Pasar Wedding Berlipat Ganda di Bali
Dikirim oleh Gilda Sagrado
Kadisparda Kabupaten Badung I Made Subawa MM meresmikan pembukaan kantor pusat Bali Exotic Wedding hari Sabtu (19/4) disaksikan oleh pemilik usaha Deden Saefulloh dan seratus lebih undangan dari industri wedding organizer di Bali.
Dalam kata sambutannya, Deden mengutarakan, “Saya berharap pemerintah dapat memberi acuan semua wedding organizer di Bali untuk bersinergy demi mengeliminasi perang harga dan bahkan mendukung promosi bersama. Beberapa minggu yang lalu saya mengikuti sebuah Wedding Expo di Australia dan alangkah indahnya jika kita semua wedding organizer bisa bergandengan tangan mempromosikan Bali ke Australia, Singapura, Jepang, Korea, Jakarta, bahkan juga sejauh Russia, Eropa dan Amerika.”
Pasar Wedding di Bali berkembang pesat dengan angka 182% pertumbuhan dari tahun 2006 ke 2007. Dan pasar ini adalah pasar yang sangat baik karena tidak terserap oleh satu kalangan saja namun berbagi kamar lebih banyak bagi tamu pernikahan, bookingan SPA bagi mempelai wanitanya, penyedia jasa hiburan untuk acara, makanan dan minuman untuk resepsi pernikahan dan bahkan paket bulan madu setelah acara nya selesai.
Bali Exotic Wedding adalah perusahaan wedding organizer di Bali yang mendapat Akreditasi Internasional dan dua lokasi kantor yang terpercaya ketika banyak sekali wedding organizer–wedding organizer di Bali yang hanya bekerja menghandalkan computer di rumah atau HP, menawarkan layanan tanpa ijin, tidak membayar pajak dan bahkan tidak memiliki surat-surat lengkap. Sangat disayangkan sekali hal ini akan berdampak pelik bagi citra Bali sebagai “island of Paradise”.
Acara hari Sabtu (19/4) tersebut juga menjadi perayaan tujuh tahun keberadaan Bali Exotic Wedding yang berkaryawan 15 orang dan dipimpin langsung oleh Deden dan istrinya Sulis. Dimulai dari sebidang kantor kecil di Jalan Subur Denpasar kini diresmikan kantor pusat yang berlokasi di Jalan Dewi Sri Kuta. ©
Untuk informasi lebih lanjut atau foto, silakan menghubungi Deden Saefulloh, HP 0818560519.



