<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Membaca Kegamangan Bali dari Tenganan</title>
	<atom:link href="http://www.balebengong.net/ulasan/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.balebengong.net/ulasan/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html</link>
	<description>Berbagi Informasi tentang Bali</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 15:41:52 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
	<item>
		<title>By: Luh Sari</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html/comment-page-1#comment-13171</link>
		<dc:creator>Luh Sari</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 04:36:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html#comment-13171</guid>
		<description>CMIIW,menurut sejarah dan informasi dari teman yang cukup dekat dengan penglingsir Desa Tenganan, dulu Raja Karangasem mengirim orang-orangnya untuk memata-matai masy. Tenganan. Karena mereka tak tunduk kepada Kerajaan. Mata-mata itu tertangkap namun tidak dihukum. Mereka diberikan tempat tinggal (diluar kompleks desa) dan pekerjaan yaitu mengolah areal sawah mereka (penyakap). Dan itu masih sampai sekarang.
No comment dengan pencitraan Bali. Dari dulu Bali punya motto, Nak mule keto.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>CMIIW,menurut sejarah dan informasi dari teman yang cukup dekat dengan penglingsir Desa Tenganan, dulu Raja Karangasem mengirim orang-orangnya untuk memata-matai masy. Tenganan. Karena mereka tak tunduk kepada Kerajaan. Mata-mata itu tertangkap namun tidak dihukum. Mereka diberikan tempat tinggal (diluar kompleks desa) dan pekerjaan yaitu mengolah areal sawah mereka (penyakap). Dan itu masih sampai sekarang.<br />
No comment dengan pencitraan Bali. Dari dulu Bali punya motto, Nak mule keto.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Membaca Kegamangan Bali dari Tenganan &#124; insistpress</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html/comment-page-1#comment-13164</link>
		<dc:creator>Membaca Kegamangan Bali dari Tenganan &#124; insistpress</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 03:21:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html#comment-13164</guid>
		<description>[...] Muhajir. Lansir: http://www.balebengong.net/, 6 Juni 2009.    RehalPermalink    &#8592; Kesehatan Reproduksi Perempuan dan Metode KB yang Tepat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Muhajir. Lansir: <a href="http://www.balebengong.net/" rel="nofollow">http://www.balebengong.net/</a>, 6 Juni 2009.    RehalPermalink    &larr; Kesehatan Reproduksi Perempuan dan Metode KB yang Tepat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Simulacra Bali, Ambiguitas Tradisionalisasi Orang Bali &#124; insistpress</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html/comment-page-1#comment-13163</link>
		<dc:creator>Simulacra Bali, Ambiguitas Tradisionalisasi Orang Bali &#124; insistpress</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 03:10:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html#comment-13163</guid>
		<description>[...] Membaca Kegamangan Bali dari Tenganan. balebengong.net [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Membaca Kegamangan Bali dari Tenganan. balebengong.net [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Satria Madangkara</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html/comment-page-1#comment-9298</link>
		<dc:creator>Satria Madangkara</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 13:50:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html#comment-9298</guid>
		<description>Masalah yang diangkat dalam tulisan di atas adalah sebuah realita yang kini tengah terjadi, namun tidak bisa dihindari. Efek-efek negatif dari dari realita ini pun kini sudah terasa baik secara fisik maupun psikis. Contoh, meruyaknya berbagai fasilitas kepariwisataan seperti hotel, restoran, abrasi air laut, dll. Lain lagi semakin hedonis-nya orang Bali dan orang yg tinggal di Bali, dengan pola hidup kebarat-birit yang merupakan suatu kenyataan yang tidak bisa dipungkiri. Hanya ada satu kata, Mulat sarira, atau menyesal setelah bencana datang!

Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masalah yang diangkat dalam tulisan di atas adalah sebuah realita yang kini tengah terjadi, namun tidak bisa dihindari. Efek-efek negatif dari dari realita ini pun kini sudah terasa baik secara fisik maupun psikis. Contoh, meruyaknya berbagai fasilitas kepariwisataan seperti hotel, restoran, abrasi air laut, dll. Lain lagi semakin hedonis-nya orang Bali dan orang yg tinggal di Bali, dengan pola hidup kebarat-birit yang merupakan suatu kenyataan yang tidak bisa dipungkiri. Hanya ada satu kata, Mulat sarira, atau menyesal setelah bencana datang!</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Komang</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html/comment-page-1#comment-9267</link>
		<dc:creator>Komang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 11:00:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html#comment-9267</guid>
		<description>Ya itulah salah satu potret asli kehidupan masyarakat Bali yang tidak banyak diketahui umum. Semoga Bali yang saya cintai ini bisa bertahan di jaman globalisasi ini
Suksema</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya itulah salah satu potret asli kehidupan masyarakat Bali yang tidak banyak diketahui umum. Semoga Bali yang saya cintai ini bisa bertahan di jaman globalisasi ini<br />
Suksema</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sugeng</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html/comment-page-1#comment-9264</link>
		<dc:creator>sugeng</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 03:55:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/buku/2009/06/06/membaca-kegamangan-bali-dari-tenganan.html#comment-9264</guid>
		<description>Klo soal yang satu ini aku gak bisa kasi koment karena memang tidak pernah bersentuhan secara langsung degan berbagai kegiatan itu. Yang jelas klo bisa membuat perekonomian Bali bergairah aku sih asyik2 aja :D.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Klo soal yang satu ini aku gak bisa kasi koment karena memang tidak pernah bersentuhan secara langsung degan berbagai kegiatan itu. Yang jelas klo bisa membuat perekonomian Bali bergairah aku sih asyik2 aja <img src='http://www.balebengong.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: enhanced

Served from: www.balebengong.net @ 2012-02-10 00:40:54 -->
