Nusantara, Pusat Peradaban Dunia
Oleh I Nyoman Winata
Nenek moyang bangsa Nusantara, khususnya Pulau Jawa adalah pencipta kebudayaan dunia. Leluhur bangsa Nusantara (Indonesia) merupakan manusia-mansuia tangguh dan cerdas, pencipta peradaban dunia. Bahkan jauh sebelum tahun masehi, kerajaan nusantara adalah penguasa duapertiga wilayah bumi. India dulu hanyalah salah satu kadipaten dari kerajaan yang berpusat di pulau Jawa. Sumber dari peradaban dunia bisa dikatakan semuanya bermula dari Nusantara.
Semuanya memberikan kita gambaran bahwa nenek moyang bangsa Indonesia bukan orang-orang terbelakang. Kalau kemudian sejarah dunia saat ini tidak memposisikan peradaban nusantara sebagai sumber dari peradaban dunia, maka itu tidak lebih bagian dari kerja-kerja ilmuwan dari belahan dunia barat yang ingin mengingkari realitas.
Saya terkejut mendengar penjelasan ini dari seorang teman baru ketika saya usai mengikuti sebuah acara beberapa waktu lalu di Semarang. Teman ini orang Semarang, tetapi kini merasa lebih enjoy bermukim di Jogja. Raut wajahnya nampak serius menceritakan semuanya kepada saya yang menunjukkan ia sungguh-sungguh.
Bahkan teman saya ini punya komunitas yang sedang berusaha mengungkap kebesaran peradaban Nusantara. Jejak arkeologi sedang terus digali untuk memberi gambaran tentang kemahaagungan nenek moyang kita. “Tunggu saja, kami akan buktikan nanti. Tetapi ini bukan pekerjaan mudah untuk membuat dunia percaya karena sudah lama dicekoki sejarah yang dibuat ilmuan barat,” katanya yakin.
Banyak yang teman baru saya ini diceritakan kepada saya. Misalnya tentang cerita Mahabrata adalah cerita nyata yang sesungguhnya terjadi di Nusantara. Kerajaan Astina itu adalah kerajaan di Nusantara. Ini berarti tokoh-tokohnya yakni para Pandawa dan Kurawa bukanlah orang Hindustan di Tanah India, melainkan orang-orang Jawa!!
Keterlibatan kerajaan-kerajaan lainnya dalam perang Berathayudha adalah kerajaan-kerajaan kecil yang berada dibelahan dunia lainnya. Ini menegaskan bagaimana Kerajaan Nusantara adalah sebuah wilayah dengan kekuatan dan kekuasaan politik yang sangat besar karena bisa menyeret kerajaan lainnya untuk berperang.
Kehebatan nenek moyang kita juga ditunjukkan dengan keberadaan Candi Borobudur. Candi ini, kata teman ini, sudah ada jauh sebelum tahun masehi dikenal. Jadi anggapan ilmuwan yang menyatakan bahwa candi ini dibangun pada abad ke-8 masehi tidaklah benar.
Patung di dalam candi borobudur juga bukan Patung Budha melainkan patung Raja Saylendra yang kebetulan mencapai tahap perjalanan Bathin mirip dengan yang dialami Sidhartha Gautama. Diceritakan bahwa Raja Saylendra membuat Candi Borobudur setelah mencapai perjalanan sampai nirwana. Salah satu yang diingat Saylendra adalah suara musik di alam nirwana yang begitu melekat dipikirannya. Lalu Saylendra berusaha menemukan/mencipatakan alat yang bisa mengeluarkan suara seperti yang diingatnya. Dari pencarian ini dicipatakanlah gambelan yang dijawa dikenal dengan gambelan laras selendro.
Jadi nenek moyang bangsa Indonesia adalah mereka-mereka yang menjadi pencetus peradaban dunia. Nusantara adalah pusat dari peradaban dan asal muasal dari semua peradaban di planet bumi ini. Benar atau tidak, percaya atau tidak, kembali kepada diri kita. Anggaplah semua cerita kawan ini benar, maka sangat pantas bagi kita untuk bangga kemudian menguatkan rasa percaya diri kita bahwa kita adalah manusia-manusia unggul. Kalau kemudian kita menjadi terpuruk seperti saat ini, maka itu semua karena ulah kita yang melupakan asal-usul kita. Siapa sesungguhnya kita dan darimana kita berasal.






apa benar bukan dari india? saya kok meragukannya ya.. bukti2nya dari mana pak nyoman..? temen anda ada blognya ggak..
salam,
paramarta
Wow!!!
Ini semua cerita lisan, Namun setidak-tidaknya kawan saya ini meyakini kebenarannya. Bukti-buktinya sedang berusaha diungkap. Mungkin harus ditunggu. Cerita ini memang akan sangat mudah memancing pro-kontra dan perdebatan. Saya menghindari perdebatan tetapi menerima jika ada keraguan atas kebenarannya. Disisi lain, ini bisa memantik rasa percaya diri kita sebagai manusia yang lahir di bumi Nusantara.
percaya diri saya mati sunyi di nusantara ini pak. negeri yang mengaku beradab dan berbudaya. bagaimana sejarah bisa memberikan keadaban pada kita di nusantara ini? kurang apalagi sejarah indonesia yang adiluhung itu? buktinya perpres sewa-menyewa hutan. alamakkkk……
lohde, begitulah semua kekuatan penghacur negeri ini bekerja. Kita semua dibuat tanpa sadar melupakan asal-usul kita. Kita jadi lebih percaya kalau peradaban luar (eropa,amerika dan arab) jauh lebih baik dari apa yang pernah dulu dimiliki nenek moyang kita. Kita sudah jauh meninggalkan bahkan melupakan dan tidak mau tau lagi apa yang pernah lahir di Tanah Nusantara ini. Kita semua sudah lupa akan diri kita sesungguhnya.
entah benar atau tidak, tapi untuk dikatakan bahwa Indonesia sebagai salah satu kontributor peradaban tinggi dunia haruslah mendapat pengakuan internasional. untuk sementara hal semacam ini lebih mengarah ke “kebanggaan nasional”, namun bagi saya apa artinya membanggakan kebesaran masa lalu? secara retrospektif saya lebih setuju dengan sodara Winata yang menyikapi dengan penyesalan dalam arti masyarakat kita sekarang tidak memiliki pijakan budaya yang tinggi: peradaban barat memang tinggi tapi itu bagi mereka yang memang menjadi pelakunya (hanya mereka yang ngerti bagaimana meneruskan warisan yunani), sementara kita bukanlah pelaku, hanya sekedar meniru kesana-kesini karena kehilangan pijakan pasti.
wow, ini sesuatu yang baru…
saya juga pernah dengar kalau tidak salah Bapak Mertha Suteja bilang bahwa jaman dahulu di awal-awal masehi, orang Bali malah sudah menjadi pelaut yang mumpuni hingga mengarungi dunia, bahkan hipotesis beraninya menyebutkan yang menjejakkan kaki pertama di Amerika adalah orang Bali, dan ras indian (aztec, maya, inca)adalah keturunan Bali Jawa..
pfiuh…harus diuji lagi nih semua.ditunggu lho bukti otentiknya.karena bila seandainya betul, berarti regresi intelektualitas dan budaya sudah terjadi di awal-awal masehi atau bisa sebelumnya…jadi bukan cuma sekarang ini saja dong…
tapi ini tulisan yang baik sekali, maju terus winata.salute!
setuju pakde,jika ditelusuri dari jejak jejak yang ditinggalkan,baik dari para orag tua yang masih menyimpann akidah itu,juga cerita cerita yang disembunyikan dalam lakon pewayangan,bahasa jawa bahasa no 10 di dunia lho
waw nasionalisme sekali bapak ini,tapi itu hanyalah mimpi orang Indonesia,
ow iya pak,kl sya tidak slah di sumatra ada suatu kerjaan yang dikleim lebih dahulu terlahir sebelum kesultanan Samudra Pasai,dan jauh sebeum kerajaan sriwijaya,,
Kalau jawa memang pusat peradaban dunia kenapa bahasa asia, eropa, amerika tidak ada sedikitpun tersentuh bahasa atau dialek jawa yang repot?
Lucunya di nusantara, hampir seluruh pulaunya tersentuh lingua francanya bahasa sumatera (melayu) kok bukan jawa?
dari sini dapat ditarik kesimpulan, Peradaban jawa cuma dibesar-besarkan sejarahwan rasis di masa orla dan orba.
kalau anda mau meneliti sejarah borobudur, bukankah
dana candinya dibantu oleh sriwijaya?
kalau anda mengatakan india sebuah kerajaan kecil. Kenapa Negaranya puluhan bahkan ratusan kali lebih besar dari pulau jawa??? berarti pengaruh india dari zaman dahulunya sudah besar. Sebelum anda ikuti cerita humor teman anda tersebut.. tolong dihitung dulu peradaban mahenjo daro, harpa di india.
pikir Pak jangan asal terima cerita basi!
Bahasa Jawa yg repot itulah buktinya Jawa adalah penduduk paling awal (paling kuno) pendudok asal muasal Nusantara yg disebut Al Jawi (Keturunan Jawa) oleh orang Arab karena bahasanya yg indipendant, tidak kecampuran dgn bahasa2 lain, dan karena susahnya untuk diserap ia tidak mudah berkembang ditutur orang di Nusanatara ini. Sedangkan bahasa Melayu,Sunda,Betawi dan lain2nya terdapat banyak pakai bahasa campuran antara satu dgn lainnya dan bahasa Melayu paling banyak mengambil dari bahasa luar (lain)seperti mengambil dari bahasa Arab,India,China dan sebagainya.
Kami tunggu Pembuktian dari teman bapak tersebut.
Tapi sejarah yang saya pelajari selama ini selain dari sejarah versi indonesia memang bertolak belakang. Singosari, majapahit terlalu dibesar-besarkan sehingga generasi kita bermimpi lebih dari rekayasa sejarah yang kita yakini selama ini.
Kita semua tahu sebelum kerajaan dijawa mengklaim menguasai nusantara jauh sebelum itu sriwijaya telah melakukanya. Bukti dapat kita temui dari bahasa. Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Brunei dll telah menjadi bahasa yang dalam penyebaranya seiring dengan pesatnya pengaruh sriwijaya atau kerajaan melayu lainnya. Jika kerajaan jawa kuno memang besar berkemungkinan pengaruhnya cuma se jawa bali itupun jawa tengah dan jawa timur. Sedangkan setengah dari jawa barat betawi yang jelas-jelas pengaruh melayu. Danjawa barat lainya mengklaim mereka lebih kuat dari kerjaan jawa. Semenjak diah pitaloka dibunuh gajahmada, Kerajaan sunda tak pernah bisa ditundukan jawa.
Sriwijaya atau kerajaan melayu tua lainnya yang sangat mempengaruhi nusantara tidak dijelaskan lebih detail dalam kurikulm sejarah sekolah dari sd sampai SMA dikarenakan politik sukarno-suharto yang licik yaitu jangan sampai daerah selain jawa sampai kuat kembali. Buktinya dapat kita lihat kegagalan sukarno dalam merebut malaysia masuk dalam Republik Indonesia. Bacaan sejarah yang kita baca selama ini aseli pembodohan sejarah nusantara.
Nah Kenapa teman bapak muncul dengan wacana yang sangat ekstrim?
karena kita sudah termakan doktrin sukarno-suharto yang melebih-lebihkan dongeng kerajaan jawa. Sampai saat ini kita masih saja dibodohi.
Sudah Berapa presiden kita pak? tidak bisa memperbaiki bangsa ini.
KARAKTER pemimpin indonesia dari awal merdeka sampai sekarang sama dengan raja di jawa pada jaman dahulunya. Nah sekarang kenapa kita susah mencari bukti bahwa benar apa tidak jawa itu memang besar peradabanya?
Salam dengan teman bapak. Sungguh saya ingin kenalan denganya.
Benar atau tidak hanya tuhan yang tahu dan waktu akan membuktikan…
yang penting mari kita bangkit wahai semua anak-anak nusantara
bani adam…..
kita bangkit mulai dari yang kecil dilingkungan kita….
dan janganlah terus pesimis dan jangan terus minta orang lain berubah…
jayalah nusantaraku….
terbanglah garuda perkasaku diangkasa dunia….
sya sangat mendukung sekali apa yang sedang baoak dan teman-teman bapak buktikan.
itulah menurut sya yang menjadi sebab kemerosotan bangsa kita ini. selalu mudah melupakan sejarah dan melupakan jati diri negeri sendiri….
hua.. hua.. huaaaa..
Saya juga mendukung…
cuma opininya buat perut saya geli…
india dan cina itu tak perlu diragukan lagi
bahwa budaya mereka yg kita adopsi ribuan tahun yg lalu.
contoh:
1. Keris: Coba buktikan kalo memang keris dari jawa bukan dari cina.
anda kalo melihat peninggalan patung kuno dicina keris itu sudah ada
walaupun gagangnya berupa tombak tetapi tetap saja berbentuk keris yg kita tiru selama ini.
2. Wayang: Coba anda pelajari sejarah dan literatur cina ttg wayang. Kita semua kalau mau jujur pasti kecewa dan malu sebab wayang sudah ada sejak awal dinasti cina.
saya baru saja tau kalau peradaban dunia berasal dari indonesia. mengenai cerita-cerita itu jujur saya kurang tau, tapi kalau itu benar-benar terjadi. kita patut bangga sebagai orang indonesia……….melihat sejarah yang ada jangan mudah percaya! karena seperti kata pak Winata sejarah memang banyak dikarang-karang oleh orang luar untuk menutupi sesuatu yang hebat yang tidak dimiliki oleh mereka….coba deh gali lebih dalam maka kamu dapat menemukan sesuatu yang menakjubkan dari sejarah dunia….(^_^)
Menurut satu kajian,manusia pertama yang memasuki pulau Jawa adalah dari jenis Homo erectus yang dinisbahkan sebagai(the first Java man/ from Java man to Javanese)ia itu orang Jawa pertama sejak 1.7 juta tahun dulu lamanya,dimana terdapat peninggalan tengkorak purba disungai Solo Jawa Timur dan penemuan kedua disungai Sangiran Jawa Tengah.
orang arab tidak memanggil nusantara ini dengan panggilan al melayu,as sriwijaya,as salaknagara atau al majapahit tetapi dengan panggilan al jawi (keturunan jawa)ini bermakna orang jawa telah bertamadun lama sebelum masehi,lama sebelum berdiri kerajaan india dan cina.munkin ada kebenarannya ucapan dari teman pengarang ini! Wallohu wa’lam.
bagi yang punya ne,,
tolong jawab pertanyaan ku donk,,
bagaimana peradaban dunia di asia-india
tidak adanya bukti otentik membuat cerita tersebut hanya menjadi sebuah mitos seperti halnya king arthur di Inggris dan sang ratu adil di Indonesia. Ada beberapa hal yang dapat membangkitakan kebanggaan nasional, yaitu:
1. Melimpah ruahnya SDA d Indonesia, sehingga menjadi rebutan bangsa asing
2. Para pelajar kita banyak yang menjuarai kompetisi bertaraf internasional
3. hasil kerajinan tangan Indonesia sangat beragam, dan mutunya sudah diakui oleh dunia internasional
4. Perang surabaya, perang aceh, perang diponegoro, dan perang besar lainnya membuktikan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang mempunyai daya juang yang tinggi sehingga membuat kalang kabut bangsa barat.
Yah, beginilah sejarah kadang bisa dipertanggung jawabkan kadang tidak baik secara ilmiah maupun secara mitos.
Namun pada prinsipnya Bangsa Indonesia adalah Bangsa yang tidak “Pe De”, kenapa :
1. karena banyak hak intelektual kita yang dijarah orang laen kita diam saja.
2. banyak tenaga asing atau barang merek luar yang dipakai ketimbang milik sendiri, dengan alasan gengsi akhirnya semua kearifan dan kepintaran itu diabaikan.
3. banyak pejabat atau orang berduit yang berobat keluar negeri dengan alasan peralatan lebih canggih, padahal kalo duit itu dipake brobat dalam negeri semakin menambah khasanah kepintaran para dokter dan perawat indonesia.
4. banyak barang atau tekhnologi yang dicipatakan di Indonesia, tapi gak laku di pasar dalam negeri, karena kwalitas gak mutu, dan biasanya yang mahal dan berkelas trus produk luar negeri adalah jaminan mutu nomor satu.
berkaca dari itu semua terlepas benar atau tidaknya argumen teman Bapak tentang sejarah Nusantara ini, pada intinya yaitu Kita kurang Pe De.
Salam Pembebasan,
Apapun adanya,aku cinta indonesia.
Bukti otentik:
Phitecanthropus Erectus ditemukan fosilnya di Pulau Jawa
artikel ‘Nusantara~~pusat~peradaban-dunia’, saya muat di;
‘Jagad-Kahiyangan~POST’
add ‘Jagad-BUDAYA’.
please, click link here;
http://www.Jagad-Kahiyangan.blogspot.com.
thank’s.
Regard,
(Jagad-Kahiyangan)
@ oka negara, ‘bahwa jaman dahulu di awal-awal masehi, orang Bali malah sudah menjadi pelaut yang mumpuni hingga mengarungi dunia, bahkan hipotesis beraninya menyebutkan yang menjejakkan kaki pertama di Amerika adalah orang Bali, dan ras indian (aztec, maya, inca)adalah keturunan Bali Jawa..’
mungkin ada benarnya.
coba lihat ’suku-INDIAN’ perangainya hampir2 mirip dengan ’suku-DAYAK’
coba kita renungkan, dech.
“pelajari BUDAYA-BARAT tanpa tinggalkan BUDAYA-TIMUR”
(http://www.Jagad-Kahiyangan.blogspot.com)
Ketika bumi nusantara ini dikenali dengan bumi Jawi atau al-Jawi ia itu ( keturunan Jawa ) masing2 hidup aman sentosa. Paradaban bumi Jawi amat tinggi dan terhormat dgn tiada hsad dengki dan tamak haloba. Sehinggalah daerah Sumatra didatangi oleh Bangsa dari kerajaan India (angkara murka) dan berdirinya kerajaan Srivijaya maka nusantara(bumi Jawa) ini, mulalah dibayangi dengan berbagai angkara murka peperangan dan penanaklukkan. Bermulalah tercetusnya perang saudara dan wilayah diNusantara bumi Jawi ini, sebagaimana sama berlaku halnya perang saudara di negeri India (angkara murka)itu yang tidak pernah ada kehabisannya dari zaman dahulu hingga sekarang. Begitu juga, sama halnya berlaku didaerah Jawa Barat dimana lahirnya kerajaan Salaknagara yang masing2 merupakan pengaruh dari Raja2 India yang kalah perang atau mencari kekuatan dari Bumi Jawa Selatan Timor. Dari sinilah orang Melayu (kerajaan Srivijaya) dan orang Sunda (kerajaan Salaknagara) mengklaim mereka kerajaan terlama diNusantara ini. Padahal peradaban Nusantara didahului oleh orang Jawa yang dikenali Al Jawi yang pendudoknya orang Jawa paling terbesar Nusantara termasuk penebaranya dimerata dunia. Salah satu faktor bukti pembiakkannya yg begitu banyak itu memungkinkan masa yg agak lama berjutaan tahun lamanya merupakan pendudok asal muasal Nusanara ini sebelumnya. Mungkin ada kebenarannya dari pengarang ini!!!
Wallohu wa’lam.
Bahasa Jawa yg repot itulah buktinya orang Jawa adalah penduduk paling awal (paling kuno) pendudok asal muasal Nusantara ini yg disebut Al Jawi (Keturunan Jawa) oleh bangsa Arab karena bahasanya yg indipendant (berdiri sendiri, tidak bercampuran dgn bahasa2 lain, dan karena rumitnya serta susahnya bahasa Jawa untuk diserap maka ia tidak mudah di pelajari serta difahami, maka tidak mudah berkembang untok ditutur oleh orang di Nusanatara ini. Lain halnya yang mana kita ketahui bahasa melayu bukan bahasa yang menunjokkan ketulenannya, dimana bahasa Melayu Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Brunei, Jawa Barat (Sunda, Betawi ) didalam penyebaranya seiring dengan pesatnya pengaruh sriwijaya itu telah (menjadi bahasa yang bercampuran. Sedangkan bahasa melayu itu sendiri banyak mengambil dari bahasa asing yang banyak dikutip dari bahasa Arab, India, China dan sebagainya. Srivijaya yang menguasai Nusantara adalah penyebabnya angkara murka peperangan dan penaklukkan di bumi Jawi yang mempunyai peradaban yang tinggi pada pada ketika dahulu. Dan menjadi penyebab penaklukkan kerajaan Jawa Majapahit keatas Srivijaya kemudiannya. Karena itu orang Jawa lebih mendahului Srivijaya dengan beberapa bukti :-1) Bangsa Arab yang lebih tua dari Srivijaya ( Bangsa India) itu telah memanggil Nusantara dengan Al Jawi ( keturunan Jawa) 2)Bukti otentik: Phitecanthropus Erectus ditemukan fosilnya di Pulau Jawa dan menurut satu kajian, manusia pertama yang memasuki pulau Jawa adalah dari jenis Homo erectus yang dinisbahkan sebagai ( the first Java man/ from Java man to Javanese) ia itu orang Jawa pertama sejak 1.7 juta tahun dulu lamanya,dimana terdapat peninggalan tengkorak purba disungai Solo Jawa Timur dan penemuan kedua disungai Sangiran Jawa Tengah, jauh sebelum Srivijaya. 3) Bahasanya yang repot itu menunjokkan kekunoannya, ketulenannya, jauh sebelum Srivijaya. 4) Orang Jawa pendudok paling terbesar di Nusantara ini termasuk penebaranya dimerata dunia, salah satu faktor bukti pembiakkannya yg begitu banyak, memungkinkan masa yg agak lama berjutaan tahun lamanya merupakan pendudok asal muasal Nusanara ini sebelumnya.
Saya merasa amat tertarik d cerita teman bapak penulis artikel ini tp saya kesulitan mendapatkan sumber, bukti atau plg tidak alamat organisasi penggali sejarah ‘alternatif’ ini. Bisakah diberikan alamatnya spy kami bisa lebih intensif berdiskusi?
Terima kasih.
Orang Jawa itu inisiator peradaban. Itu trademark yang masih berlangsung hingga kini, biarpun jarang yang “ngeh”. Kalau idenya dibajak tidak suka mempermasalahkan. Terlalu nrimo membuat kekaburan fakta sejarah terus lestari.
Kalo perlu minta bantuan orang Sumatra untuk menuntut plagiat2 yang mengaku2 sebagai pemilik asli. Advokat dari Batak kayaknya boleh juga tuh..
Tampaknya artikel ini membicarakan sesuatu yang bersifat menduga-duga saja dari seorang peneliti linglung dari semarang, tanpa adanya fakta-fakta empiris yang valid. kalo homo erectus javanicus dijadikan sebagai alat pembenar jawa sebagai budaya yang sangat tua, sama juga mempercayai teori evolusi yang tidak benar itu. Species-species purba banyak juga ditemukan tidak hanya di jawa, dia juga ada ditempat lain didunia ini. Mesti dipahami, makhluk purba itu bukan manusia. Fostur tubuh dan otaknya lebih dekat dengan monyet daripada manusia (jadi mereka bukan cikal bakal manusia).
Satu hal yang pasti, jawa(mestinya tidak mengkalim diri sebagai representasi nusantara) itu hanya sebuah peradaban manusia berciri animis, mistik,dan sitem sosial feeodal. Suatu budaya yang sangat kental aroma animis, mitos, klenik dan mistik.
Itulah mengapa negara ini selalu mengalami seperti bangsa bingung dan selalu bermasalah, karena sangat terprovokasi kultur jawa yang aneh karena menyukai mistik dan feodal. Tapi sialnya bangsa ini selalu dipimpin oleh orang-orang yang menyukai sistem seperti itu, jadi seperti ini bangsa indonesia modern akibatnya.
Kalau orang harus percaya jika perang baratha yuda, padang kuruksetra, pandawa, kurawa( serta semua personal didalamnya), bhagavatgita(bagian kitab hindu yang berisi percakapan antara arjuna dengan krishna sebelum perang bharata yuda): ITU SEMUA DARI JAWA, maka kitab wedha itu juga mestinya dari jawa karena india merupakan koloni jawa.
Jika penemuan atau penelitian dari orang semarang itu(yang saya kira juga penggemar klenik dan mistik), dengan segala cara akan membenarkan pendapatnya yang nantinya akan berdasarkan mitos,klenik dan mistik, maka sia-siaplah berpolemik ama orang india yang meng klaim semua itu berasal dari negaranya.
Maka dua bangsa (india dan jawa khususnya jawa tengah, jawa timur termasuk bali) penggemar mistik dan klenik bertemu dalam suatu wadah polemik baru, siap-siap aja kalau Bharatayudha jilid dua akan terulang kembali(mudahan jangan).
Yang mau ikut silakan, tapi jangan ajak-ajak orang lain yang gak suka menjadi penggemar mitos, mistik dan klenik.
hidup kita 90% adalah klenik,mitos, supranatura,cenayang dan 10% persen adalah logika.
kesalahan orang sekarang adalah mereka terlalu mengunakan 10% logikanya untuk mewakili 90% keyakinannya.
manusia seakrang lupa ilmu “titen” ilmu “tenger”.
manusia kehilangan kepercayaan dirinya.
anda pernah sewa pawang hujan?belajar dari beliau.
Trims
salam mas wayan,,,
Sebagai orang “jawa” saya menyakini hal itu mas, di orang india jarang yg tahu ttg wayang. namun di indonesia anak kecil saja sudah tahu wayang, karena mereka sedang memngingat nenek moyangnya.
banyak sejarah indonesa yg di batasi oleh belanda. di buku sejarah kerajaan2 di indonesia hanya di mulai dari taruma negara, mataram kuno/ padahal ada yg lebih tua dan mempunyai wilayah luas.
semoga denagn pemantik ini bisa menjadikan semangat kita bangsa indonesa untuk bangkit manjadi GARUDA lagi.
Sukses mas,
to all
Terima kasih telah memberi comment pada tulisan saya. Semuanya positif, kecuali maaf tulisan Saudara Kulkul yang terlalu jauh khususnya sampai menyebutkan Berathayudha jilid II akan terjadi. Saya tidak mengerti masih ada saja yang menganggap kekerasan adalah jalan yang layak dipilih hanya untuk menentukan kebenaran sebuah keyakinan. Kalau ini benar-benar ada dipikiran Saudara Kulkul berarti sama saja ada kemunduran berpikir yang jauh sekali kebelakang. dimana banyak perang pecah gara-gara membela keyakinan. Bahkan keyakinan agamapun sebaiknya tidak dibela dengan pertumpahan darah. Kalau Gus Dur mengatakan “Tuhan kok di Bela?” Lha Tuhan itu kan maha agung, maha segala-galanya. Manusia tidak sampai ada yang disebut maha, kecuali mahasiswa (hehehe)
Biarkan semuanya menyakini kebenaran keyakinannya untuk mencari kesejatian dirinya. Percaya bahwa Nusantara Pusat Peradaban dunia boleh, tidakpun tak apa-apa. Tetapi jangan sampai perang lah… Lagian siapa yang mau ngajak perang? Hanya mereka yang masih dikuasai ego lah yang akan sibuk dengan pikiran untuk berperang. Sementara yang sudah sangat dekat dengan yang Maha Esa akan memilih jalan damai dan membiarkan orang lain bebas meyakini apa saja.
Pernah dengar cerita tengan Benua Atlantis? Lagi-lagi ini mungkin sebagian besar hanyalah mitos. Tapi untuk menambah wawasan atau cerita-cerita tentang Nusantara coba cari di mesin pencari google, bagaimana ada juga yang menyebut bahwa Benua atlantis yang konon (ingat : konon, bisa ya bisa tidak) memiliki peradaban super canggih itu ada di Nusantara.
kalau mau dipolemikkan silahkan, tetapi jangan sampai perang ya…..
paling tidak jadi majapahit pernah menyatukan nusantara ini yang gaungya sampai ke tetangga sebelah malaysia
kita harus bangga dengan negeri nusatara yang kita cintai
Rahasia Terbesar (Tersembunyi) Bani Jawi
… Rahasia yang terpendam beribu tahun tentang satu bangsa pengembara yang mencari ‘Tanah yang Dijanjikan’ semakin lama semakin terbongkar dengan penemuan pelbagai artifak yang penuh misteri dan mengundang pertanyaan seperti penemuan keris di sebuah kuil purba di Okinawa Jepun,kendi purba yang sama di Vietnam,Kemboja dan Pahang,penemuan kota purba yang dinamakan Jawi/Jawa di Jordan dan juga penemuan keris purba di Rusia selain gendang Dong Son dan Kapak Tua Asia Tengah yang popular itu. APA MAKSUD KEPADA SEMUA MISTERI INI?….
.. Bangsa terahsia inilah yang menurunkan pelbagai bangsa Asia dari tempat asal mereka iaitu Asia Barat dan Asia Tengah di mana dari situlah bermulanya peradaban manusia…. … Bangsa ini, yang merupakan pemegang rahasia akhir zaman adalah satu bangsa besar yang pernah membina kota-kota purba dan menyertai peperangan-peperangan agung sejak surutnya Banjir Besar bersama-sama bangsa agung yang telah pupus seperti Sumerian dan Akkadian…..
… Sesungguhnya kisah pengembaraan bangsa ini merupakan satu epik yang teramat panjang,lebih panjang dari epik Homer,The Iliad and the Odyssey….
http://misteri-us.blogspot.com/2009/12/rahasia-terbesar-tersembunyi-bani-jawi.html
Kalau demikian mungkin bisa dihubungkan dengan Atlantis kota yang hilang katanya atlantis ada di Indonesia, penulis buku ini memberikan teory dan beberapa fakta historis, para arkiolog indonesia masih menyangkal hal tersebut maklum orang-orang sejarawan katanya ahli sejarah tetapi tidak ada sejarah yang diungkap secara sungguh-sungguh dan benar kebenarannya, malah sejarah atau babad pada jamannya hindu-budha kok disisipkan islam pada hala pada jamannya muhammad belum lahir. naaaah
yang benarnya, pencetus budaya dunia yg sebatas jawa dan bali…
mungkin penulis di atas sedang mimpi bahwa org jawa adalah ras terhebat,,,!!
Kemungkinan bahwa nusantara pernah menjadi pusat peradaban dunia silahkan baca buku terjemahan dari profesor santos dari Brazil tentang atlantis di Indonesia.
http://www.metasains.com/2010/02/ternyata-atlantis-itu-di-indonesia/
Juga dalam buku “The Phantom Voyager” karya Robert Dick-Read yang telah diterjemahkan leh Mizan dengan judul “Penjelajah Bahari. Pengaruh Peradaban Nusantara di Afrika” dengan jelas digambarkan bagaimana dan mengapa para penjelajah nusantara pada abad 5 bahkan di duga jauh sebelum sudah mampu mencapai afrika bahkan melewati tanjung harapan yang baru mampu di lewati bangsa Eropa 1000 tahun kemudian.
http://andre.birowo.com/para-penjelajah-dunia-penakluk-pasar-global/
Semoga bermanfaat.
Menyambung artikel Mas Winata, berikut ini saya sampaikan fakta2 tentang “PERADABAN JAWA” diluar mainstream ilmuwan Barat. Ada yang menarik apabila kita mengunjungi situs2 resmi Negara Yahudi, misalnya di Kantor Perdana Menteri Israel dan Kantor Kedubes Israel di seluruh dunia terpampang nama Ibukota Israel : JAVA TEL AVIV / JAWA TEL AVIV, dan MAHKOTA RABBI YAHUDI yang menjadi imam Sinagog pake gambar RUMAH JOGLO JAWA. Dengan demikian apakah Bani Israel merasa menjadi keturunan Jawa ? Yang disebut Jawa adalah seluruh Etnik Nusantara yang dulunya penghuni Benua Atlantis sebelum dikirim banjir besar oleh Allah SWT, setelah banjir besar benua ini pecah menjadi 17.000 pulau yang sekarang disebut Indonesia, hanya beberapa etnik yang masih tersisa, selebihnya menjadi cikal bakal bangsa2 dunia antara lain bangsa India, Cina ( termasuk Jepang ), Eropa, Israel, Arab, dan Indian ( silahkan baca hasil penelitian Prof. Santos selama 30 tahun tentang Benua Atlantis terbitan Gramedia ). Dalam bahasa Jawi Kuno, arti jawa adalah moral atau akhlaq, maka dalam percakapan sehari-hari apabila dikatakan seseorang dikatakan : “ora jowo” berarti “tidak punya akhlaq atau tidak punya sopan santun”, sebutan jawa ini sejak dulunya dipakai untuk menyebut keseluruhan wilayah nusantara, penyebutan etnik2 sebagaimana berlaku saat ini adalah hasil taktik politik de vide et impera para penjajah. Sejak zaman Benua Atlantis, Jawa memang menjadi pusat peradaban karena dari bukti2 fosil manusia purba di seluruh dunia sebanyak 6 jenis fosil, 4 diantaranya ditemukan di Jawa, di Rusia, Cina dan Jepang ditemukan keris kuno, yang spektakuler di Jordania ditemukan kota kuno berumur 4000 th bernama JAWA. Menurut “mitologi jawa” yang telah menjadi cerita turun temurun, bahwa asal usul bangsa Jawa adalah keturunan BRAHMA DAN DEWI SARASWATI dimana salah satu keturunannya yang sangat terkenal dikalangan Guru Hindustan (India) dan Guru Budha (Cina) adalah Bethara Guru Janabadra yang mengajarkan “ILMU KEJAWEN”. Sejatinya “Ilmu Kejawen” adalah “Ilmu Akhlaq” yang diajarkan Nabi Ibrahim AS yang disebut dalam Alqur’an “Millatu Ibrahim” dan disempurnakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam wujud Alqur’an dengan “BAHASA ASLI (ARAB)”, dengan pernyataannya “tidaklah aku diutus, kecuali menyempurnakan akhlaq”. Dalam buku kisah perjalanan Guru Hindustan di India maupun Guru Budha di Cina, mereka menyatakan sama2 belajar “Ilmu Kejawen” kepada Guru Janabadra dan mengembangkan “Ilmu Kejawen” ini dengan nama sesuai dengan asal mereka masing2, di India mereka namakan “Ajaran Hindu”, di Cina mereka namakan “Ajaran Budha”. Dalam sebuah riset terhadap kitab suci Hindu, Budha dan Alqur’an, ternyata tokoh BRAHMA sebenarnya adalah NABI IBRAHIM, sedang DEWI SARASWATI adalah DEWI SARAH yang menurunkan bangsa2 selain ARAB. Bukti lain bahwa Ajaran Budha berasal dari Jawa adalah adanya prasasti yang ditemukan di Candi2 Budha di Thailand maupun Kamboja yang menyatakan bahwa candi2 tsb dibangun dengan mendatangkan arsitek dan tukang2 dari Jawa, karena memang waktu itu orang Jawa dikenal sebagai bangsa tukang yang telah berhasil membangun “CANDI BOROBUDUR” sebagai salah satu keajaiban dunia. Ternyata berdasarkan hasil riset Lembaga Studi Islam dan Kepurbakalaan yang dipimpin oleh KH. Fahmi Basya, dosen Matematika Islam UIN Syarif Hidayatullah, bahwa sebenarnya “CANDI BOROBUDUR” adalah bangunan yang dibangun oleh “TENTARA NABI SULAIMAN” termasuk didalamnya dari kalangan bangsa Jin dan Setan yang disebut dalam Alqur’an sebagai “ARSY RATU SABA”, sejatinya PRINCE OF SABA atau “RATU BALQIS” adalah “RATU BOKO” yang sangat terkenal dikalangan masyarakat Jawa, sementara patung2 di Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai patung Budha, sejatinya adalah patung model bidadara dalam sorga yang menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting. Dalam literatur Bani Israel dan Barat, bangsa Yahudi dikenal sebagai bangsa tukang dan berambut keriting, tetapi faktanya justru Suku Jawa yang menjadi bangsa tukang dan berambut keriting ( perhatikan patung Nabi Sulaiman di Candi Borobudur ). Hasil riset tsb juga menyimpulkan bahwa “SUKU JAWA” disebut juga sebagai “BANI LUKMAN” karena menurut karakternya suku tsb sesuai dengan ajaran2 LUKMANUL HAKIM sebagaimana tertera dalam Alqur’an. Perlu diketahui bahwa satu2nya nabi yang termaktub dalam Alqur’an, yang menggunakan nama depan SU hanya Nabi Sulaiman dan negeri yang beliau wariskan ternyata diperintah oleh keturunannya yang juga bernama depan SU dan meninggalkan negeri bernama SLEMAN di Jawa Tengah. Nabi Sulaiman mewarisi kerajaan dari Nabi Daud yang dikatakan didalam Alqur’an dijadikan Khalifah di Bumi ( menjadi Penguasa Dunia dengan Benua Atlantis sebagai Pusat Peradabannya), Nabi Daud juga dikatakan raja yang mampu menaklukkan besi (membuat senjata dan gamelan dengan tangan, beliau juga bersuara merdu) dan juga menaklukkan gunung hingga dikenal sebagai Raja Gunung. Di Nusantara ini yang dikenal sebagai Raja Gunung adalah “SYAILENDRA” , menurut Dr. Daoed Yoesoef nama Syailendra berasal dari kata saila dan indra, saila = raja dan indra = gunung.
Sudah menjadi keniscayaan sejarah, bahwa kemenangan Islam tahap pertama waktu “FUTTUL MAKKAH” dimana Nabi Besar Muhammad SAW. bersama orang2 beriman dengan konsisten melaksanakan perintah shalat sebagai kunci kemenangan dengan kondisi susah air, lalu Allah memberinya “SUMUR ZAM ZAM” yang penuh berkah, maka “FUTTUL MAKKAH KEDUA” akan terjadi melalui Indonesia, negeri yang penuh berkah dengan persediaan air tak terbatas ( zam zam di luar Makkah ). Dari Indonesialah pada suatu masa nanti akan bersatu sebuah kekuatan besar yang diinspirasi dari kekuatan spiritual Ibrahim, Daud, Sulaiman dan Muhammad SAW yang akan memenangkan Islam atas Zionis Israel dan para pendukungnya. Mudah2an bangkitnya peradaban nusantara akan mempersatukan kembali anak2 Adam yang terserak dalam lumpur rasisme.
Hancurnya peradaban atlantis serta isinya bukan krn azab ataupun bencana!!tp efek dr pertempuran ke 3 tokoh jago dunia..penguasa nusantara.yaitu penguasa lautan pegunungan dan daratan.yg menguasai 4unsur kekuatan alam.yg disaksikan ksatria sluruh dunia dimana para saksi itupun mati semua krna imbas dr energi itu!tak ada yg bs menjelaskan ini.kecuali pewaris mutlak peradaban.dan akan terbukti keberadaanya di nusantara.salam
Masukan tuk om winata.kata jawa dlm hal ini masih kurang tepat krn nusantara/atlantis adlh sunda besar yg kekuasaannya mencakup 2/3 wilayah dunia termasuk madagaskar sampai yugoslavia sdh pernah di tahlukan oleh ksatria2 nusantara pd masa itu. tuhan tdk pernah menghukum.adapun bencana yg terjadi krn bumi melakukan proses penyempurnaan diri sesuai dg kondisi yg sdng terjadi saat itu.KAMI DATANG DARI YANG TERDAHULU, UNTUK SAAT INI DAN MASA YG AKAN DATANG.
Nusantara/atlantis adlh sunda besar yg kekuasaannya mencakup 2/3 wilayah dunia termasuk madagaskar dari pendapat Saudara Skm pun masih kurang tepat kerana yang di maksudkan sunda besar disini ialah kekata nisbah, rangkuman, atau gelaran seperti Asia, Asia Tenggara, Eropah, Indocina, Kepulauan Hindia, Hindia Belanda dan sebagainya.. Bukan bermaksud kekuasaan penalukkan kerajaan atau lebih tepat lagi bukan bermaksud penaklukkan kerajaan sunda…
yach..krn itu suatu bentuk dr jajaran wilayah sunda besar..knapa sy katakan ^para ksatria^ dlm artian ini harus di sikapi scr global dlm arti bisa juga khalifah.yg bertugas menata peradaban..jd maksud menguasai disini bukan bentuk dr menjajah.tp penjelasan tentang penyebaran tatanan peradaban yg berdasarkan ^ilmu hidup^ bukan aturan hidup.karena pd saad itu kondisi peradaban msh dlm bentuk barbar(di luar wilayah nusantara)..dan peradaban nusantarapun sdh ada sblm para nabi ada..atas peran siapakah yg sanggup merubah peradaban bumi beserta isinya..??..krn tuhan hanya tokoh..bukan pelaku..yg pasti para khalifah..mungkin ada yg lain mau di pertanyakan?..yg jelas kamipun tdk meninggalkan logika…insun rahayu balarea waluya..kl orang sunda bilang….
ilmiah lah sedikit tu tuan-tuan dan puan-puan,,,kalau menulis sesuatu jadi dapat menentukan arah pembicaraan…dalam menentukan asal suatu bangsa,,,banyak sudut yg harus kita ambil,,,secara singkat aja kita buka ya….bahasa jawa itu,,,adalah bahasa yg sgt bnyak memasukan bahasa sansekerta(dr india—selatan) ini disebabkan pengaruh agama hindu yg dianutnya,,,bahasa ini dulunya hampir berdekatan dan berkerabat dg bahasa melayu kuno.sebgai saya org melayu,,,berketurunan bugis,,,minang,,,dan orang dr trengganu(malaysia) dan juga palembang,,,saya dan keluarga selalu menceritakan terombo/tambo dari mana asal kami,,,dan dari mana pengaruh budaya yg terpakai,,,dalam penyebaran agama buhda di jawa,,,merupakan gerakan besar yg dibawa oleh sailendra,,,raja sriwijaya,,,yg berasal dr india,,,mereka juga punya kekerabatan dg kerajaan kutai(buka silsilah kutai),,,dlm istilah melayu/minang sang sapurba,,,utk dinasti sailendra ini mereka masih memliki keturunan,,dinasti melayu yg beraja sekarang(walau sudah bercampur)…yaitu sultan perak,,,sultan siak,maupun secara umum negeri di semenanjung,,melayu jambi(di lanjutkan dinasti pagaruyung yg menikah dg keturunan dinasti majapahit),,yg merupakan anak ketrurunan sultan malaka,,,dan sultan melaka merupakan anak keturunan dari dinasti sriwijaya(yg memegang kedaulatan lebih dr 800 tahun),,,utk wilayah utara sailendra mmbawa agama ke kelantan,,,patani dan ke ayuthaya(thai–ayodhya..nama dr india)…akhirnya pasukan sailendra berhenti menguasai wilayah ayuthaya,,krn mereka telah beragama budha,,akhirnya pautng emas budha tersimpan di goa(riwayat budha ini terkenala di kelantan ,,patani).utk tanah jawa sailendra menyebar hgg ke jawa tengah,,terbukti dg gagahnya borobudur,,lihat relief akan nampak oleh awak semua perahu bercadik lambang kemajuan teknologi saat itu.bangsa lain kala itu belom menguasai teknologi perkapalan,,,org melayu,,sgt ahli dlm iltmu bintang,,,hgg kini secara umum terwariskan oleh org bugis yg nerupakan asimalsi org sumatera dan sulwesi.kami org melayu sll mencatat segala awal kami berada,,sailendra adalah org india…lihat kata sailan,,kami menyebut org srilangka,,sailan,,,ingat ,,kata langka…ada negeri melayu bernama langkasuka,,patani purba,,,langkapura.sebelum budha org sumatera umumnya pemeluk hindu namun akhirnya hindu berpindah ke budha ini disebabkan ajaran budha tidak mengenal kasta.akhirya islam,,krn konsep tauhid dan ketuhanan yg jelas karena org melayu umumnya lebih berpi,kir logis,,,mereka tdk mudah percaya dg hal-hal tahayul,,,tp pada intinya kita adalah bangsa melayu,,terima atau tidak terserah anda…melayu berasal dr kata malay yg artinya bukit.artinya bgsa melayu itu adalah mereka yg tggl di gunung2..mereka turun dr himalaya,,,makanya org melayu sama dg org champa,,org mekong,,dan vietnam,,termasuk mata org jawa bali…
utk istilah atlantis kami di riau jg ada melakukan penelitian…yati tepatnya di negeri kuantan sengigi.yaitu bekas kerajaan kandis,,para sejarawan riau inginmeneliti,,tata letak yg sesuai apa yg tulis oleh org ttg benua atlantis,,,mmg hampir mirip,,,tp dr situ apakah kita lgsg mengklaim bhwa kita nenek moyang dr org atlantis,,masih tanda tanya sementara,,,,catatan yunani itu sekitar lima ratusan sebelum masehi,,,sementara cina sudah ada peradaban 2000 sebelum masehi..jg bngsa arab mesir,,,babilon,,india,,,kita blm ada tulisan nyata,,,yg ada hanya pitecantropus erectus,,,itu adalah kera purba,,,yg lambat laun mengecil,,hgg ukuran sekarang.logikanya begini,,,kok koloseum roma dan piramida giza itu besar sekali ukuran..pakai apa mereka mmbuat??????.manusia ini dulunya besar lama-kelamaan mengecil,,,jd masih banyak tanda tanya…..????????.dalam al-quran menyebutkan kita adalah keturunan adam.kalau kita menyimpulkan dr bhasa itu-bahasa ini agk sukar karena bahasa mengalami perubahan dr tahun ketahun jg dipengaruhi,,oleh hukum rimba(paham maksudnya kan?)jadi bukan jaminan,,dr pada org pandai malaysia aja saya mendapat hal baru,,dimana,,kata…. brahma…..erawal dr ibrahim..braham(yahudi),,,yg awalnya merupakan agama tauhid(yg mengaku satu tuhan)…namun agama ini mengalami perubahan dr tahun ke tahun,,,krn tdk terpelihara dg baik,,,shgg terjadi kerusakan yg amat parah,,shgg sikap pengikut anak cucu nabi nuh muncul kmbali yaitu,,kmbali meyembah patung yg awal mereka menghormati org alim tsb.
Kl mo tau masalah silsilah ras/keturunan..baca aja karya dr oppenheimmer..nt bs tau siapa yg menurunkan bangsa cina dan taiwan..kl mslh kehebatan teknologi,mesir roma dan bangsa manapun sbnrny jg msh kalah jago dgn bangsa nusantara..buktinya batu piramid kwalitas unggul dr mana asalnya apa ada di mesir kwalitas batu spt itu..sblm bangsa arab,eropah,cina bisa bikin perahu.nenek moyang nusantara sdh merasakan pahit manisnya pelayaran maritim di muka bumi..dgn bukti peradaban yg dilahirkan di afrika.
buktinya bangsa eropah br mampu melintasi samudra tanjung harapan 1000thn lebih stlh maritim nusantara..suatu bukti yg tak terbantahkan.bangsa indiapun merupakan negara bagian dr nusantara.kl mau tau apakah majapahit takut dgn bngsa melayu yg kecil?tidak! kenapa majapahit memakai bahasa sansekerta yg pemahaman manusia skrng adlh bahasa melayu..krn sansekerta adlh bhsa nusantara pdwktu itu.jd bkn bhasa dr india..justru india yg memakainya untk bahasa peradaban ereka.
Buat sahabat Udin Malay,yang anda maksud ILMIAH sebenarnya adalah PSEUDO ILMIAH, karena sdh menjadi DOGMA para ilmuwan khususnya ilmuwan Barat , mereka menempatkan metode mencari kebenaran diluar dirinya disebut TRADISIONAL ALIAS TIDAK ILMIAH, jadilah HADITS (cerita rakyat, cerita bersambung) dan Kitab Suci sebagai MITOS yang tidak ilmiah. Untuk melengkapi artikel saya di atas, berikut ini saya sampaikan sekedar tambahan info buat direnungkan yaitu dari http://www.ssq-dla.com yang telah menyelenggarakan EKSPEDISI MENJELAJAH NEGERI PARA NABI, situs Nabi Daud dan Sulaiman di Jawa Tengah, situs Nabi Nuh di Jawa Timur dimana di daerah ini terdapat kembaran Gunung Ararat di Turki yaitu gunung tempat berlabuhnya perahu Nabi Nuh, fosil perahu ini setelah diteliti archeolog Belanda menyimpulkan bahwa perahu tsb terbuat dari kayu jati berkapur, kayu ini hanya ada di Jawa. Setelah fosil kayu ini umurnya diukur melalui tehnik Isotop C14, ternyata Nabi Nuh hidup setelah zaman Nabi Ibrahim dan tempat tinggalnya di Tanah Jawa, tentu fakta ini perlu diteliti lebih lanjut.
Disamping itu ada fakta lain tentang situs Nabi Daud dan Sulaiman di Yerusalem sebagaimana dimuat Majalah Times edisi 1 Februrari 2010, yang memuat pernyataan Ravael Grinberg, seorang dosen di Universitas Tel Aviv. Ia mengatakan, “Secara teori, seharusnya Anda sudah mendapatkan sesuatu hanya setelah melakukan penggalian selama enam minggu. Tapi nyatanya setelah dilakukan penggalian tanpa henti selama dua tahun, tidak ada hasil apapun yang memuaskan.”
Times menyebutkan, dalam empat tahun terakhir, berbagai organisasi Yahudi ekstrim sudah mengepung kota Jerussalem untuk melakukan penggalian bawah tanah di sekitar dan bawah Masjid Al Aqsha. Termasuk Organisasi Eilad, yang juga focus bekerja untuk mendirikan pemukiman imigran yahudi di Jerusalem. Selain itu, juga lembaga Eir David yang focus melakukan penggalian di Silwan. Menurut Profesor Finskltain asar Israel, yang juga ilmuwan sejarah di Universitas Tel Aviv, “Mereka yang melakukan penggalian bawah tanah di Jerussalem mencampur adukkan antara agama dengan ilmu pengetahuan. Eilad meyakini dogma agama bahwa ada peninggalan sejarah Daud di sana, tapi sampai sekarang tak pernah ditemukan.”
Selain itu, Profesor Yone Mazarahe, juga pakar arkeologi Israel mengatakan, “Eilad tidak menempukan apapun dari penggalian. Bahkan sekedar plang tulisan Selamat Datang di Istana Daud, juga tidak ditemukan. Mereka hanya mendasarkan keyakinan pada teks teks yang dianggap suci oleh mereka sebagai panduan penggalian.”
Dari fakta2 ini, bisa ditarik kesimpulan bahwa Bani Jawi (suku2 di Nusantara) ini adalah Bani Israel yang tetap beriman kepada Nabi Musa dan mendiami tanah yang dijanjikan (THE PROMISED LAND) yaitu Benua Atlantis yang sekarang disebut Indonesia, sedang Bani Israel yang berdiaspora ke seluruh dunia adalah mereka yang dikutuk oleh Allah karena mendustakan Nabi Musa AS. Adapun Bani Israel yang sekarang menjajah Palestina sebenarnya Yahudi jadi2an, maksudnya Bani Israel dari suku ke 13 yaitu SUKU KAZAR, hasil kawin campur Bani Israel yang berdiaspora dengan penduduk lokal dan saat ini posisinya mayoritas. Klaim atas Yerusalem sebenarnya sebuah kekeliruan yang disengaja, padahal Yerusalem, Temple of Solomon dan Taabut yang mereka cari selama ribuan tahun berada di Tanah Jawa yaitu CANDI BOROBUDUR DAN NEGRI SLEMAN di Yogyakarta.
Dalam Alqur’an “taabut” artinya “kode rahasia kerajaan” yang disimpan oleh Nabi Daud, saat ini “taabut” tsb sedang dibuka rahasianya melalui candi2 yang dibangun sejak zaman Nabi Sulaiman khususnya “Candi Borobudur”, perlu diingat sebenarnya kata “CANDI” berasal dari kata “SANDI” artinya “KODE RAHASIA”, dengan demikian rahasia jejak para nabi akan segera terkuak setelah ayat Allah berupa tulisan bergambar yang ada pada candi2 di Negeri Sleman di “puzzle”kan dengan ayat2 Allah dalam Alqur’an.
Sebagian besar ummat Islam saat ini terkecoh oleh keyakinan bahwa ” Palestina” adalah negeri yang diberkahi dan Yerusalem adalah kota suci Islam ketiga setelah Makkah dan Madinah, hal ini karena ummat Islam banyak terpengaruh hadits2 Israeliyat khususnya tentang Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Perlu ekstra hati2 dlm mengutip hadits tentang Isra’ Mi’raj karena sebagian besar hadits palsu dan dibuat oleh kaum munafik dari kalangan Bani Israel, para ahli hadits menyebutnya sebagai HADITS ISRAILIYAT. Karena hadits2 inilah ummat Islam di luar Palestina terseret dalam permusuhan dengan Israel dan menjadikan Yerusalem sebagai kota suci ketiga ummat Islam, padahal waktu kanjeng Nabi Isra’ Mi’raj apa yang disebut Masjidil Aqsa sebenarnya adalah Gereja, waktu itu Yerusalem masih dikuasai Roma. Kalo waktu itu dikatakan Nabi menjadi imam shalat berjamaah dengan para Nabi, pertanyaannya shalat apakah gerangan ? Sementara dalam hadits2 Israiliyat tsb dikatakan Isra’ Mi’raj dalam rangka menjemput perintah shalat 5 waktu sebagai hasil transaksi antara Nabi dengan Allah SWT dengan Nabi Musa sebagai konsultannya, pertanyaan berikutnya adalah mengapa harus Nabi Musa yang menjadi rujukan Nabi Muhammad ? Inilah cerdasnya Bani Israel yang telah berhasil menusuk jantung aqidah ummat Islam melalui hadits2 palsunya hingga ummat Islam terpecah belah, energi terkuras habis hanya untuk memikirkan Masjidil Aqsa, sementara Bani Israel karena ketekunannya telah berhasil menguasai dunia melalui infiltrasi kesegenap lini kehidupan. Saat ini fokus mereka adalah Indonesia khususnya Tanah Jawa, mengapa Jawa ? Dalam Alqur’an dikatakan bahwa “ULAMA2 (ILMUWAN) BANI ISRAEL” mengenal Alqur’an sebagaimana mereka mengenal anak2nya sendiri, tentu saat ini sebenarnya banyak ilmuwan Bani Israel yang mengetahui fakta2 yang ditunjukkan oleh Alqur’an, salah satunya adalah tentang Nabi Daud dan Sulaiman.Cobalah kita mengambil ibrah dari kemampuan Nabi Daud As dalam teknologi peleburan besi dan manajemen pengelolaan gunung yang diwariskan di Tanah Jawa ( Atlantis ) banyak meninggalkan bangunan2 misteri semisal Candi Borobudur, Piramida2 Mesir dan Piramida Aztek. Dalam peradaban ini para pendirinya adalah 3 sosok yang luar biasa yaitu Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS dan Ratu Bilqis yang masing2 diberi kelebihan oleh Allah SWT. Sampai saat ini negeri kita adalah satu2nya negeri yang paling banyak diwarisi gunung berapi dan deposit besi titanium tak terbatas, yang tersebar di sepanjang pantai selatan Pulau Jawa. Besi titanium ini sejak zaman Nabi Daud sampai sekarang digunakan sebagai bahan baku pembuatan senjata khususnya KERIS, besi titanium ini juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan PESAWAT RUANG ANGKASA, dan saat ini disekitar Candi Borobudur sedang dipersiapkan berdirinya Perguruan Tinggi Nuklir yang akan mempersiapkan desain dan pembuatan PESAWAT PIRING TERBANG oleh Tim SSQ, hanya dengan menguasai teknologi pesawat piring terbang, ummat Islam bakal mampu mengalahkan Zionis Israel dan para pendukungnya yang cenderung semakin destruktif di muka Bumi, Yahudi memang hanya bisa dikalahkan oleh Yahudi beriman karena memang kecerdasan dan ilmunya juga sepadan. Tapi aneh bin ajaib, sekarang ini banyak perusahaan2 skala dunia yang secara tersembunyi berafiliasi dengan Israel berlomba-lomba mengajukan ijin untuk mendirikan pabrik peleburan besi titanium di pantai selatan Jawa, sementara perusahaan2 besar lainnya yang sebagian besar juga milik orang Yahudi, baik Yahudi Eropa maupun Amerika sudah malang melintang menguasai hajat hidup bangsa Indonesia, sepertinya mereka akan mengembalikan penjajahan ala VOC tempo dulu (VOC adalah perusahaan milik Yahudi Belanda yang berhasil menjajah Indonesia).
sok nulis sejarah tapi latar belakang kompetensi … ekonomi, gimana nich !
memang yang namanya sejarah, apalagi untuk membuktikan masa lalu yang sudah berumur 2000 atau 5000 tahun yang lalu memang bukan perkara yang mudah, semudah membalikkan telapak tangan. jika jawa adalah pusat peradaban dunia dan nusantara konon dahulu pecahan dari benua atlantis memang terlalu jauh untuk kita yakini, namun setidaknya harapan untuk memahami masa lalu bangsa kita sebagai bangsa yang sangat maju dan dikagumi pada masa lalu, memang harus benar-bnar kita pahami.
1.saya pernah membaca dan kebetulan teman saya yang bekerja di thailand pulang dan bercerita, bahwa di suatu desa di pataya thailand terdapat desa yang berasal dari pulau jawa, bahasa yang mereka gunakan sehari-hari adalah bahsa jawa, berikut dengan cara berpakaian dan cara menanam padi yang mirip dengan masyarakat bali. mengapa? menurut teman saya, masyarakat ini dahulunya(nenek moyang mereka adalah orang jawa pada masa majapahit) karena hubungan antara majapahit dan kerajaan di thsiland(kerajaan ayuttaya) dulu sekitar 1400an terjalin dengan baik dan sang raja dari thailand sangat kagum melihat masayarakat yang hidup dibawah pemerintahan majapahit. kemudian sang raja dari thailand meminta satu desa tersebut untuk hidup dikerajaannya sebagai contoh teladan bagi masyarakat di kerajaan ayuttaya. bahkan sampai saat inipun desa itupun masih ada dan para penerusnya masih memegang prinsip-prinsip leluhur dari tanah jawa.
2. kebetulan saya dalah pemerhati sejarah baik sejarah barat atau timur, salah satu dosen arkeolog dan juga sejarah pernah bercerita kepada saya bahwa, sebuah kerajaan jika berani membangun sebuah candi itu bukan asal-asalan. kerajaan yang berani membuat candi, itu berarti kerajaan tersebut telah sangat maju baik wilayahnya, ekonomi, maupun masyarakatnya yang sudah hidup secara makmur. jika semua itu sudah terpenuhi barulah raja dan para pengikutnya berani membangun candi.
3.suatu saat saya bertaya kepada salah satu teman yang kebetulan adalah seorang ahli seni rupa, apakah pahatan-pahatan di candi borobudur menurutmu dibuat lebih dari 1 orang??? teman saya hanya menggeleng dan menjawab,”Pada dasarnya dalam seni rupa setiap perupa atau pelukis mempunyai garis ekspresi dan ciri khas masing-masing, namun hal itu tidak terlihat pada candi borobudur” so????
4. setidaknya bagi mereka yang percaya ramalan-ramalan. pasti tak asing dengan nama jayabaya yang meramal setelah adanya zaman kalatida dan zaman kalabendu(pncak kekacauan di nusantara)maka akan muncul zaman kalasuba dimana negri akan muncul satria piningit yang akan membawa negri ini makmur kembali. jayabaya bahkan jauh sudah meramal perseturuan antara raja brawijaya terakhir dengan sabdapalon, dan sabdapalonpun berucap,”selama 500 tahun islam memasuki pulau jawa dan nusantara maka akan selalu ada kekacauan sampai datangnya ajaran budi.”
baca artikel yang dimuat di jawa pos tanggal 8 januari 2010 tulisan Sujiwo tejo
http://ayemmo.wordpress.com/2010/01/29/ramalan-kedelapan-jayabaya/
5. jika dibubungkan antara ramalan jayabaya tentang satrio piningit dan hadist nabi Muhammad SAW tentang datangnya imam mahdi di negri jauh di timur yang direspon oleh para sahabat nabi untuk menyebarkan islam nusantara. tentunya menyebarkan agama islam di nuasanyara bukanlah sesuatu yang tak disengaja namun sudah diperhitungkan dari awal, bahkan konon di Sumatra utara terdapat makam dari sahabat nabi Muhammad SAW.
Dan telah mengeluarkan Ibni Abi Syaibah dan Nu’aim bin Hammad dalam Al Fitan dan Ibnu Majah dan Abu Nu’aim dari Ibnu Mas’ud, katanya : “Ketika kami berada di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba datang sekelompok anak-anak muda dari kalangan Bani Hasyim. Apabila terlihat akan mereka, maka kedua mata Rasulullah berlinang air mata dan wajah beliau berubah. Akupun bertanya : “Mengapakah kami melihat pada wajahmu, sesuatu yang kami tidak sukai?”. Beliau menjawab : “Kami Ahlul bait telah Allah pilih untuk kami akhirat lebih dari dunia, kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyingkiran sepeninggalanku kelak, sampai datangnya suatu kaum dari sebelah Timur yang membawa bersama mereka panji-panji berwarna hitam. Mereka meminta kebaikan , tetapi tidak diberikannya. Maka mereka pun berjuang dan memperoleh kemenangan. Lalu diberikanlah apa yang mereka minta itu, tetepi mereka tidak menerimanya hingga mereka menyerahkannya kepada seorang lelaki dari kaum kerabatku yang memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan kedurjanaan. Siapa diantara kamu yang sempat menemuinya, maka datangilah mereka walalupun merangkak di atas salji. Sesungguhnya dialah Al Mahdi.”
SAYA MEYAKINI KEJAYAAN SUATU BANGSA ITU SEPERTI SEJARAH YANG HANYA BERPUTAR. . .JIKA KINI KITA TERBURUK DAN BANGSA LAIN SEPERTI ZIONIS DAN ANJINGNYA AMERIKA SERIKAT TERTAWA,MAKA BUKAN SESUATU YANG MUSTAHIL JIKA SELANJUTNYA NUSANTARA YANG TERTAWA DAN AKAN MENJADI GARDA DEPAN DI DUNIA SEPERTI YANG DIKATAKAN BUNG KARNO. . .JIKA SAUDARA-SAUDARA MENGELAK DAN PESIMIS ITU HAK ANDA, NAMUN BIARKANLAH KAMI OPTIMIS DAN PERCAYA AKAN HAL ITU.