<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kepentingan Modal di Balik Nasionalisme</title>
	<atom:link href="http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/06/17/kepentingan-modal-di-balik-nasionalisme-kita.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/06/17/kepentingan-modal-di-balik-nasionalisme-kita.html</link>
	<description>Berbagi Informasi tentang Bali</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 15:41:52 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
	<item>
		<title>By: Kojeje</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/06/17/kepentingan-modal-di-balik-nasionalisme-kita.html/comment-page-1#comment-10700</link>
		<dc:creator>Kojeje</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2010 10:53:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/opini/2009/06/17/kepentingan-modal-di-balik-nasionalisme-kita.html#comment-10700</guid>
		<description>Wahh.. Susah sih emang...
hhehe.. thans yaa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wahh.. Susah sih emang&#8230;<br />
hhehe.. thans yaa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ketu sutawijaya</title>
		<link>http://www.balebengong.net/ulasan/opini/2009/06/17/kepentingan-modal-di-balik-nasionalisme-kita.html/comment-page-1#comment-9400</link>
		<dc:creator>ketu sutawijaya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 12:33:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.balebengong.net/opini/2009/06/17/kepentingan-modal-di-balik-nasionalisme-kita.html#comment-9400</guid>
		<description>Analisisnya cukup mantap.
Kalo saya secara pribadi sih, terkadang &quot;sah-sah&quot; saja menggunakan isu apapun untuk menjaga rasa nasionalisme, misalnya melalui isu olahraga. Tapi saya tidak setuju kalo menggunakan kekerasan (perang) untuk menjaga nasionalisme. Perang bukan lagi nasionalisme, tapi fasis, hehehehe.
Bagi saya soal ambalat, terlepas dari soal kepentingan ekonomi-politik yang dibahas di tulisan ini, adalah soal harga diri. Bagi saya cukup lah kita ditindas dan diremehkan. Sekali-sekali menggertak boleh lah. Bahkan perlu. Layaknya amerika, yang melakukan propaganda kehebatan militer mereka melalui film-film perang mereka, dari vietnam sampai yang terakhir bertempur dengan Sadam. Unjuk gigi terkadang penting (walaupun kekuatan militer kita gi kacau, pesawat2nya berjatuhan, hehehehe). Soal Harga Diri, bung :D.
Layaknya perang antara Mataram Baru dengan dusun kecil Mangir. Semuanya soal harga diri agar memiliki posisi tawar yang kuat dan tidak diremehkan. Kalo diam terus, ya ditindas terus. 
Gitu sih menurut saya, hehehe :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Analisisnya cukup mantap.<br />
Kalo saya secara pribadi sih, terkadang &#8220;sah-sah&#8221; saja menggunakan isu apapun untuk menjaga rasa nasionalisme, misalnya melalui isu olahraga. Tapi saya tidak setuju kalo menggunakan kekerasan (perang) untuk menjaga nasionalisme. Perang bukan lagi nasionalisme, tapi fasis, hehehehe.<br />
Bagi saya soal ambalat, terlepas dari soal kepentingan ekonomi-politik yang dibahas di tulisan ini, adalah soal harga diri. Bagi saya cukup lah kita ditindas dan diremehkan. Sekali-sekali menggertak boleh lah. Bahkan perlu. Layaknya amerika, yang melakukan propaganda kehebatan militer mereka melalui film-film perang mereka, dari vietnam sampai yang terakhir bertempur dengan Sadam. Unjuk gigi terkadang penting (walaupun kekuatan militer kita gi kacau, pesawat2nya berjatuhan, hehehehe). Soal Harga Diri, bung <img src='http://www.balebengong.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .<br />
Layaknya perang antara Mataram Baru dengan dusun kecil Mangir. Semuanya soal harga diri agar memiliki posisi tawar yang kuat dan tidak diremehkan. Kalo diam terus, ya ditindas terus.<br />
Gitu sih menurut saya, hehehe <img src='http://www.balebengong.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: enhanced

Served from: www.balebengong.net @ 2012-02-10 06:30:28 -->
