Mengapa kebanyakan lelaki Bali memiliki nama alias? Tulisan ini ringan saja. Oke, jadi kali ini saya akan bercerita tentang saya sendiri dan sedikit orang-orang yang saya ketahui. Tentang lelaki Bali.
Arsip blog
Sebuah Renungan pada Hari Ibu
Kekerasan domestik yang melibatkan nasib kaum ibu di Bali juga memprihatinkan. Desember selalu menjadi bulan penuh semangat perubahan di segala bidang. Bulan penuh mendung dan guyuran hujan ini seperti [...]
Sinema Bentara Bali Putar Film Turki
Bentara Budaya Bali bekerjasama dengan Komunitas Sahaja dan USC (Udayana Science Club) kembali menggelar Sinema Bentara. Kegiatan ini menghadirkan film-film berkualitas besutan sutradara dunia yang kerap meraih penghargaan. Kamis-Jumat, 29-30 [...]
Museum Manusa Yadnya Memprihatinkan
Kabupaten Badung, salah satu kabupaten di Indonesia terkaya, hanya memiliki satu museum yang kini masih ditelantarkan. Museum Manusa Yadnya, yang dibuat pada era 1979 dan sejak 1997 diambil alih Dinas [...]
Goresan Bencana di Tangan Winarso
Pemenang pertama Trienal Seni Grafis Indonesia 2009, Winarso Taufik, berpameran tunggal di Bentara Budaya Bali. Sebagaimana tradisi yang telah berlangsung, peraih penghargaan terbaik I, II, dan III kompetisi Seni Grafis [...]
Runtuhnya Kebajikan di Tanah Kelahiran Peradaban Bali
Bentrok ribuan massa di Kota Bangli dua pekan lalu menambah panjang catatan keberingasan manusia Bali. Dalam kurun waktu kurang dari setahun, ada belasan kasus keberingasan yang melibatkan massa di seantero [...]
Ribuan Layangan Hiasi Langit Bali
Selama tiga hari, 1.145 layang-layang menghiasi langit Padanggalak, Denpasar. Ribuan layang-layang itu beradu sekaligus berbagi kegembiraan selama Festival Layang-Layang Bali 2011 pada Jumat sampai Minggu lalu. Tahun ini, Festival yang [...]
Revolusi Budaya Bali Tak Lama Lagi
Budaya Bali akan mengalami perubahan sangat cepat, secepat perubahan alat-alat komunikasi yang semakin berteknologi tinggi dan semakin mempersempit jarak bumi. Logika teknologis berdasarkan rasionalitas akan mendominasi manusia Bali sehingga segala [...]
Hukum Adat Harus Adil pada Anak dan Perempuan
Kehidupan masyarakat Bali berubah, karena itu hukum adat juga harus menyesuaikan. Sekitar 50 orang dari pemerintah, pemuka adat, aktivis perempuan, dan LSM mendeklarasikan komitmen penegakan hukum adat Bali yang adil [...]
Kesetaraan Perempuan Bali ala Banjar Kekeran
Lelaki dan perempuan punya hak sama dalam meneruskan generasi dan adat. Banjar Kekeran di Desa Penatahan, Penebel, Tabanan dijadikan desa model setara oleh sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan aktivis [...]
Merindu Kedamaian dalam Perbedaan
Ketika membuka lembar sederhana berjudul “Persepsi Hitam dan Putih“, saya melihat bahwa memang dalam kehidupan kita memang selalu ada nilai-nilai, opini-opini yang dapat saling bergesekan satu sama lainnya dan menjauhkan [...]
Nang Lecir Melawan Golliath
Dari sekitar 3,5 juta jiwa penduduk Bali, barangkali hanya segelintir yang peduli posisi Bali saat ini. Bali, sebuah pulau yang begitu kesohor ke seluruh belahan dunia, lantaran menjadi tujuan pelancongan [...]
Mencegah Pariwisata Jadi Anak Durhaka
Kalau anak muda Bali sekarang tidak membangun kembali, maka mereka akan jadi generasi penghancur. Begitu yang saya simpulkan dari omongan Gubernur Bali Made Mangku Pastika Minggu lalu di Desa Blahbatuh, [...]
Bali dalam Kuasa Uang
Keutuhan tanah Bali semakin tercabik-cabik oleh menguatnya kuasa uang. Kuasa uang itu berlindung di balik semangat pemahaman otonomi daerah yang sempit. Para bupati dan walikota di Bali kini benar-benar telah [...]
Bentara Putar Film-Film Karya Sidney Lumet
Bentara Budaya Bali (BBB) kembali menghadirkan agenda, Sinema Bentara, pada Jumat-Sabtu, 17-18 Juni 2011 ini. Setelah sebelumnya menyuguhkan film-film berkualitas dari China, Korea, Iran dan Jepang, yang terkini, Sinema Bentara [...]
Selain Sembahyang, Jangan Lupa Jaga Lingkungan
Piodalan Betara Turun Kabeh di Pura Besakih telah lewat, yaitu tepat pada Purnama Kedasa beberapa bulan lalu. Seperti sebelumnya, Pemedek yang tangkil pun sangat ramai. Seperti biasa jalanan pun macet. [...]
Mahalnya Biaya Ujian Akhir Mahasiswa
I Wayan Adi Gunarta menghabiskan sedikitnya Rp 9 juta untuk biaya ujian tugas akhir studinya. Dia mahasiswa tingkat akhir Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Jurusan Seni Pertunjukan. Menurutnya biaya ini [...]
Menjaga Lontar Bali Agar Tak Telantar
“Hampir tidak ada dana dari pemerintah untuk perawatan benda-benda kuno,” akunya resah. Menjelang jam pulang, Wayan Kariasa dan dua temannya masih berkutat dengan perkakas dan tugasnya. Sembari mengobrol di ruangan [...]
Dari Pusat Bali untuk Kebangkitan (Kembali) Negeri
Apabila Ilmu Agama Politik gagal total, perlu jalan Seni, dari etika ke estetika. (Granoka) Meminjam kalimat pembuka iklan di layar kaca: Apakah makna kebangkitan kini? Sebagai penikmat iklan, saya menangkap [...]
Menggugat Kejanggalan Termehek-mehek di Bali
Ide pertanyaan datang dari Twitter. Di sana pula jawabannya kami temukan. Pancingan tersebut berasal dari twit salah satu pengguna Twitter di Bali Minggu malam lalu. “Termehek-mehek mengambil lokasi di Bali.” [...]



















