Mari Hening di Masa Kampanye

Dikirim Agung Wardana

Di tengah hiruk pikuk dimulainya kampanye partai politik menjelang Pemilu, Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim juga menggunakan momen tersebut untuk mengkampanyekan Hari Hening Dunia. Aktivitas kampanye ini dilakukan untuk mengajak masyarakat luas melakukan hening pada Hari Hening Dunia (World Silent Day/ WSD), Sabtu 21 Maret 2009 mendatang.

Sejak pagi belasan simpatisan Kolaborasi Bali untuk Perubahan Iklim (KBPI) menyebarkan brosur dan membentangkan banner WSD bertempat di Perempatan Catur Muka, Denpasar, Senin (16/03/09) kemarin.

Usai penyebaran brosur, KBPI kemudian melakukan konferensi pers di Kantor WALHI Bali, Jl. Kembang Matahari 1 No. 86B Denpasar. Sayangnya dari perwakilan pemerintah tidak dapat hadir namun hanya mengirimkan nota dinas dari Badan Lingkungan Hidup kepada Gubernur Bali untuk membuat edaran dalam mendukung WSD.

Suarnatha mewakili KBPI menyatakan bahwa kegiatan kampanye ini telah memasuki tahun kedua dengan berbagai kemajuannya.

“Hingga saat ini jumlah dukungan terkumpul 5.814 tanda tangan, belasan ribu pengunjung dan dukungan melalui website dan link blog. Dukungan ini masih terus mengalir karena banyak yang belum mengembalikan formulir dukungan yang disebar,” ungkap Suarnatha.

Dalam kesempatan ini, KBPI kembali mengajak masyarakat untuk melakukan hening selama 4 jam dari jam 10.00 – 14.00 dengan jalan mematikan barang-barang elektornik dan tidak penggunaan kendaraan bermotor. Kegiatan yang dianjurkan adalah bersosialisasi dengan keluarga, tetangga, rekan sekerja untuk membangun relasi yang lebih baik.

Ditanya tentang dukungan pemerintah terhadap WSD ini, Suarnatha menyatakan bahwa pemerintah sangat mengapresiasi kempanye ini. Buktinya, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Gianyar memfasilitasi KBPI untuk melakukan sosialisasi perubahan iklim dan WSD dihadapan jajaran birokrasi provinsi dan kabupaten.

Kolaborasi yang dibentuk oleh PPLH Bali, BOA, WALHI Bali dan Yayasan WISNU bersama budayawan dan tokoh masyarakat Bali ini, juga mensosialisasikan kegiatan yang telah dilakukan yang berkaitan dengan perubahan iklim.

“Selain kampanye WSD, KBPI juga melakukan riset dampak perubahan iklim di Nusa Lembongan dan advokasi kebijakan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat daerah Bali,” ungkap Hira Jhamtani, Ketua Pengarah KBPI ini.

Seperti biasa setelah melakukan hening, KBPI akan memberikan bibit pohon kepada bayi yang lahir pada 21 Maret 2009 di Rumah Sakit Sanglah pada 23 Maret 2009 nanti. Konferensi pers ditutup dengan pembacaan puisi oleh Panji Tisna berjudul “Hening” ciptaan Pablo Neroda. [b]

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2012 Bale Bengong. Powered by WordPress Present by Sloka Institute & maintenanced by: Bali Blogger Community

Switch to our mobile site