‘Hujatan’ untuk Bali dan Indonesia dari Situs Web Bali BS
Oleh Hendra W Saputro
Siang itu telpon kantor berdering, penelpon memperkenalkan dirinya. Dan ternyata salah satu pelanggan dari penulis, Pak Made Terima dari Bistour. Seperti biasanya, kami saling tanya kabar dan dilanjutkan dengan bertanya sesuatu hal teknis tentang email dan formulir website. Setelah ketemu penyebabnya, penulis menanyakan kabar tentang bisnisnya beliau. Dengan lesu beliau menjawab, “Bisnis tour and travel lagi sepi pak, ditambah lagi ada orang luar negeri yang menjelek-jelekkan kita, terutama Bali dan Indonesia melalui website, dan kita semua sepertinya tidak berdaya, apalagi pemerintah dan pakar IT sepertinya tidak serius menanggapi berita hujatan dari website itu“.
Setelah berdiskusi by phone dengan pelanggan tersebut yang tadinya masih saling melontarkan unek-unek dan masih belum menemukan jalan keluarnya, akhirnya penulis meluncur ke website tadi.
Website ini bernama Bali BS News, beralamatkan di www.balibs.org. Penulis mencoba membaca beberapa artikel yg berjudul cukup pedas disana. Sungguh membuat tangan ini mengelus dada. Dalam website tersebut memang disebutkan informasi dan tanggapan-tanggapan yang miring tentang Bali dan Indonesia. Semua peristiwa tertampil disana disertai dengan pembawaan bahasa inggris yang lumayan western stylist. Penulisnya fasih dalam berbahasa inggris.
Tema yang diangkat disana sebetulnya adalah kritikan, tetapi penyajian bahasanya jelas membunuh karakter tentang Bali dan Indonesia. Beberapa tema yang diangkat disana mengenai kasus flu burung, kehidupan demokrasi, jaminan keamanan, sistem warning tsunami, adu domba jawa dan bali, gerakan kemerdekaan bali, pedophilie, dan masih banyak lagi hujatan-hujatan tentang Bali dan Indonesia.

Web ini pernah dikomplain oleh Bali Tourism Board, Bali Hotel Association dan bahkan Menteri Luar Negeri, Bapak Hasan Wirayuda. Kepolisian menyebut website ini adalah sebagian dari cyber crime yang perlu dibinasakan. Pak Made Terima tadi memberikan saran agar pemerintah juga memberikan sebuah website yang berisi perlawanan balik tentang isu yang belum tentu benar berdasarkan pemberitaan Bali BS News tadi.
Penulis sempat berdiskusi dengan beberapa teman sesama pemerhati IT. Dan kami masih mempunyai prediksi bahwa pelaku website tersebut pernah tinggal di Bali ataupun kota besar di Indonesia, dan merasakan hal-hal yang dirasa merugikan. Pelaku kritis dan tanggap terhadap berita-berita yang beredar di Bali dan Indonesia. Dan kemungkinannya adalah, pelaku pernah merasakan perlakuan pahit dari elemen masyarakat Bali dan Indonesia, sehingga terusir dari komunitas tersebut. Ini semua masih berupa hipotesis, dan berharap ada tanggapan dari kalangan kita bersama untuk bertindak nyata terhadap kebuasan www.balibs.org.
Update : Informasi tambahan dari rekan-rekan, situs yang menghujat bali tambah lagi di www.nasty-bali.org, http://nasty-bali.blogspot.com



