks dan Foto AJI Denpasar Keberadaan Bali sebagai daerah tujuan wisata internasional sudah mendapat pengakuan dunia. Menariknya, eksistensi itu disertai klaim bahwa pariwisata Bali dipilari oleh kekayaan budaya yang turun temurun dijaga di daerah ini. Nilai-nilai dan tradisi budaya secara normatif terus- menerus dinyatakan sebagai yang terbaik dan digunakan untuk menilai dan menakar produk kebudayaan yang ...
Seniman Enam Negara Adu Kreasi di Lepang
Teks dan Foto Ema Sukarelawanto Sebanyak 27 seniman dari enam negara bakal terlibat dalam happening art bertajuk ”Apa Ini, Apa Itu” yang digelar di Studio Suklu dan Pantai Lepang Klungkung, 29-31 Desember 2009. Sejak sepekan lalu sebagian dari seniman telah mengirimkan kru untuk mempersiapkan material untuk perhelatan multikesenian tersebut. Ketua panitia Wayan Sujana Suklu mengatakan kegiatan tutup ...
Sukla dan Carikan dalam Masyarakat Hindu
Teks Cahya Legawa, Foto Anton Muhajir Dalam budaya Bali dikenal kata/istilah sukla, yang berarti sesuatu yang masih murni/baru. Semisal buah yang baru dipetik kemudian digunakan dalam persembahyangan, maka buah itu disebut sukla. Kebalikannya adalah carikan, yaitu sesuatu yang sudah bekas, semisal nasi yang sudah dimakan, sisanya disebut carikan. Pengertian sukla dalam budaya kemudian meluas. Seperti piring sukla, atau ...
Rabies Menggila karena Gengsi
Teks Nyoman Winata, Foto Luh De Suriyani Penyakit Anjing gila atau rabies yang menggila di Bali adalah akibat dari ulah manusia-manusia Bali sendiri. Kepentingan gengsi yang rada-rada tidak masuk diakal faktanya berakhir pada kesulitan yang dialami manusia Bali sendiri. Saya katakan menggilanya penyakit Anjing gila di Bali karena kepentingan gengsi manusia Bali mengingat fakta di mana ...
Rudat, Kesenian Islam yang Mengesankan
Teks dan Foto Wayan Sunarta Siang itu, warga Muslim di Kecicang, Karangasem, berkerumun dan berdesak-desakan di sebuah lapangan kecil tak jauh dari masjid. Laki-perempuan, tua-muda, anak-anak kecil, semua menampakkan wajah sumringah. Mereka disuguhkan pementasan rudat. Mahdan, warga Kecicang, khusus mengundang kelompok kesenian rudat untuk memeriahkan pesta perkawinannya. “Kelompok rudat itu dari kampung Kecicang,” ujar Mahdan, yang pernah ...
Bali di Mata Wisatawan
Teks Ketut Sutawijaya, Foto Ilustrasi Anton Muhajir Kali ini saya melihat Pulau Bali jauh berbeda dari apa yang telah saya jalani selama ini. Saya orang yang tumbuh besar di Bali, sampai akhirnya saya memilih hijrah ke kota gudeg, Yogyakarta. Bali adalah rumah utama bagi saya. Namun saya pikir hal ini telah kandas karena kunjungan terakhir saya ...
Satu Rasa Bali dan India
Teks Luh De Suriyani, Foto Ilustrasi Potret Bali Niveditha Parthasarathy, seorang guru tari perempuan India memperlihatkan sejumlah gerakan tari khas India yang enerjik, Kamis sore, di Indian Cultural Centre (ICC), Bali. Dalam lima menit Niveditha menunjukkan sejumlah gerakan tari Pusphanjali, sebuah tari dari Tamilnadu, India Selatan. Tarian ini mempunyai karakter sama dengan tari Puspanjali, nama tarian Bali ...
Kali Ini Subak yang Dikomersialkan
Teks Anton Muhajir, Ilustrasi Restoran Subak Sebuah email datang di inbox kemarin sore. Pengirimnya Sugi Lanus, teman yang lebih banyak berdiskusi di dunia maya ketimbang bertemu muka. Isi emailnya: Subak sudah pindah ke Malaysia. Sugi memberikan tautan ke website Restoran Subak di Malaysia. Alamat situs restoran itu pakai identitas Malaysia di belakangnya (com.my). Aku cek alamat tersebut. ...
Perayaan Sederhana Penuh Makna
Teks dan Foto I Made Andi Arsana Rasanya baru kemarin menyaksikan nuansa Bali yang sedemikian meriah di halaman Old Darlington School, Sydney University. Ternyata masa itu telah berlalu 210 hari lamanya. Minggu lalu, suasana yang sama hadir kembali di tengah-tengah Komunitas Bali (Balinese Community, BC) di News South Wales (NSW), Australia. Halaman Old Darlington School di Sydney ...
Tiada Henti Judi di Bali
Teks dan Foto Anton Muhajir Karena lama tidak ngobrol dengan tetangga di gang rumah, malam ini saya ikut kumpul dengan mereka. Tempatnya di halaman salah satu warga. Biasanya sih para lelaki tetangga ini pada kumpul di gang saja. Tapi tumben malam ini di halaman rumah jadi tidak kelihatan dari jalan. Setelah saya melihat sendiri, saya baru tahu ...
Berperang dengan Tipat Bantal di Kapal
Teks dan Foto Luh De Suriyani Lebih dari 1000 warga tumpah ruah di Jalan Raya Kapal, Mengwi, Kabupaten Badung, Senin sore. Usai persembahyangan di Pura Desa setempat, warga mengakhiri prosesi upacara agama Purnama Kapat dengan tradisi Perang Tipat Bantal (masiat tipat). Dua kelompok warga berhadap-hadapan di ruas jalan arah Denpasar-Gilimanuk yang ditutup sementara. Masing-masing orang mebawa tipat ...
Belajar Islam Saat Odalan
Teks dan Foto Anton Muhajir Menjadi menantu orang Hindu Bali membuat saya juga harus bertoleransi pada upacara-upacara yang diadakan keluarga. Bukan hanya keluarga kecil seperti mertua atau saudara ipar tapi juga keluarga besar. Salah satu ciri khas Bali kan karena kuatnya ikatan di antara keluarga besar terutama saat upcara agama. Saya tidak terlalu sering ikut upacara seperti ...









