RSS

Posts Tagged ‘Seni’

Monday, March 1st, 2010 by Anton Muhajir

Mari Melukis Panas Bumi

Teks Dikirim oleh Ika Nazaruddin World Geothermal Congress (WGC) 2010 yang bakal digelar tanggal 25 – 30 April 2010 di Bali merupakan ajang pertemuan para stakeholder panas bumi terbesar. Sekitar 2500 peserta dari 80 negara akan hadir pada pertemuan yang berlangsung setiap lima tahun sekali ini. Bagi Indonesia, WGC 2010 merupakan ajang promosi serta percepatan investasi pemanfaatan ...

. . . . . . Agenda . Kabar Anyar . Lingkungan . Pendidikan

Tuesday, January 12th, 2010 by Darma Putra

Menggunakan Seniman untuk Nama Jalan

Teks dan Foto I Nyoman Darma Putra Denpasar bertekad terus menjadi kota berwawasan budaya, tetapi mengapa nama-nama seniman Denpasar tidak diangkat menjadi nama-nama jalan di kota ini? Bukankah akan lebih klop kalau jalan-jalan di ibu kota Pulau Bali ini dihiasai dengan nama-nama seniman-budayawan yang berjasa mengharumkan citra kota ini di masa lalu bahkan sampai kini? Dalam sarasehan ...

. . . Budaya . Denpasar . Denpasar Before & After . Kabar Anyar . Sosok

Sunday, December 27th, 2009 by Anton Muhajir

Tisna Bongkar ”Kuburan”, Djirna Minta Alat Berat

Teks dan Foto Dikirim Ema Sukarelawanto Seniman asal Bandung Tisna Sanjaya akan membongkar ”kuburan” karyanya di Pantai Sanur, Denpasar dan memboyong ke Pantai Lepang bertepatan dengan pembukaan happening art ”Apa Ini, Apa Itu”, Selasa 29 Desember mendatang. Perhelatan seni kontemporer akhir tahun ini akan berlangsung 24 jam nonstop hingga 31 Desember 2009. Ketua panitia Wayan Sujana Suklu ...

. . . Agenda . Kabar Anyar . Sekitar Denpasar

Sunday, December 20th, 2009 by Anton Muhajir

Seniman Enam Negara Adu Kreasi di Lepang

Teks dan Foto Ema Sukarelawanto Sebanyak 27 seniman dari enam negara bakal terlibat dalam happening art bertajuk ”Apa Ini, Apa Itu” yang digelar di Studio Suklu dan Pantai Lepang Klungkung, 29-31 Desember 2009. Sejak sepekan lalu sebagian dari seniman telah mengirimkan kru untuk mempersiapkan material untuk perhelatan multikesenian tersebut. Ketua panitia Wayan Sujana Suklu mengatakan kegiatan tutup ...

. . . Agenda . Budaya . Kabar Anyar

Saturday, December 19th, 2009 by Anton Muhajir

Peristiwa Tatapan Made Wianta

Teks Wayan Kun Adnyana Foto Gaya Art Space Seni rupa dalam ruang pamer tak ubah sebagai pemanggungan peristiwa tatapan. Peristiwa pembingkaian psikologi mata. Peristiwa menjadikan elementer visual seni rupa sebagai aktor-aktor yang diarensemen oleh seorang yang bernama perupa. Sesungguhnya ia seorang sutradara. Perupa senior Bali Made Wianta merupakan salah satu perupa yang secara sadar memahami pemanggungan seni ...

. . . . . Agenda . Kabar Anyar . Sekitar Denpasar

Nyanyian Semesta Ayu Laksmi
Saturday, November 14th, 2009 by Anton Muhajir

Nyanyian Semesta Ayu Laksmi

Teks dan Foto Diambil dari Kompas Sejak tahun 2004 Ayu Laksmi seperti menemukan titik balik dalam karier bermusiknya. Ia merasa hidup telah cukup memberi pelajaran penting ketika beredar dari panggung ke panggung sejak usia 4 tahun. ”Mengapa saya harus menoleh keluar terus, sementara sesungguhnya apa yang saya punya adalah anugerah yang luar biasa dari Tuhan,” tutur ...

. . . Kabar Anyar . Sosok

Friday, November 13th, 2009 by Wayan Sunarta

Rudat, Kesenian Islam yang Mengesankan

Teks dan Foto Wayan Sunarta Siang itu, warga Muslim di Kecicang, Karangasem, berkerumun dan berdesak-desakan di sebuah lapangan kecil tak jauh dari masjid. Laki-perempuan, tua-muda, anak-anak kecil, semua menampakkan wajah sumringah. Mereka disuguhkan pementasan rudat. Mahdan, warga Kecicang, khusus mengundang kelompok kesenian rudat untuk memeriahkan pesta perkawinannya. “Kelompok rudat itu dari kampung Kecicang,” ujar Mahdan, yang pernah ...

. . . . Agama . Budaya . Jalan-Jalan . Kabar Anyar . Sekitar Denpasar

Monday, September 21st, 2009 by Wayan Sunarta
Comments Off

Mangku Jenggo, Pematung dari Umanyar, Karangasem

Teks dan Foto Wayan Sunarta Senja belum sempurna paripurna. Temaram cahayanya menelusupi celah-celah rimbun dedaunan. Mangku Jenggo asyik menatah sebongkah batu cadas hitam. Tangannya bergerak lincah memahat dan menakik cadas mengikuti alur dan lekuk-likunya. Perlahan namun pasti, cadas yang keras menjelma patung aneh dan unik. Begitulah Mangku Jenggo. Seniman desa yang sangat bersahaja. Perawakannya tinggi kurus. Wajah ...

. . . Kabar Anyar . Sosok

Wednesday, August 12th, 2009 by Luh De Suriyani

Peluncuran Buku Hans Magnus Enzensberger di Bali

Dikirim Komunitas Sahaja Buku ‘Seri Puisi Jerman V’ karya salah satu penulis mumpuni Jerman abad ke-20, Hans Magnus Enzensberger, akan diluncurkan pada Sabtu, 15 Agustus 2009 mendatang, di Radio Republik Indonesia (RRI) Jalan Hayam Wuruk 70, Denpasar. Kegiatan yang terselenggara berkat kerjasama antara Goethe-Institute Indonesien dan Komunitas Sahaja ini akan menampilkan para penerjemah dan editor buku ...

. . . . Agenda . Buku . Denpasar . Kabar Anyar

Tuesday, August 11th, 2009 by Luh De Suriyani

Undangan Terbuka: Dari Bali untuk Rendra

Dikirim Dedi Dwiyanto, Foto Internet Di tengah hiruk-pikuk pemberitaan media massa tentang meninggalnya Mbah Surip yang mendadak dan kesibukan polisi yang gencar menumpas terorisme, pada Kamis malam lalu Bangsa Indonesia dikejutkan kembali dengan meninggalnya sastrawan besar yang pernah dimiliki bangsa ini, Wahyu Surendra Rendra. Selama ini Rendra dikenal sebagai seorang dramawan yang membawa angin pembaruan di ranah ...

. . . Agenda . Budaya . Denpasar . Kabar Anyar . Sosok

Monday, June 15th, 2009 by Luh De Suriyani

Lomba Angklung Mirip Sepakbola

Oleh Luh De Suriyani Bak kompetisi sepak bola, gemuruh teriakan supporter memenuhi arena Parade Angklung Kebyar dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke 31 tahun ini di Wantilan Taman Budaya Arts Center, Senin. Siang itu sangat terik. Wantilan yang berkapasitas sekitar 300 orang penuh sesak. Penonton telah meluap menjadi dua kali lipat. Sebagian penonton sampai memanjat tembok dan ...

. . Agenda . Budaya

Saturday, June 13th, 2009 by Anton Muhajir

Merayakan Kesenian Tradisi Bali

Oleh Anton Muhajir Pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) kali ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, pawai pembukaan itu diadakan di Renon dengan rute mengelilingi lapangan, kini pawai tersebut digelar di sekitar Puputan Badung, Denpasar. Sabtu (13/1) hari ini, pawai tersebut digelar dengan rute mulai dari jalan Surapati, di depan rumah jabatan gubernu Bali ke arah timur ...

. . . Agenda . Budaya

Saturday, May 9th, 2009 by Wayan Sunarta

Pita Maha dan “Sanur School”

Oleh Wayan Sunarta Membaca sejarah seni rupa Bali adalah membaca bagaimana tangan-tangan kekuasaan memegang peranan penting dalam pembentukan teks (wacana) dan citra yang dibangun dan dilemparkan ke ruang publik. Kekuasaan dalam hal ini bisa dikaitkan dengan peranan puri (raja), patron (pelukis ekspatriat), pemilik modal dan akses pasar, serta media massa. Untuk kepentingan tertentu, peranan tangan-tangan ...

. . . . . . Budaya

Monday, May 4th, 2009 by Anton Muhajir

Wajah Bali di Rumah Pengasingan Soekarno

Oleh Anton Muhajir Menjelang balik ke Bali setelah selesai jadi fasilitator di Bajawa, Ngada (23/4) lalu, saya mampir ke Ende, kabupaten lain di Flores, Nusa Tenggara Timur. Jarak antara Ende dan Bajawa sekitar empat jam perjalanan lewat darat naik mobil. Saya harus ke Ende dulu karena dari kota di tepi pantai selatan Flores ini ada penerbangan ...

. . . . Jalan-Jalan

Sunday, April 19th, 2009 by Anton Muhajir

Perjalanan Lukman Menembus Batas

Oleh Anton Muhajir Berjudul “The Journey”, saya membayangkan pameran foto Lukman S Bintoro, fotografer lepas yang juga teman saya, ini akan berisi foto-foto hasil perjalanannya ke berbagai tempat. Dalam perjalanan, hal yang menarik biasanya adalah tempat, manusia, peristiwa, atau sekadar suasana yang dialami. Apalagi ketika sebulan lalu saya membantunya membuat blog untuk pameran foto-foto yang diperlihatkan adalah ...

. . . . Agenda

Monday, April 6th, 2009 by Luh De Suriyani

Mengubah Limbah Menjadi Berkah

Oleh Luh De Suriyani Imam Juwanto, seorang pengerajin, makin atusias di musim hujan ini. Disain furniture dan aksesoris dari limbah kayu yang teronggok di pantai menjadi salah satu produk favorit. Pengerajin kecil cenderung lebih kreatif menciptakan disain baru, khususnya memanfaatkan limbah. Karena modalnya kecil, dan mereka adalah pekerja keras. “Enam bulan lalu, usaha kerajinan saya dari acrylic ...

. . Jalan-Jalan

Friday, February 27th, 2009 by Saylow Alrite™

Pewarnaan Alam di “Base Genep”

Oleh Putu Hendra Brawijaya Beberapa bulan yang lalu Saya berburu kaos Tie Dye di seputaran toko-toko Rasta di Kuta dan akhirnya nemu dan begitu bangga memakai kaos karena begitu genjrengnya. Kaos model ini sebenarnya sudah ada dari dulu, cuma akhir-akhir ini malah jadi trend lagi. Kamis (26/2) kemarin, memenuhi undangan Syaffri Soewardi, Ketua Asosiasi Desainer Grafis Indonesia ...

. . Teknologi

Thursday, February 19th, 2009 by Arief Budiman

Arti Foundation Gelar Drama Tari Sri Tanjung

Sumber Komunitas Kreatif Bali Inilah saatnya karya seni dibawakan dengan penggarapan sangat serius. Memulai tahap demi tahap persiapannya dengan secara seksama dan melibatkan demikian banyak orang yang kompeten dalam bidangnya masing-masing. Adalah Arti Foundation yang menyadari untuk membawakan sebuah kualitas diperlukan sebuah totalitas. Muasalnya adalah keprihatinan Kadek Suardana terhadap miskinnya inovasi pada seni pertunjukan di Bali. ...

. . Agenda

Friday, February 6th, 2009 by Wayan Sunarta

Acara Seni di TB Togamas Denpasar

Dikirim Wayan Sunarta Penulis dan Jurnalis Ingrid Dumpel dari Belanda bersama pemusik dan pimpinan Choir Johnny Rahaket, akan hadir dan berdiskusi serta membacakan karya sastra bersama penulis-penulis dari Bali, pada Rabu, 18 Februari 2008, pukul 19.00 Wita di Toko Buku Togamas, Jl. Hayam Wuruk, Denpasar. Acara ini bersifat terbuka, bagi siapa saja yamg menaruh minat terhadap seni ...

. . . . Agenda

Tuesday, December 16th, 2008 by Wayan Sunarta

Terompong Beruk di Bangle

Oleh Wayan Sunarta Ketika melintasi daerah perbukitan menuju Dusun Bangle, sayup-sayup mengalun suara gamelan yang sangat khas dan unik. Ketika sumber suara gamelan itu didekati, tampaklah sejumlah anak riang gembira belajar menabuh alat-alat musik berbentuk aneh. “Ini gamelan Terompong Beruk,” ujar seorang lelaki paruh baya yang bernama I Nengah Suparwata alias Pak Wati.

. . . Budaya

 Page 1 of 2  1  2 »
Iklan anda