<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kapan Kebijakan Pernyiaran Indonesia Adil?</title>
	<atom:link href="http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2008/09/04/kapan-kebijakan-pernyiaran-indonesia-adil.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2008/09/04/kapan-kebijakan-pernyiaran-indonesia-adil.html</link>
	<description>Berbagi Informasi tentang Bali</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Mar 2010 05:42:25 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: edi winarto</title>
		<link>http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2008/09/04/kapan-kebijakan-pernyiaran-indonesia-adil.html/comment-page-1#comment-8205</link>
		<dc:creator>edi winarto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 03:48:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/kabar-anyar/2008/09/04/kapan-kebijakan-pernyiaran-indonesia-adil.html#comment-8205</guid>
		<description>Pak Win yang baik,

Membaca artikel anda, saya merasakan sebuah atmosfer yang luar biasa. Ditengah dominasi opini yang mengkerdilkan eksistensi TV lokal, saya merasa saya masih punya banyak sahabat seperti pak Win yang terus berjuang dan berjuang demi keadilan penyiaran. 

Saya merasa sedih ketika UU Penyiaran kemudian dikhianati petinggi negeri ini yang disupport &quot;modal&quot; bahkan nyaris ditinggalkan. Ironisnya, si pembuat UU nya sendiri mungkin sudah lupa pada semangat mengotonomikan televisi demi memberikan kesempatan anak bangsa yang masih peduli untuk menyelamatkan negeri ini dengan tayangan budaya jati diri dan tradisi bangsa.

Mari kita tetap perjuangkan dan suarakan TV Lokal

Salam

Edi Winarto</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Win yang baik,</p>
<p>Membaca artikel anda, saya merasakan sebuah atmosfer yang luar biasa. Ditengah dominasi opini yang mengkerdilkan eksistensi TV lokal, saya merasa saya masih punya banyak sahabat seperti pak Win yang terus berjuang dan berjuang demi keadilan penyiaran. </p>
<p>Saya merasa sedih ketika UU Penyiaran kemudian dikhianati petinggi negeri ini yang disupport &#8220;modal&#8221; bahkan nyaris ditinggalkan. Ironisnya, si pembuat UU nya sendiri mungkin sudah lupa pada semangat mengotonomikan televisi demi memberikan kesempatan anak bangsa yang masih peduli untuk menyelamatkan negeri ini dengan tayangan budaya jati diri dan tradisi bangsa.</p>
<p>Mari kita tetap perjuangkan dan suarakan TV Lokal</p>
<p>Salam</p>
<p>Edi Winarto</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
