Posts Tagged ‘Kesehatan Reproduksi’
Oase di Tengah Pasar
Teks Ivy Sudjana, Foto Anton Muhajir Terselip di antara kios dan lapak Pasar Badung, Klinik Rama Sesana menjadi oase kesehatan perempuan di pasar.Pasar Badung, 14.30 WITAParkir tak terlalu penuh. Beberapa tukang suun tampak beristirahat. Mereka sumringah berharap saya belanja. Pedagang bunga, canang, sayur dan daging saling mencari posisi yang pas. Mungkin Feng Shui berlaku di ...
Remaja Bali Tuntut Pendidikan Kespro
Teks Luh De Suriyani, Foto Kisara Bali Forum Remaja Bali menuntut pemerintah menyediakan pendidikan kesehatan reproduksi yang terstruktur dalam sistem pendidikan nasional. Tuntutan ini telah dicetak di ribuan kartu pos dan disebarkan ratusan remaja di Bali sebagai bentuk penggalangan dukungan. Pernyataan sikap ini disebarluaskan pada peringatan Hari Remaja Internasional, 12 September lalu di Denpasar.
Saling Belajar Kespro Perempuan di Pasar
Oleh Luh De Suriyani Sedikitnya 15 peer educator perempuan di Pasar Badung, pasar tradisional terbesar di Bali bahu membahu mengajak rekannya sesama pedagang dan buruh mengenal kesehatan reproduksi. Tak hanya memahami pentingnya kespro tapi menumbuhkan keberanian untuk memeriksakan diri di klinik pasar. Jero Sandat, perempuan pedagang kelontong 56 tahun, pintar merayu rekannya sesama pedagang untuk memeriksakan kesehatan ...
Ratusan Perempuan ODHA Butuh Pendampingan
Oleh Luh De Suriyani Ketika banyak perempuan merayakan Hari Kartini, sebagai hari kebangkitan perempuan Selasa (21/4) kemarin, Jero sibuk dengan gerobak sampahnya. Jero adalah perempuan positif HIV berusia 40 tahun. Ia bekerja sebagai pengangkut sampah di area Denpasar Timur, kawasan tempat tinggalnya. Ia tertular HIV dari suaminya yang telah meninggal lima tahun lalu. Suma diketahui terinfeksi usai ...
Karena Kehamilan Kadang Tak Diinginkan
Oleh Luh De Suriyani Dua perempuan duduk dengan wajah pucat di ruang Klinik Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bali, Rabu pagi pekan lalu. Ni Wayan Armini, 42, dan Ni Ketut Murdati, 37 menunggu sesi konseling dengan wajah cemas. Hanya Armini yang ditemani suaminya. “Saya sungguh tidak ingin punya anak lagi. Saya hanya buruh bangunan dan anak sudah ...
Sekolah Jangan Diskriminasi Korban KTD
Oleh Luh De Suriyani Sejumlah sekolah dan remaja bersepakat melakukan berbagai advokasi dalam persoalan kehamilan tak diinginkan (KTD) dengan Dinas Pendidikan. Mereka minta sekolah tidak menghilangkan hak remaja untuk bersekolah jika mengalami kasus KTD. Hal ini didiskusikan dalam workshop peningkatan peran remaja untuk mengadvokasi kasus KTD yang dilaksanakan oleh Integrated Youth Center (IYC) Kisara, Selasa lalu di ...
Selalu Hak, Kapan Kewajibannya?
Oleh Yusuf Rey Noldy Berbicara tentang hak pastinya selalu ada kewajiban. Dua hal ini akan selalu berkaitan dan berjalan beriringan untuk dapat mencapai suatu titik kepuasan. Tetapi kadang-kadang beberapa orang selalu berbicara tentang hak namun tidak mau memenuhi kewajiban yang sudah selayaknya dipenuhi. Ujung-ujungnya bisa ditebak kemudian, muncul ketidakpuasan. Bagi sebagian besar orang mengonsumsi obat adalah hal ...
ODHA Miskin Susah Mengakses Layanan Kesehatan
Oleh Anton Muhajir Tinggal di desa, dengan HIV dalam tubuhnya, membuat hidup Ketut Sari (nama samaran), 25 tahun, jadi lebih complicated. Tak hanya harus berjuang dengan kemiskinan, dia juga harus mengurusi sindrom yang dialaminya. Rumah Sari di salah satu dusun di Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem berjarak sekitar 150 km dari Denpasar. Dari Denpasar perlu waktu sekitar ...
Pria Berkontrasepsi di Bali Hanya 0,1 Persen
Oleh Luh De Suriyani Upaya menahan laju penduduk di Bali terhadang kesenjangan penggunaan kontrasepsi antara pria dan wanita. Total pria pengguna kontrasepsi hanya 0,1 persen dari seluruh pasangan usia subur di Bali yang berjumlah sekitar 625 ribu. “Kesertaan KB (Keluarga Berencana) pria di Bali dari tahun ke tahun terus menurun. Survei Demografi Kependudukan Indonesia pada 2007 menyatakan ...






