Pemerintah Bali Dukung World Silent Day

Dikirim Agung Wardana

Langkah Bali Kolaborasi untuk Perubahan Iklim dalam meluaskan kampanye World Silent Day (WSD) nampaknya telah mulai terlihat. Hal ini terbukti dalam sosialisasi WSD dihadapan jajaran pemerintah yang difasilitasi oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali di Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Rabu (18/02/09)  lalu.

Dalam pertemuan yang dihadiri lebih dari 80 orang berasal dari perwakilan dinas-dinas dil ingkungan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/ kota se-Bali tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BLH Bali, I Putu Gede Wardana. Dalam pembukaannya, Gede Wardana menyatakan bahwa kampanye WSD merupakan sebuah kebanggaan bagi Bali yang sepatutnya didukung oleh seluruh komponen masyarakat Bali.

“Saya berharap melalui pertemuan ini ada kesepahaman kita tentang perubahan iklim dan WSD sehingga kedepan WSD menjadi gerakan kita bersama. Untuk itu juga saya meminta kepada peserta yang hadir untuk ikut menyebarluaskannya ke instansi dan kabupaten/ kota masing-masing,” ungkap Gede Wardana.

Hira Jhamtani, mewakili Bali Kolaborasi untuk Perubahan Iklim (BKPI) menyatakan bahwa WSD ini merupakan kearifan masyarakat yang dapat menjadi salah satu jawaban atas krisis iklim yang terjadi saat ini.

“Disaat solusi atas krisis iklim yang dibahas dalam perundingan internasional dipenuhi dengan debat tentang metodologi, sumber pendanaan, hak masyarakat rentan, justru WSD merupakan solusi yang paling sederhana, adil dan efektif,” ungkap aktivis yang sering mengikuti perundingan internasional ini.

Bhagawan Dwija mengungkapkan bahwa Hari Nyepi merupakan bentuk implementasi konkrit dari Tri Hita Karana. Dengan inspirasi dari Hari Nyepi ini kemudian muncul konsep WSD yang ditawarkan oleh BKPI. Namun ada perbedaan mendasar antara Nyepi dan WSD adalah perspektif yang digunakan.

Beliau menambahkan, “Nyepi menggunakan perspektif teologis sedangkan WSD menggunakan perspektif ekologis dalam rangka mengatasi permasalahan climate change saat ini dengan mengadepankan behavior change.

Dalam kesempatan pertemuan ini KBPI menghimbau kepada pemerintah terutama Gubernur untuk mendukung kampanye ini dengan mengeluarkan surat edaran yang isinya agar seluruh jajaran pemerintah mengikuti WSD pada 21 Maret 2009 nanti.

Dalam sesi diskusi terungkap bahwa seluruh peserta menyatakan dukungannya terhadap kampanye WSD. Bahkan sebagaian besar mengungkapkan kesediaannya untuk menyebarluaskan dan menggalang dukungan tanda tangan di lingkungannya instansi masing-masing. [b]

Share

1 komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2012 Bale Bengong. Powered by WordPress Present by Sloka Institute & maintenanced by: Bali Blogger Community

Switch to our mobile site