Gempa Guncang Denpasar dan Sekitarnya
Oleh Hendra W Saputro
Kisaran pukul 01.15 WITA, hari Kamis, 9 Agustus 2007 Penulis merasakan gempa berdurasi kurang dari 1 menit. Pada waktu itu penulis sedang berada di kantor Bali Orange, tugas malam supporting dan berada didepan laptop yang terkoneksi ke internet. Setelah gempa, Handphone teman-teman yang waktu itu menemani pada menyalak. Informasi teman dari Bandung dan Lombok juga merasakan gempa tersebut. Disana orang-orang pada keluar rumah. Penulis langsung membuka website detik.com, disana juga diberitakan gempa terjadi di Jakarta, Bogor, Tanggerang dan Yogyakarta. Dengar-dengar dari TV, pusat gempa tersebut berada di Indramayu, Jawa Barat. Berikut cuplikan berita dari detik.com …
09/08/2007 00:26 WIB
Gempa 7 SR Berpusat di Indramayu
Salomo Sihombing - detikcom
Jakarta - Gempa 7 SR yang mengguncang sejumlah wilayah di Pulau Jawa berpusat di Indramayu Jawa Barat. BMG mencatat gempa terjadi pukul 00.04.58 WIB, Kamis (9/8/2007).
Berdasarkan informasi dari Pusat Gempa Nasional titik gempa berada di 6.17 LS dan 107.66 BT dengan kedalaman 286 KM di bawah permukaan laut.
Gempa berjarak 75 kilometer barat laut Kota Indramayu. Dijelaskan Petugas PGN, Ajat, Gempa terasa di Jakarta, Lampung, Yogyakarta, Bogor dan beberapa wilayah lainnya.
Hingga pukul 00.27 PGN belum menerima laporan adanya kerusakan dan korban jiwa. (bal/bal)
09/08/2007 00:27 WIB
Gempa Juga Terasa di Yogyakarta
Bagus Kurniawan - detikcom
Jakarta - Gempa tidak hanya terjadi di Jakarta. Yogyakarta pun juga terjadi gempa tepatnya pada pukul 00:02 WIB. Getaran lebih kurang 10 detik. Gempa terasa di seluruh kabupaten di Yohyakarta dan Solo.
Sesaat setelah gempa, orang-orang berhamburan keluar rumah dan berteriak-teriak.
“Orang-orang pada lari keluar rumah dan menjauh dari rumah, karena getarannya 2 kali mas,” ujar Yudi, warga Kampung Surokarsa JL Tamansiswa kepada detikcom, Kamis (9/7/2007).
Yudi menambahkan, daun pintu bergerak cukup keras. Gelas-gelas di meja juga sempat bergoyang.
Hingga pukul 00:20 WIB, warga berjaga-jaga di luar rumah. Banyak di antara mereka yang memukul kentongan tanda bahaya. (anw/lom)



