<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Dari Protokol Kyoto ke Bali Road Map</title>
	<atom:link href="http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2007/12/17/dari-protokol-kyoto-ke-bali-road-map.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2007/12/17/dari-protokol-kyoto-ke-bali-road-map.html</link>
	<description>Berbagi Informasi tentang Bali</description>
	<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 16:58:19 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.1</generator>
		<item>
		<title>By: Ayip</title>
		<link>http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2007/12/17/dari-protokol-kyoto-ke-bali-road-map.html#comment-1445</link>
		<dc:creator>Ayip</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 01:36:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/2007/12/17/dari-protokol-kyoto-ke-bali-road-map/#comment-1445</guid>
		<description>Ayo bu Lode bikin tulisan terus tentang responsible tourism. Juga temen yang lain. Barangkali penguasa kebijakan pariwisata belum paham betul apa dan bagaimana itu responsible tourism. Untuk Bali, it's a way to go...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ayo bu Lode bikin tulisan terus tentang responsible tourism. Juga temen yang lain. Barangkali penguasa kebijakan pariwisata belum paham betul apa dan bagaimana itu responsible tourism. Untuk Bali, it&#8217;s a way to go&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: lodegen</title>
		<link>http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2007/12/17/dari-protokol-kyoto-ke-bali-road-map.html#comment-1442</link>
		<dc:creator>lodegen</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Dec 2007 20:53:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/2007/12/17/dari-protokol-kyoto-ke-bali-road-map/#comment-1442</guid>
		<description>sayangnya saya gak baca sinyal perubahan pandangan penguasa kebijakan pariwisata bali soal responsible tourism itu di antara UNFCCC ini. Acara ini hanya dianggap berkah durian runtuh, bukan jalan untuk berbenah cara-cara kita menangani turis dan lingkungan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sayangnya saya gak baca sinyal perubahan pandangan penguasa kebijakan pariwisata bali soal responsible tourism itu di antara UNFCCC ini. Acara ini hanya dianggap berkah durian runtuh, bukan jalan untuk berbenah cara-cara kita menangani turis dan lingkungan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
