<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Investasi Buyan Ditolak, Lalu Apa?</title>
	<atom:link href="http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/02/02/investasi-buyan-ditolak-lalu-apa.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/02/02/investasi-buyan-ditolak-lalu-apa.html</link>
	<description>Berbagi Informasi tentang Bali</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 15:41:52 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
	<item>
		<title>By: Waja</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/02/02/investasi-buyan-ditolak-lalu-apa.html/comment-page-1#comment-10864</link>
		<dc:creator>Waja</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 02:49:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/?p=1263#comment-10864</guid>
		<description>Ini benar-benar persoalan yang perlu analisa luas dengan mengikutkan semua aspek karena ada pertanyaan sbb:
1. Apakah masyarakat Bali bisa supply listrik sendiri?
2. Adakah cara lain untuk mendapatkan sumber listrik?

Dua pertanyaan ini harus segera dibahas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ini benar-benar persoalan yang perlu analisa luas dengan mengikutkan semua aspek karena ada pertanyaan sbb:<br />
1. Apakah masyarakat Bali bisa supply listrik sendiri?<br />
2. Adakah cara lain untuk mendapatkan sumber listrik?</p>
<p>Dua pertanyaan ini harus segera dibahas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: BEDUGUL / HADIMAN M</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/02/02/investasi-buyan-ditolak-lalu-apa.html/comment-page-1#comment-10795</link>
		<dc:creator>BEDUGUL / HADIMAN M</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 09:47:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/?p=1263#comment-10795</guid>
		<description>Datang ke Bedugul, kita tidak hanya dapat menikmati keindahan Pegunungan seperti : Danau Beratan, Kebun Raya Bali, Pura Ulun Danu, Masjid Besar Al-Hidayah dan Pasar Candikuning serta Suasana Pertanian;

Kita Juga dapat liburan ke Bedugul sambil Belajar Pertanian,
Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) HIDAYAH BALI, menyediakan Fasilitas Pelatihan Pertanian, antara Lain :
1. Budidaya Tanaman Strawbery
2. Budidaya Aneka Tanaman Sayur Organiik
3. Ternak Sapi dan Kelinci
4. Aneka Olahan Hasil Pertanian

Tersedia Juga Fasilitas :
1. Rumah Kost
2. Hotel dan Penginapan
3. Out Bound
4. Agri Training Camp (ATC)
5. Tenda

Anda Ingin menikuti Program Kami 
Hubungi : 081 338 648 473
Alamat : Jl. Raya Candikuning, Bedugul Tabanan Bali 82191
(Strawberry Stop</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Datang ke Bedugul, kita tidak hanya dapat menikmati keindahan Pegunungan seperti : Danau Beratan, Kebun Raya Bali, Pura Ulun Danu, Masjid Besar Al-Hidayah dan Pasar Candikuning serta Suasana Pertanian;</p>
<p>Kita Juga dapat liburan ke Bedugul sambil Belajar Pertanian,<br />
Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) HIDAYAH BALI, menyediakan Fasilitas Pelatihan Pertanian, antara Lain :<br />
1. Budidaya Tanaman Strawbery<br />
2. Budidaya Aneka Tanaman Sayur Organiik<br />
3. Ternak Sapi dan Kelinci<br />
4. Aneka Olahan Hasil Pertanian</p>
<p>Tersedia Juga Fasilitas :<br />
1. Rumah Kost<br />
2. Hotel dan Penginapan<br />
3. Out Bound<br />
4. Agri Training Camp (ATC)<br />
5. Tenda</p>
<p>Anda Ingin menikuti Program Kami<br />
Hubungi : 081 338 648 473<br />
Alamat : Jl. Raya Candikuning, Bedugul Tabanan Bali 82191<br />
(Strawberry Stop</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Free Kick Andy</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/02/02/investasi-buyan-ditolak-lalu-apa.html/comment-page-1#comment-8903</link>
		<dc:creator>Free Kick Andy</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 09:58:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/?p=1263#comment-8903</guid>
		<description>Masalah ini kompleks, tidak sesederhana yang diopinikan dari depan komputer,di luar pro kontra masalah ini, saya melihat Buleleng memang dianaktirikan dari dulu, itu sudah rahasia umum, dikotomi Bali Utara - Selatan itu sangat jelas ! Seolah Selatan tidak ingin melihat Buleleng maju !, sejak semua aset Buleleng dipindahkan ke Denpasar,salah satu contohnya  adalah Pelabuhan, Buleleng Bagai Kota Mati,
setiap membuat gebrakan pasti Dihambat,Danau Beratan dan Batur yang udah nggak karuan penataannya kok nggak ada yg ngomongin ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masalah ini kompleks, tidak sesederhana yang diopinikan dari depan komputer,di luar pro kontra masalah ini, saya melihat Buleleng memang dianaktirikan dari dulu, itu sudah rahasia umum, dikotomi Bali Utara &#8211; Selatan itu sangat jelas ! Seolah Selatan tidak ingin melihat Buleleng maju !, sejak semua aset Buleleng dipindahkan ke Denpasar,salah satu contohnya  adalah Pelabuhan, Buleleng Bagai Kota Mati,<br />
setiap membuat gebrakan pasti Dihambat,Danau Beratan dan Batur yang udah nggak karuan penataannya kok nggak ada yg ngomongin ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rofiqi</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/02/02/investasi-buyan-ditolak-lalu-apa.html/comment-page-1#comment-8602</link>
		<dc:creator>rofiqi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 07:18:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/?p=1263#comment-8602</guid>
		<description>agung yang ganteng. Masalhnya  bukan menolak atau enggak. Itu simple banget. Tapi mau diselamatkan seperti apa buyan? dengan menolak investor toh Buyan enggak akan selamat. Apa dikau bisa mencegah pemilik kebun kopi tetap bertanam kopi untuk tetap menjadi daerah kawasan penyangga danau. Apa kamu juga bisa menolak mereka mengalihkan ke tanaman sayuran yang lebih menguntungkan buat mereka. Apa kamu bisa protes enceng gondok menjarah wilayah danau.
So jangan terlalu simple dong. Belum lagi kalau kita ngomongin keadilan buat warga di sekitar Buyan dan warga Buleleng yang berhak juga mendapat berkah wisata. Kita ini jangan kena sindrom orang kotalah yang pinginnya alam pegunungan lestari dan bisa liburan disana, sementara ornag disana enggak dapat apa-apa. Itu mesti dipikirin gung. Justru karena melihat pengalaman selama ini. Lihatlah yang ada di Beratan yang kayaknya  sama sekali enggak ada perencanaan. Masak daerah sempadan danau bisa untuk parkiran mobil dan warung kaki lima itu. Momennya ssekarang menurutku ya bicara soal perencanaan itu yang kalau bisa - meskipun sulit- bisa win win solution bagi semua kepentingan. Termasuk kepentingan lingkungan.
Okay?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>agung yang ganteng. Masalhnya  bukan menolak atau enggak. Itu simple banget. Tapi mau diselamatkan seperti apa buyan? dengan menolak investor toh Buyan enggak akan selamat. Apa dikau bisa mencegah pemilik kebun kopi tetap bertanam kopi untuk tetap menjadi daerah kawasan penyangga danau. Apa kamu juga bisa menolak mereka mengalihkan ke tanaman sayuran yang lebih menguntungkan buat mereka. Apa kamu bisa protes enceng gondok menjarah wilayah danau.<br />
So jangan terlalu simple dong. Belum lagi kalau kita ngomongin keadilan buat warga di sekitar Buyan dan warga Buleleng yang berhak juga mendapat berkah wisata. Kita ini jangan kena sindrom orang kotalah yang pinginnya alam pegunungan lestari dan bisa liburan disana, sementara ornag disana enggak dapat apa-apa. Itu mesti dipikirin gung. Justru karena melihat pengalaman selama ini. Lihatlah yang ada di Beratan yang kayaknya  sama sekali enggak ada perencanaan. Masak daerah sempadan danau bisa untuk parkiran mobil dan warung kaki lima itu. Momennya ssekarang menurutku ya bicara soal perencanaan itu yang kalau bisa &#8211; meskipun sulit- bisa win win solution bagi semua kepentingan. Termasuk kepentingan lingkungan.<br />
Okay?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agung wardana</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/02/02/investasi-buyan-ditolak-lalu-apa.html/comment-page-1#comment-8600</link>
		<dc:creator>agung wardana</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 04:03:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/?p=1263#comment-8600</guid>
		<description>Lalu apa?
masih ada PT. Nusa Bali Abadi yang tidak kalah rakusnya yang saat ini sudah mengantongi ijin dari Menteri Kehutanan.
Saya juga concern untuk penyelematan Danau Buyan...tapi menyelamatkan Danau Buyan dengan memberikan konsesi kepada investor adalah sesat pikir.

Saya tidak memungkiri bahwa jika Buyan dikelola oleh investr, BUyan akan terlihat indah dan lestari secara artifisial karena investor punya duit untuk menggaji tukang kebun...

tetapi apa artinya keindahan Danau Buyan yang dibuat investor ternyata tidak dapat dinikmati oleh rakyat kecil karena tidak punya uang untuk bayar biaya menginap sebesar UD$ 300? Apa artinya kita punya gelas kaca yang idah tetapi kita sendiri tidak boleh menikmatinya...inilah Rasisme Lingkungan...jadi masalah lingkungan  tidak hanya an sich bio-fisiknya saja tetapi juga bagaimana interakasi manusia terhadapnya (politik).

Tidakkah kita mau belajar dari Rasisme Lingkungan yang banyak terjadi di Bali, misalnya Pak Rebo di BPG, masyarakat lokal di BNR, Nusa Dua, Kelating, dan lain-lain.

Salam,

AGung Wardana</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lalu apa?<br />
masih ada PT. Nusa Bali Abadi yang tidak kalah rakusnya yang saat ini sudah mengantongi ijin dari Menteri Kehutanan.<br />
Saya juga concern untuk penyelematan Danau Buyan&#8230;tapi menyelamatkan Danau Buyan dengan memberikan konsesi kepada investor adalah sesat pikir.</p>
<p>Saya tidak memungkiri bahwa jika Buyan dikelola oleh investr, BUyan akan terlihat indah dan lestari secara artifisial karena investor punya duit untuk menggaji tukang kebun&#8230;</p>
<p>tetapi apa artinya keindahan Danau Buyan yang dibuat investor ternyata tidak dapat dinikmati oleh rakyat kecil karena tidak punya uang untuk bayar biaya menginap sebesar UD$ 300? Apa artinya kita punya gelas kaca yang idah tetapi kita sendiri tidak boleh menikmatinya&#8230;inilah Rasisme Lingkungan&#8230;jadi masalah lingkungan  tidak hanya an sich bio-fisiknya saja tetapi juga bagaimana interakasi manusia terhadapnya (politik).</p>
<p>Tidakkah kita mau belajar dari Rasisme Lingkungan yang banyak terjadi di Bali, misalnya Pak Rebo di BPG, masyarakat lokal di BNR, Nusa Dua, Kelating, dan lain-lain.</p>
<p>Salam,</p>
<p>AGung Wardana</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: luh de</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/02/02/investasi-buyan-ditolak-lalu-apa.html/comment-page-1#comment-8578</link>
		<dc:creator>luh de</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 14:08:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/?p=1263#comment-8578</guid>
		<description>kalo saya concern dengan pertanyaan pertama: kenapa MMP begitu, kenapa mandiranatha begini? Dugaan2 terhadapap makna komunikasi politik seperti ini memang perlu terus diulas, biar kita ga terbiasa, &quot;nah, nak mule keto&quot;

***benar, teman2 yang ngurus UU porno di MK pasang badan dan pasang duit sndiri2 (so far). pas demo aja gub dan DPRD berapi-api di depan massa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo saya concern dengan pertanyaan pertama: kenapa MMP begitu, kenapa mandiranatha begini? Dugaan2 terhadapap makna komunikasi politik seperti ini memang perlu terus diulas, biar kita ga terbiasa, &#8220;nah, nak mule keto&#8221;</p>
<p>***benar, teman2 yang ngurus UU porno di MK pasang badan dan pasang duit sndiri2 (so far). pas demo aja gub dan DPRD berapi-api di depan massa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: enhanced

Served from: www.balebengong.net @ 2012-02-10 04:06:44 -->
