• Bale Bengong

  • Bali Creative Power Daftarkan Sembilan Hak Cipta Kreatif

25th November 2008

Bali Creative Power Daftarkan Sembilan Hak Cipta Kreatif

Dari Siaran Pers BCP

Dalam Press Conference acara Bali Creative Power yang yang diselenggarakan hari Senin 24 November 2008 pukul 10-12 wita bertempat di Restoran The Village Jalan Danau Tamblingan 66 Sanur telah dilakukan pendaftaran hak cipta 9 karya para insan kreatif di Bali yang menjadi peserta acara Bali Creative Power Expo.

Ayip selaku chairman acara Bali Creative Power dalam pembukaan acara memaparkan Komunitas Kreatif Bali keberadaannya merupakan respon atas program ekonomi kreatif yang tengah menjadi program pemerintah RI. Komunitas Kreatif Bali merupakan inisiatif untuk menjembatani aktifitas insan kreatif dan komunitas lebih memaksimalkan kreatifitas dan inovasinya dalam berkarya dan beraktifitas. Baca selengkapnya »

Kategori berita : Agenda, Budaya, Sosial | Kontributor : Arief Budiman | 0 Komentar | 71 views

4th November 2008

Pernyataan Rakyat Bali atas Pengesahan UU Pornografi

Disalin oleh Ni Komang Erviani

Yang Bertanda tangan di bawah ini, kami atas nama rakyat Bali menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Dengan telah disetujuinya RUU tentang Pornografi menjadi Undang-Undang oleh DPR RI pada Kamis tanggal 30 Oktober 2008, kami menyatakan tidak dapat melaksanakan Undang-undang tersebut karena tidak sesuai dengan nilai-nilai filosofis dan sosiologis masyarakat Bali.

2. Mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat Bali agar tetap menjaga suasana kondusif demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia . Baca selengkapnya »

Kategori berita : Opini, Sosial | Kontributor : Ni Komang Erviani | 4 Komentar | 328 views

19th October 2008

Band Keliling si Tuna Netra

Oleh Hendra W Saputro

Alunan musik merdu membahana menghibur para penikmat bakso Ayu Minantri (pengkolan Renon). Musik nasional dan Bali bergantian dilantunkan oleh seorang penyanyi berkacamata hitam transparan. Terdengar lantunan musik milik dari band Samson, Ungu, dan penyanyi Bali tersahut-sahutan. Penikmat bakso tetap berada dalam posisinya, mengunyah bakso, menyeruput minum, sambil sesekali melirik kelompok penyanyi tersebut. Terdengar tepukan tangan setelah penyanyi tersebut selesai membawakan sebuah lagu.

Posisi kelompok penyanyi tersebut berada satu jalur dengan pintu masuk warung bakso. Di depan mereka tergeletak sebuah kotak berdiameter 30cm bertuliskan : Sumbangan. Sesekali terlihat para pelanggan bakso memasukkan uang dalam boks tersebut. Baca selengkapnya »

Kategori berita : Jalan-Jalan, Kabar Anyar, Sosial | Kontributor : baliorange.net | 3 Komentar | 154 views

16th October 2008

Penghargaan untuk Pemimpin bagi Hari Hening

Oleh K. Ayu Sarasvati

Yoseph Dwi berasal dari Jakarta dan Patricia dari Sidney, Australia telah menunjukkan pada dunia bahwa kepemimpinan individual merupakan hal penting untuk mempertahankan bumi dalam keadaan baik. Mereka percaya pada kampanye World Silent Day dan melakukan dengan caranya sendiri untuk berkontribusi.

We Shall Do it! (WSD)
Yoseph Dwi dan keluarganya mencoba untuk hidup tanpa listrik selama empat jam. Dan mereka pun melakukannya!! Oleh sebab itu dia diberikan penghargaan secara simbolis oleh Tim World Silent Day (WSD). Yoseph lahir dan besar di Bali. Dia saat ini tinggal di Jakarta dan terkadang merindukan suasana hening Hari Raya Nyepi di Bali (hari yang menjadi inspirasi untuk melakukan kampanye WSD). Dalam mysilent@worldsilentday.org, dia menyatakan cinta Bali dan ingin melakukan apa yang baik bagi Bali.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Kabar Anyar, Lingkungan, Sosial, Teknologi | Kontributor : Agung Wardana | 3 Komentar | 91 views

3rd October 2008

Ketika Lapangan Golf Mengancam Warga

Oleh Anton Muhajir

Dengan pasir putih sepanjang sekitar 300 meter dan dua bukit kecil di masing-masing ujungnya, Pantai Bias Putih memang menarik. Ombaknya kecil dengan air biru bening. Maka, meski terletak di balik Bukit Apen dan Bukit Penggiang, pantai yang berlokasi di Desa Bugbug Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem ini pun ramai dikunjungi turis lokal maupun asing.

“Banyak turis menyebut airnya blue crystal water,” kata I Gusti Ngurah Cakra, salah satu warga di sana.

Di pantai kecil itu ada delapan kafe sejak tujuh tahun lalu. Cakra bersama istrinya Gusti Ayu Murnisih adalah pemilik salah satu kafe di sana, Relax Cafe. Mantan sopir freelance di Kuta itu membuka kafe di sana pada 2005 lalu setelah pariwisata Bali mengalami krisis akibat bom Bali 1 Oktober 2005. Tanah yang dipakai saat ini adalah tanah negara, bukan milik mereka.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Jalan-Jalan, Sosial | Kontributor : Penunggu Bale Bengong | 6 Komentar | 153 views

22nd September 2008

Sulitnya Menangani Pengemis di Kota Denpasar

Oleh Luh De Suriyani

Tiga remaja berbaju lusuh tertunduk lesu di ruang Kantor Dinas Ketentraman dan Ketertiban (Tramtib) Kota Denpasar, Kamis (18/9) lalu. Mereka tengah diinterogasi petugas yang menangkapnya pada pagi hari itu.

Tiga remaja yang dianggap pengemis itu adalah Made Suarnata, Benny (18 tahun), Dayat (19 tahun). Suarnata tidak tahu persis umurnya berapa. ”Kalau saya sekolah mungkin kelas 6 SD,” ujarnya lirih. Artinya Suarnata sekitar 12 tahun.

Baca selengkapnya »

Kategori berita : Kabar Anyar, Sosial | Kontributor : Luh De Suriyani | 2 Komentar | 153 views

eXTReMe Tracker