Kontributor

  1. Nyoman Darma Putra. Lahir dan besar di Denpasar. Sejak Januari 2007 tinggal di Brisbane Australia. Darma Putra menulis rutin untuk kolom Denpasar Before & After untuk mengobati kerinduannya akan kampung halaman, Padangsambian, Denpasar Barat.

  2. Luh De Suriyani. Lahir dan besar di Denpasar. Ibu satu anak, tinggal di pinggiran Denpasar Utara. Anak juragan soto karangasem ini rajin menulis soal makanan sambil belajar lebih dalam tentang hobinya: memasak. Alumni Pers Mahasiswa Akademika dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana Bali ini pernah jadi wartawan organik di www.detik.com dan Media Indonesia. Sekarang jadi pemimpin redaksi media advokasi HIV/AIDS dan narkoba Kulkul selain juga menulis lepas untuk The Jakarta Post, Media Indonesia, Media Halo, dan mengurusi Sloka Institute.

  3. Yusuf Rey Noldy. Bapak satu anak ini tinggal di Pedungan Denpasar. Lama aktif di penanggulangan HIV/AIDS di Bali. Menulis jadi salah satu terapi baginya agar tidak kembali memakai heroin (relapse) seperti yang lama dia pernah lakukan. Tulisannya pernah mendapat juara I pada Lomba Menulis AIDS Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali dan juara I Lomba Menulis Yayasan Sandarmais Jakarta. Saat ini juga aktif di Ikatan Korban Napza (IKON) Bali, gerakan untuk mendukung perlindungan hak asasi manusia di kalangan pecandu dan mantan pecandu narkoba.

  4. Arief Budiman. Bekerja di Matamera Communication Denpasar. Punya perhatian khusus di bidang desain, jazz, iklan, dan VW. Kini sedang gandrung dengan blog. Menulis di portal ini adalah bagian dari perjuangannya untuk mendorong warga Denpasar rajin ngeblog. Juga mengelola Warta Jazz.

  5. Anton Muhajir. Bekerja paruh waktu majalah advokasi pertanian berkelanjutan sambil mengurus Sloka Institute di Denpasar. Menulis di blog ini karena yakin tulisan-tulisannya tidak akan layak masuk di media umum (mainstream). “Mai ngeblog pang sing belog,” katanya. Artinya ayo ngeblog biar nggak goblog! Sebelum jadi wartawan freelance, pernah lima tahun jadi Koresponden GATRA di Bali. Sekarang selain menulis lepas untuk media nasional seperti The Jakarta Post, Media Indonesia, Playboy Indonesia, dan The Appetite Journey, juga nulis media esek-esek, eh, ecek-ecek lainnya.

  6. Made Putri Ayu Rasmini. Bajang jegeg alias cewek manis ini masih kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia. Ollan, panggilan akrabnya, rajin menulis masalah-masalah remaja dan kesehatan reproduksi. Sebab dia memang aktif di beberapa lembaga peduli remaja dan HIV/AIDS. Pernah ke negeri “hacah-hacah dan nehik-nehik” India mewakili remaja Bali dalam diskusi tentang hak-hak remaja. Oya, pernah juga menang beberapa lomba nulis tentang HIV/AIDS di kalangan remaja.

  7. Hendra W Saputro. Salah satu tukang di perusahaan Web Hosting Indonesia, Registrasi Domain Name dan Web Development berbasis di Bali bernama Bali Orange Communications dengan website http://www.baliorange.net. Sambil mengurusi dunia pertukangannya, Hendra menulis soal teknologi untuk menyebarluaskan idenya, terutama teknologi informasi.

  8. Agustinus Wibowo. Jurnalis, reporter, fotografer sekaligus redaktur di Harian Umum NusaBali. Dia ingin menyumbang pikiran, ide dan reportase di portal ini.

  9. Putu Setiawan. Warga Denpasar, tinggal di daerah Tohpati, Denpasar Timur. Saat ini merintis situs berita www.beritabali.com. “Ini proyek idealis,” katanya soal situs tersebut. Sebagian tulisannya di beritabali dikirim juga ke www.balebengong.net.

  10. Komang Sudhiarta. Tinggal di Jl Nangka Denpasar. Bapak dua anak ini bekerja di bagian teknologi informasi (TI) sebuah LSM pertanian berkelanjutan di daerah Yangbatu, Denpasar.

  11. Kadek Adi Mantara. Tinggal di Ubung, Denpasar Utara. Sehari-hari bekerja di Yakeba LSM penanggulangan AIDS dan narkoba di Denpasar. Moyong, panggilannya, juga mengurus Ikatan Korban Napza (IKON) Bali yang mendorong perlindungan hak asasi manusia (HAM) bagi pecandu narkoba.

  12. Ketut Adi Sutrisna. Bersama Putra Setiawan merintis situs berita www.beritabali.com yang dianggap sebagai proyek idealis mereka. Centong, panggilan akrabnya, sehari-hari lebih banyak mengurus soal TI meski juga liputan ke lapangan.

  13. Ni Komang Erviani. Warga Denpasar tinggal di Jl Narakusuma, Denpasar Timur. Sedang menyelesaikan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Udayana Bali dan menulis juga untuk beberapa media nasional seperti GATRA dan The Jakarta Post. Ervi yang masih jomblo ini juga anggota Komunitas Jurnalis Peduli AIDS (KJPA) Bali. Makanya dia sering menulis masalah AIDS dan narkoba di Bali.

  14. Martinus S Agus. Aktif di yayasan penanggulangan AIDS dan narkoba. Dua isu itu pula yang sering ditulisnya saat ini.

  15. Susi Andrini. Ibu rumah tangga dengan tiga anak, penggiat seni budaya dan pendidikan. Saat ini tinggal di Sanur sambil sesekali menulis ke media.

  16. Adi Setiawan. Praktisi Teknologi Informasi yang mencurahkan waktunya untuk teknologi website (pemrograman web, pejuang Open Source, dan developer inti Mamboo CMS), linux OS, tinggal di Denpasar, Bali.

  17. Pande Baik. Warga Denpasar yang tinggi besar 198cm/110kg plus kaca mata jadi ciri khas. Punya keinginan untuk selalu berbuat Baik. NgeBlog hanya untuk luapan emosi yang gak bakalan pernah muncul di media resmi manapun. Interest with Gadget Tech. Tinggal di Jl Nangka Denpasar dan bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Badung.

  18. Patrick Wijaya. Warga Denpasar, tinggal di Nangka Utara, Denpasar. Saat ini punya usaha toko di Jl Patimura 51 (Anekaban). Menulis blog karena sedang mencoba terjun di dunia blog sekaligus berbagi pengalaman dan cerita kepada sesama blogger.

  19. Okanegara. Dokter tinggal di Jl Waturenggong, Panjer, Denpasar Selatan. Meski sudah tidak remaja, masih aktif di Kita Sayang Remaja (Kisara), kelompok relawan remaja Bali di bidang kesehatan reproduksi dan narkoba. Juga aktif di berbagai kegiatan terkait dua masalah tersebut, termasuk Bali Community Cares (BCC), kelompok peduli anak-anak korban HIV/AIDS di Bai.

  20. I Ngurah Suryawan, Menyelesaikan studi di Jurusan Antropologi Fakultas Sastra Universitas Udayana, 2006. Menekuni studi politik kebudayaan dan kekerasan di Bali. Sedang menyelesaikan tesisnya di Program Pascasarjana (S2) Kajian Budaya Universitas Udayana dengan judul, Bara Suara di Tepi Kuasa (Pergolakan Kelompok Subaltern Bali Pascakolonial). Menulis buku, Ladang Hitam di Pulau Dewa (Pembantaian Massal di Bali 1965) dan Kesaksian Air Mata (Kisah-kisah Memecah Senyap), 2007. Bali, Narasi dalam Kuasa (Politik dan Kekerasan di Bali), Jejak-jejak Manusia Merah (Siasat Politik Kebudayaan Bali), 2005. Bisa dihubungi di email: ngurahsuryawan@gmail.com.

  21. Agung Ardana alias ‘BaliBuddy”. Bekerja sebagai Tour Organizer di Bali. “Pesan saya, Bali akan bertambah indah jika Anda bersama orang yang tahu dan memberikan informasi yang benar tentang Bali,” tulisnya di blog pribadi bali4u.wordpress.com. Jika Anda butuh guide di Bali, jangan ragu untuk telepon atau SMS di 081338667808 atau email balibuddy@gmail.com.

  22. Swastinah Atmodjo. Menulis lepas untuk The Jakarta Post dan pernah bekerja sebagai wartawan tetap di majalah Trust, majalah wanita Lisa, majalah Elite, harian Nusa, dan beberapa media lain. Sekarang jadi anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar dan tinggal di Sanglah, Denpasar Barat.

  23. Taufik Hidayat. Lahir di Denpasar, 16 Februari 1980. Opik, begitu ia biasa disapa, alumni SMA Negeri 6 Denpasar dan kini sedang menyelesaikan studi di Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Udayana (Unud). Alumni Pers Mahasiswa Akademika Unud ini aktif menulis di media kampus, beberapa media lokal dan nasional, serta mengikuti lomba penulisan karya ilmiah.

  24. I Nyoman Winata. Lahir di Denpasar Bali, tepatnya di sebuah rumah di depan Terminal Ubung pada tahun 1975. Kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Udayana (Unud) Bali. Ketika mahasiswa aktif dan jadi slah satu penggerak gerakan mahasiswa di Bali. Pernah bekerja di media harian Bali dan sekarang tinggal di Semarang Jawa Tengah. Kerja di bidang jasa penyiaran televisi. Blog http://winatalyka.blogspot.com/

  25. Yahya Anshori. Alumni Magister Sains lulusan Kajian Budaya Universitas Udayana (Unud) ini pernah ikut Short Course of Drug Surveillance and Social Research di Melbourne Australia 2003. Mantan staf peneliti di Unit Pelatihan dan Epidemologi Komunitas (UPLEK) Unud ini juga pernah jadi assisten pengajar mata kuliah Antropologi/Sosiologi Kesehatan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Unud. Yahya intens meneliti masalah HIV dan AIDS antara lain tentang kesehatan reproduksi remaja, pertukaran jarum suntik, potensi penularan di kalangan sopir truk, kurikulum HIV dan AIDS bagi pelajar, rehabilitasi bagi pecandu narkoba, dan lain-lain. Selain sebagai penyuluh masalah HIV, AIDS, dan narkoba, Yahya juga pernah menjadi kontributor dan editor Tabloid Tokoh dan Harian Bali Post, Sekretaris Redaksi Majalah Berita AIDS Indonesia, dan Sekretaris Redaksi Tabloid AKRAB UPLEK-USAID. Dia jadi senior project officer di Komisi Penanggulangan AIDS Bali.

  26. Marthen Welly. Bapak dari dua anak, tinggal di Bali sejak tahun 1997. Saat ini tinggal di Banjar Biaung Kesiman Kertalangu Denpasar Timur. Penikmat diving dan fotografi ini sehari-hari aktivis lingkungan hidup, khususnya masalah pesisir dan laut. Sekarang kerja untuk The Nature Conservancy (TNC) Bali, NGO internasional di bidang konservasi pesisir dan laut.

  27. Wibisono Sastrodiwiryo. Lahir dari keluarga campuran Jawa-Bali membuatnya berkepribadian unik. Mewarisi segala sesuatu yang terbaik (dan terburuk) dari perpaduan kedua budaya tersebut. Belajar budaya Bali sejak lahir di Denpasar dan besar di Singaraja. Belajar budaya Jawa dari keluarga ayah yang masih kental tata krama nJawani. Sebagai seorang muslim yang tumbuh ditengah tengah keluarga Hindu memupuk rasa toleransi beragama. Tahun 1998 pada era hiruk pikuk reformasi menamatkan kuliah di bidang Ilmu Komputer dari Universitas Gunadarma. Teknologi Informasi merupakan bidang yang digelutinya untuk mencari nafkah. Namun ketertarikan dibidang seni dan budayalah yang memacu terus hasratnya untuk menulis di blog.

  28. I Made Cock Wirawan. Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali dan kini bekerja sebagai dokter di sebuah rumah sakit swasta di Denpasar Bali. Saat ini hidup bersama dengan seorang istri dan dua orang anak. Lahir pada 29 juli 1976 di Denpasar ibukota Provinsi Bali. Sebagai anak tertua dari 3 bersaudara, mempunyai tanggung jawab untuk membimbing kedua adik walau terkadang susah untuk membimbing diri sendiri. Saat ini tinggal di sebuah rumah mungil di Sanur Bali. Walaupun sudah berkeluarga, namun masih tinggal bersama dengan kedua orang tua dan adik-adik. Selain praktik sehari-hari sebagai dokter, tiap hari juga mengelola blog dokter.

  29. Made Suardana, dari Nusa Penida, Bali. Alumni Smansa Klungkung 1994, Sasing Unud ‘97. Sejak 2005 hingga saat ini tinggal/bekerja di sebuah resort bintang lima di Kepulauan Turks & Caicos, British West Indies (Karibia). Blog pribadinya di http://devari.org

  30. Alim Mahdi. Bapak dua anak tinggal di Denpasar sejak 1994. Istri lahir dan dibesarkan di Ubung Kaja Denpasar. Praktisi zakat dan direktur DSM Bali (Dompet Sosial Madani Bali), sebuah yayasan di bidang sosial kemanusiaan, pemberian santunan anak yatim, pendidikan dan kesehatan bagi orang tidak mampu. Bantuan tanggap bencana dan pemberdayaan masyarakat miskin. Pernah bekerja di Visitor’s Guide to Bali dan saat ini sedang belajar menulis di blog. http://alimmahdi.blogspot.com

  31. I Kadek Didi Suprapta. Akrab dipanggil Didi atau Dek Didi. Lahir di Songan, sebuah desa di pedalaman Kintamani tepatnya pinggiran Danau Batur. Mempunyai minat besar pada blogging dan pemanfaatan internet sebagai sarana promosi untuk menggantikan model promosi konvesional. Dapat dijumpai di blognya: http://bali.ikads.com

  32. I Gusti Agung Made Wira Utama. Biasa dipanggil Wira, lahir dan tinggal di Kerobokan 10 menit dari pusat wisata Kuta. Alumni SMUN 7 Denpasar, kuliah empat tahun dan lulus jurusan Teknik Informatika ITATS Surabaya tahun 2005. Pekerjaan tidak jauh dari dunia pendidikan di bidang IT. Kalau berkenan, silakan mampir ke http://wirautama.net. “Comment tidak comment tetap tengkyu.”

There are currently 29 responses to “Kontributor”

Why not let us know what you think by adding your own comment! Your opinion is as valid as anyone elses, so come on... let us know what you think.

  1. 1 On July 10th, 2007, Agustinus Wibowo said:

    jurnalis,reporter, fotografer sekaligus redaktur di Harian Umum NusaBali. Pingin nyumbang pikiran, ide dan reportase di web ini. Gitu lho…

  2. 2 On July 10th, 2007, admin said:

    Silakan, Mas Bowo. Aku tunggu tulisan2mu. Suksma..

  3. 3 On July 13th, 2007, I Made Yanuarta DPY said:

    bli admin..
    kirain register di balebengong langsung bisa post.
    ternyata nggak ada options buat write post. he.3 :)
    padahal udah pengen nulis aja neh..

  4. 4 On July 31st, 2007, imcw said:

    buat Yahuar :
    pake zoundry bisa tuh bli…saya menggunakan program ini untuk nulis blog, alamatnya di www.zoundry.com

  5. 5 On August 16th, 2007, irawan said:

    Ini situs bagus tapi mungkin kurang dipromosikan offline nya kali ya.. baru denger sekali tu pun dari mas Hendra.. Saya suka situs gini ginian….

  6. 6 On August 21st, 2007, anton said:

    bli irawan, kalo suka situs gini2an, bantu nulis dong. :))

  7. 7 On September 1st, 2007, pink said:

    salam kenal aja semuanya… trus berkarya yah…

  8. 8 On September 15th, 2007, Yusach NH said:

    Salam kenal buat semuanya,terutama Irfan Afandy tak ubahnya anda melompat dan berkarya nun jauh dimataku,ttp masih sempat terdampar di webside ku.sukses untuk anda,maju terus.

  9. 9 On October 7th, 2007, Centong said:

    Salam Kenal untuk semua kawan-kawan di balebengong.net.

    Cheers
    c3nt0ng

  10. 10 On October 17th, 2007, made rotten said:

    saya penyuka blog ini.tapi makin lama kok makin nggak mutu beritanya? coba cek aja pengunjungnya berkurang banyak banget………

  11. 11 On October 18th, 2007, anton said:

    Bli Made Rotten, terima kasih kritiknya. Kami tunggu tulisan2 Bli Made utk peningkatan mutu blog ini.

    Soal jumlah pengunjung, itu sih sepertinya karena lagi libur saja. Pelan2 sudah naik lagi kok.

    Suksma..

  12. 12 On October 29th, 2007, winata said:

    Saya Winata, nak Bali, karena lahir besar di Bali sampai umur 29 tahun.Satu Kampung halaman dengan Ngurah Suryawan. Sekarang tinggal di Semarang. Pernah Kuliah di Unud, pernah ikut gradag-grudug di organisasi Kemahasiswaan.Mas Anton Muhajir mudah-mudahan masih ingat saya. Pie kbahare Mas Anton. Saya kangen ma teman-teman pas waktu gradag-grudug di Unud.
    Kalau mau ikutan nulis, tentang apa ya…?

  13. 13 On November 1st, 2007, Mega said:

    Website-nya bagus … saya suka banget nyoba2 tempat makan disekitar denpasar dan kuta … ada beberapa tempat enak yang kayanya belum termuat di website ini ..

  14. 14 On November 8th, 2007, Jafar G Bua said:

    SENANG rasanya punya tempat memelihara idealisme seperti Balebengong[dot]Net ini. Ketika membuka Balebengong, saya juga berusaha memelihara idealisme, sebab saya membaca tulisan-tulisan sarat makna dari kawan-kawan semua. Salam kenal buat semuanya. Saya jurnalis dan blogger paruh waktu. Kini bekerja untuk Trans TV di Palu, Sulawesi Tengah.

  15. 15 On November 13th, 2007, Marthen Welly said:

    Hallo semua rekan-rekan di Balebengong.net,
    Salam kenal, senang bisa berbagi cerita, pesan, harapan dan masukan. Juga sebagai tempat untuk belajar dan mendapatkan inspirasi. Mudah-mudahan situs ini bisa tetap terjaga, berbobot dan semakin diminati.

    salam
    Marthen

  16. 16 On December 14th, 2007, made_rotten said:

    la la la la….sekarang bener2 sepi ya..satu artikel paling cuma dibaca gak sampe 20an, miris…mana infonya cuma tentang lingkungan saja lagi…bosennn…..

  17. 17 On January 18th, 2008, Caplin said:

    bisa minta info tentang Ni Komang Erviani, email juga boleh. japri aja. suksma

  18. 18 On January 27th, 2008, ady gondronk said:

    saya ingin berkunjung ke markasnya balebengong.
    tempatnya dimana ya..???

  19. 19 On February 6th, 2008, Ayoe said:

    Salam kenal tuk balebengong terutama mas Wibisono Sastrodiwiryo, karena dia adalah kakak kelas saya di Gunadarma, walaupun saya tidak kenal beliau (saya angkatan 2002).
    Saya bukan orang Bali tapi saya Love Bali.
    Salam kenal tuk semua…

  20. 20 On February 17th, 2008, Alim Mahdi said:

    Wah hebat blognya…, kontributornya banyak juga… Lam kenal ya.. Bisa di link gak ya…
    Kalo sempat mampir ke blog saya, “Seputar Bali” tentu dari sudut pandang saya. Dan ternyata banyak cara untuk ‘Membangun Bali’ yang Indah ini…

    Kalo boleh Saya Link ya…
    Salam,
    Alim Mahdi
    http://alimmahdi.blogspot.com

  21. 21 On February 17th, 2008, Alim Mahdi said:

    Gimana cara kirim artikel atau tulisan? Boleh gak ya?

  22. 22 On April 10th, 2008, eko said:

    Salam kenal buat teman teman di Bale Bengong. Maju terus pantang mundur

  23. 23 On June 2nd, 2008, ick said:

    salam kenal…. kalau bukan kita yang membangun bali melalui tulisan dan buah pikiran, terus siapa lagi? maju terus semeton bale bengong… “satyam eva jayate!!!!”

  24. 24 On July 12th, 2008, ines said:

    salam kenal di web ini………hidup bali yang aman dan damai

  25. 25 On July 24th, 2008, Shinta said:

    Salam kenal semua…. :)

  26. 26 On August 3rd, 2008, fenny said:

    wah… pendaratan pertama nih disini hehehe…
    sampai jumpa tgl 17 nanti aja deh! :D

  27. 27 On August 11th, 2008, Taufiq Brata said:

    Saya ini dari Medan dan sudah 15 tahun kerja dengan agent-agent wisata di Bali. Apakah orang Medan juga boleh sumbang artikel.
    Salam
    http://www.hotelsinmedan.com

  28. 28 On August 27th, 2008, Sieputra said:

    Saya Besar dibali (meskipun lahir di lampung dan asal orang tua dari solo) dan sudah anggap bali sebagai tempat kelahiran (kalo ditanya orang mana - pasti bilang orang bali). Boleh gabung dan sumbang - sumbang artikel nda ???

    Salam,
    http://sieputra.co.cc/

  29. 29 On August 27th, 2008, dwijayanti said:

    beritanya enak di baca nambah ilmu bikin tahu. kalo mau gabung belajar nulis artikel caranya gimana

Leave a Reply

eXTReMe Tracker